EFEKTIVITAS PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO DAN PENGARUHNYA TERHADAP TINGKAT KEPATUHAN WAJIB PAJAK (Studi Kasus Pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Bandung Cibeunying)

Widyatama Repository

EFEKTIVITAS PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO DAN PENGARUHNYA TERHADAP TINGKAT KEPATUHAN WAJIB PAJAK (Studi Kasus Pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Bandung Cibeunying)

Show full item record

Title: EFEKTIVITAS PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO DAN PENGARUHNYA TERHADAP TINGKAT KEPATUHAN WAJIB PAJAK (Studi Kasus Pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Bandung Cibeunying)
Author: Sukmarani, Yunita
Abstract: Manajemen risiko adalah suatu proses terstruktur dan sistematis dalam mengidentifikasi, mengukur, memetakan, mengembangkan alternatif penanganan risiko, dan dalam memonitor serta mengendalikan implementasi penanganan risiko. Konteks manajemen risiko di bidang perpajakan ini lebih diarahkan untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak. Proses manajemen risiko ini terdiri dari pengidentifikasian risiko, pengukuran risiko, pemetaan risiko, pengelolaan risiko, serta pengendalian dan pengawasan risiko. Penelitian berjudul Efektivitas Penerapan Manajemen Risiko dan Pengaruhnya terhadap Tingkat Kepatuhan Wajib Pajak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas penerapan manajemen risiko di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Bandung Cibeunying tergolong cukup efektif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh signifikan pada efektivitas penerapan manajemen risiko terhadap tingkat kepatuhan Wajib Pajak. Penelitian ini dilakukan di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Bandung Cibeunying, dengan melakukan penyebaran kuesioner kepada 50 responden yaitu 25 responden Account Representative dan 25 responden Wajib Pajak. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Pengujian statistik menggunakan analisis regresi linier sederhana, dimana pengaruh kedua variabel diuji dengan menggunakan uji t. Hasil uji korelasi menunjukkan bahwa efektivitas penerapan manajemen risiko mempunyai hubungan yang kuat terhadap tingkat kepatuhan Wajib Pajak sebesar 0,760 dan hasil uji koefisien determinasi sebesar 0,536. Dari hasil penelitian, diperoleh hasil uji nilai thitung>ttabel ( 5,152 > 2,069) sehingga hipotesis diterima. Penelitian membuktikan bahwa efektivitas penerapan manajemen risiko memiliki pengaruh signifikan terhadap tingkat kepatuhan Wajib Pajak dengan total pengaruh sebesar 53,6% dengan arah yang positif. Pengaruh dari variabel lain yang tidak diamati adalah sebesar 46,4%. Faktor tersebut diantaranya yaitu pemahaman terhadap self assessment system, kualitas pelayanan, kinerja Account Representative, tingkat pendidikan, modernisasi administrasi perpajakan, tingkat penghasilan, persepsi wajib pajak terhadap sanksi perpajakan dan lain-lain.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/123456789/5660
Date: 2014


Files in this item

Files Size Format View
Cover.pdf 172.5Kb PDF View/Open
Lembar Pengesahan.pdf 451.3Kb PDF View/Open
Abstrak.pdf 112.2Kb PDF View/Open
Kata Pengantar.pdf 192.9Kb PDF View/Open
Daftar Isi.pdf 118.3Kb PDF View/Open
Daftar Tabel.pdf 108.3Kb PDF View/Open
Daftar Gambar.pdf 103.3Kb PDF View/Open
Daftar Lampiran.pdf 102.4Kb PDF View/Open
Bab 1.pdf 346.7Kb PDF View/Open
Bab 2.pdf 674.1Kb PDF View/Open
Bab 3.pdf 525.1Kb PDF View/Open
Bab 4.pdf 870.6Kb PDF View/Open
Bab 5.pdf 108.8Kb PDF View/Open
Daftar Pustaka.pdf 225.9Kb PDF View/Open

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record