TINJAUAN ATAS SISTEM PERHITUNGAN PENYETORAN DAN PELAPORAN PAJAK KENDARAAN BERMOTOR RODA 2 DAN 4 PADA SAMSAT UNIT PELAYANAN WILAYAH KABUPATEN PURWAKARTA

Widyatama Repository

TINJAUAN ATAS SISTEM PERHITUNGAN PENYETORAN DAN PELAPORAN PAJAK KENDARAAN BERMOTOR RODA 2 DAN 4 PADA SAMSAT UNIT PELAYANAN WILAYAH KABUPATEN PURWAKARTA

Show full item record

Title: TINJAUAN ATAS SISTEM PERHITUNGAN PENYETORAN DAN PELAPORAN PAJAK KENDARAAN BERMOTOR RODA 2 DAN 4 PADA SAMSAT UNIT PELAYANAN WILAYAH KABUPATEN PURWAKARTA
Author: Nurjaman, Fauzi Akhmad
Abstract: Pajak adalah iuran rakyat kepada kas Negara berdasarkan Undang-Undang (yang dapat dipaksakan) dengan tiada mendapat jasa timbal (kontraprestasi) yang langsung dapat ditunjukan dan yang digunakan untuk membayar pengeluaran umum. Pajak menurut kewenangannya ada dua, yaitu Pajak Pusat dan Pajak Daerah. Pajak Pusat adalah pajak yang wewenang pemungutannya atau dikelola oleh pemerintah pusat dan hasilnya dipergunakan untuk membiayai pengeluaran rutin Negara dan pembangunan (APBN) sedangkan Pajak Daerah yaitu pajak yang wewenang pemungutannya atau dikelola oleh Pemerintah Daerah (baik Pemerintah Propinsi maupun Pemerintah Kabupaten/Kota) dan hasilnya dipergunakan untuk membiayai pengeluaran rutin dan pembangunan daerah (APBD) contohnya adalah Pajak Kendaraan Bermotor. Pajak Kendaraan Bermotor adalah pajak atas kepemilikan dan/atau penguasaan kendaraan bermotor. Berdasarkan penjelasan tersebut, maka tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana sistem perhitungan, penyetoran dan pelaporan Pajak Kendaraan Bermotor, hambatan-hambatan yang dihadapi dan upaya-upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan-hambatan tersebut. Objek penelitian ini dilakukan pada SAMSAT Kabupaten Purwakarta. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif yaitu metode dalam meneliti sekelompok manusia, suatu objek, suatu kondisi, suatu sistem pemikiran ataupun suatu peristiwa pada masa sekarang. Berdasarkan hasil analisis, perhitungan dilakukan secara komputerisasi. Penyetoran hasil penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor selambat-lambatnya 1 x 24 jam disetorkan melalui Bank Jabar ke Kas Daerah, sedangkan pelaporan Pajak Kendaraan Bermotor dilaporkan paling lambat tanggal 5 bulan berikutnya. Hambatan-hambatan yang dihadapi antara lain adanya perangkat komputer yang mengalami error, kurangnya ruangan untuk menyimpan arsip, adanya wajib pajak yang telat membayar pajak dan yang tidak melakukan pendaftaran ulang untuk pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor serta ruangan dan bangunan kantor SAMSAT yang sempit dan fasilitas lainnya yang kurang memadai. Berdasarkan uraian diatas, penulis menyarankan kepada SAMSAT untuk melakukan perawatan secara berkala terhadap komputer, dibuatkan perangkat dan sistem komputer khusus yang mampu menyimpan arsip hingga dapat efisien, melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya membayar pajak, membuat gedung baru yang lebih luas yang mampu memfasilitasi secara optimal kepada wajib pajak.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/123456789/5809
Date: 2015


Files in this item

Files Size Format View
Cover.pdf 18.48Kb PDF View/Open
Lembar Pengesahan.pdf 4.121Mb PDF View/Open
Abstrak.pdf 30.22Kb PDF View/Open
Kata Pengantar.pdf 32.28Kb PDF View/Open
Daftar Isi.pdf 32.91Kb PDF View/Open
Daftar Lampiran.pdf 25.74Kb PDF View/Open
Bab 1.pdf 35.92Kb PDF View/Open
Bab 2.pdf 89.99Kb PDF View/Open
Bab 3.pdf 79.15Kb PDF View/Open
Bab 4.pdf 49.89Kb PDF View/Open
Bab 5.pdf 33.82Kb PDF View/Open
Daftar Pustaka.pdf 22.95Kb PDF View/Open

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record