ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA KEUANGAN BUMN SEBELUM DAN SESUDAH PRIVATISASI (Studi kasus pada dua BUMN yang telah di privatisasi)

Widyatama Repository

ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA KEUANGAN BUMN SEBELUM DAN SESUDAH PRIVATISASI (Studi kasus pada dua BUMN yang telah di privatisasi)

Show full item record

Title: ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA KEUANGAN BUMN SEBELUM DAN SESUDAH PRIVATISASI (Studi kasus pada dua BUMN yang telah di privatisasi)
Author: Munggaran, Ady Kurnia
Abstract: Privatisasi merupakan program utama yang sedang dilakukan pemerintah untuk membenahi kinerja Badan Usaha Milik Negara yang dimiliki. Namun pro dan kontra terus terjadi di kalangan masyarakat, ada sebagian orang yang setuju dengan adanya privatisasi dengan alas an bahwa tujuan privatisasi sebenarnya adalah untuk memperbaiki dan meningkatkan kinerja Badan Usaha Milik Negara, perubahan budaya, peningkatan profesionalisme, dan efisiensi usaha memang harus dilakukan untuk kebaikan BUMN tersebut. Namun di lain pihak masih ada yang beranggapan bahwa jika dilakukan privatisasi maka fungsi pokok BUMN sebagai pelayan publik akan hilang dan kemudian akan menjadi seperti perusahaan swasta pada umumnya yang hanya memikirkan keuntungan semata. Tujuan dilakukannya penelitian dengan obyek dua BUMN bidang pertambangan dan energi yaitu PT. Tambang Batubara Bukit Asam (persero)Tbk, dan PT. Perusahaan Gas Negara (persero)Tbk, adalah untuk mengetahui sejauh mana signifikansi peningkatan kinerja keuangan pada kedua perusahaan tersebut sebelum dan sesudah melakukan privatisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus dengan metode deskriptif komparatif. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan t-test. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa laporan keuangan yang diperoleh dari Pusat Referensi Pasar Modal Bursa Efek Jakrta. Kemudian antara satu variabel dengan variabel lainnya dibandingkan apakah terdapat perbedaaan yang signifikan antara kinerja keuangan BUMN pada saat sebelum dan setelah privatisasi. Dalam melakukan pengukuran kinerja keuangan ini, penulis menggunakan aspek keuangan yang terdapat dalam SK Menteri BUMN No: KEP-100/MBU/2002 yang terdiri dari delapan indikator yaitu: Return On Equity, Return On Investment, Cash Ratio, Current Ratio, Collection Period, Perputaran Persediaan, Perputaran Total Asset, Total Modal Sendiri Terhadap Total Asset. Setelah dilakukan pengujian hipotesis dengan tingkat signifikansi α = 0,05 diketahui bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan dari tingkat kinerja keuangan BUMN sebelum dan sesudah privatisasi. Hal ini disebabkan oleh tujuan utama pemerintah dalam melakukan privatisasi saat ini adalah hanya untuk mengisi atau menutup defisit APBN, sehingga tujuan yang seharusnya dicapai yaitu perbaikan kinerja BUMN belum dapat tercapai.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/123456789/5933
Date: 2007


Files in this item

Files Size Format View
Cover.pdf 6.518Kb PDF View/Open
Lembar Pengesahan.pdf 24.03Kb PDF View/Open
Abstrak.pdf 33.17Kb PDF View/Open
Kata Pengantar.pdf 80.13Kb PDF View/Open
Daftar Isi.pdf 27.14Kb PDF View/Open
Daftar Gambar dan Tabel.pdf 29.30Kb PDF View/Open
Daftar Lampiran.pdf 21.97Kb PDF View/Open
Bab 1.pdf 55.56Kb PDF View/Open
Bab 2.pdf 117.8Kb PDF View/Open
Bab 3.pdf 65.00Kb PDF View/Open
Bab 4.pdf 106.8Kb PDF View/Open
Bab 5.pdf 31.34Kb PDF View/Open
Daftar Pustaka.pdf 25.86Kb PDF View/Open

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record