PENGARUH MEKANISME GOOD CORPORATE GOVERNANCE (GCG) TERHADAP NILAI PERUSAHAAN PADA INDUSTRI MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2009-2013

Widyatama Repository

PENGARUH MEKANISME GOOD CORPORATE GOVERNANCE (GCG) TERHADAP NILAI PERUSAHAAN PADA INDUSTRI MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2009-2013

Show full item record

Title: PENGARUH MEKANISME GOOD CORPORATE GOVERNANCE (GCG) TERHADAP NILAI PERUSAHAAN PADA INDUSTRI MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2009-2013
Author: Fellicia, Vanya
Abstract: Perkembangan perusahaan di Indonesia pada era globalisasi ini menuntut perusahaan untuk memproduksi barang-barang yang berkualitas dan mendorong perusahaan untuk memperoleh dana yang cukup untuk bersaing dan mempertahankan kelangsungan hidup perusahaan. Menurut Brealey dan Myers (2000) perusahaan dengan Tobin’s Q yang tinggi biasanya memiliki brand image perusahaan yang sangat kuat. Nilai Perusahaan juga dapat ditinjau salah satunya adalah dengan metode Wealth Added Index (WAI). Dalam upaya memaksimalkan nilai perusahaan, terjadi kesenjangan kepentingan antara pemegang saham sebagai pemilik perusahaan dengan pihak manajemen sehingga terjadi konflik dan memunculkan masalah keagenan (agency problem). Menurut FCGI (2002) Good Corporate Governance merupakan sebuah sistem yang dapat mengarahkan dan mengendalikan perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh mekanisme Good Corporate Governance terhadap nilai perusahaan. Mekanisme Good Corporate Governance diukur melalui kepemilikan institusional, kepemilikan manajerial, dan komisaris independen. Sedangkan nilai perusahaan dalam penelitian ini diukur dengan menggunakan metode Tobin’s Q dan Wealth Added Index (WAI). Objek penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2009-2013. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dan dan verifikatif dengan menggunakan uji asumsi klasik, analisis regresi, analisis korelasi, dan analisis koefisien determinasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel-variabel independen; kepemilikan institusional, kepemilikan manajerial, dan komisaris independen yang diukur dengan metode Tobin’s Q secara simultan berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Secara parsial menunjukkan bahwa variabel kepemilikan institusional dan komisaris independen berpengaruh terhadap nilai perusahaan, sedangkan kepemilikan manajerial tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan yang diukur dengan metode Tobin’s Q. Sementara itu, variabel-variabel independen; kepemilikan institusional, kepemilikan manajerial, dan komisaris independen yang diukur dengan metode WAI secara simultan tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Secara parsial menunjukkan bahwa hanya variabel kepemilikan manajerial yang berpengaruh terhadap nilai perusahaan, sedangkan variabel kepemilikan institusional dan komisaris independen tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan yang diukur dengan metode WAI.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/123456789/5774
Date: 2015


Files in this item

Files Size Format View
Cover.pdf 112.1Kb PDF View/Open
Lembar Pengesahan.pdf 161.2Kb PDF View/Open
Abstrak.pdf 280.4Kb PDF View/Open
Kata Pengantar.pdf 303.3Kb PDF View/Open
Daftar Isi.pdf 293.3Kb PDF View/Open
Daftar Tabel.pdf 178.9Kb PDF View/Open
Daftar Gambar.pdf 169.8Kb PDF View/Open
Daftar Grafik.pdf 262.9Kb PDF View/Open
Daftar Lampiran.pdf 102.6Kb PDF View/Open
Bab 1.pdf 323.2Kb PDF View/Open
Bab 2.pdf 827.1Kb PDF View/Open
Bab 3.pdf 670.7Kb PDF View/Open
Bab 4.pdf 1.255Mb PDF View/Open
Bab 5.pdf 464.2Kb PDF View/Open
Daftar Pustaka.pdf 411.6Kb PDF View/Open

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record