PENGARUH PENERAPAN TOTAL QUALITY MANAGEMENT (TQM) TERHADAP KINERJA MANAJERIAL DENGAN SISTEM REWARD SEBAGAI VARIABEL MODERATING (Studi Empiris Pada Perusahaan BUMN Bidang Manufaktur di Kota Bandung)

Widyatama Repository

PENGARUH PENERAPAN TOTAL QUALITY MANAGEMENT (TQM) TERHADAP KINERJA MANAJERIAL DENGAN SISTEM REWARD SEBAGAI VARIABEL MODERATING (Studi Empiris Pada Perusahaan BUMN Bidang Manufaktur di Kota Bandung)

Show full item record

Title: PENGARUH PENERAPAN TOTAL QUALITY MANAGEMENT (TQM) TERHADAP KINERJA MANAJERIAL DENGAN SISTEM REWARD SEBAGAI VARIABEL MODERATING (Studi Empiris Pada Perusahaan BUMN Bidang Manufaktur di Kota Bandung)
Author: Hanastasia, Ayu
Abstract: Perkembangan perusahaan sangat dinamis di abad perdagangan bebas seperti saat sekarang. BUMN sebagai salah satu pelaku ekonomi juga dihadapkan pada tantangan kompetisi global, menuntut kemampuan untuk meningkatkan keunggulan kompetitifnya dengan melakukan berbagai inovasi dan strategi sehingga mampu bertahan dan bersaing secara unggul. BUMN dalam empat tahun kebelakang setiap tahunnya cenderung mengalami peningkatan laba. Meskipun sebagian besar BUMN memperoleh laba yang meningkat setiap tahunnya, namun kementrian BUMN masih harus bekerja keras untuk meningkatkan kinerja BUMN yang masih merugi. Dimana pada tahun 2012 tercatat ada 16 BUMN yang masih mengalami kerugian. Kondisi tersebut disebabkan karena kurang efektifnya kinerja manajerial, untuk itu pihak manajemen harus memperbaiki kinerjanya agar lebih efisien serta mendorong kenaikan produktivitas. Penerapan Total Quality Management (TQM) dan sistem reward yang terarah dan terencana diharapkan dapat meingkatkan kinerja manajerial agar lebih baik, dengan adanya kinerja manajerial yang tinggi maka akan mempengaruhi tingkat pencapaian tujuan perusahaan. TQM merupakan sistem manajemen yang mengangkat kualitas sebagai strategi usaha dan berorientasi pada kepuasan pelanggan dengan melibatkan seluruh anggota organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh TQM terhadap kinerja manajerial dengan sistem reward sebagai variabel moderating, dengan menggunakan metode explanatory. Unit analisis dari penelitian ini adalah para manajer yang bekerja di BUMN bidang manufaktur di Kota Bandung. Populasi dalam penelitian ini adalah sebanyak 481 manajer di perusahaan BUMN bidang manufaktur di Kota Bandung dan yang menjadi sampel sebanyak 100 manajer. Pembuktian hipotesis dilakukan dengan menggunakan Uji Residual Moderated Regresi Analysis (MRA) dengan menggunakan bantuan software SPSS 20.0 For Windows. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa TQM berpengaruh positif terhadap kinerja manajerial. Sistem reward berpengaruh positif terhadap kinerja manajerial dan sistem reward dapat memperkuat hubungan TQM dengan kinerja manajerial.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/123456789/5544
Date: 2015


Files in this item

Files Size Format View
Cover.pdf 9.333Kb PDF View/Open
Lembar Pengesahan.pdf 475.4Kb PDF View/Open
Abstrak.pdf 110.5Kb PDF View/Open
Kata Pengantar.pdf 94.09Kb PDF View/Open
Daftar Isi.pdf 53.34Kb PDF View/Open
Daftar Tabel.pdf 31.22Kb PDF View/Open
Daftar Gambar.pdf 177.3Kb PDF View/Open
Daftar Lampiran.pdf 23.53Kb PDF View/Open
Bab 1.pdf 286.3Kb PDF View/Open
Bab 2.pdf 424.1Kb PDF View/Open
Bab 3.pdf 559.9Kb PDF View/Open
Bab 4.pdf 419.2Kb PDF View/Open
Bab 5.pdf 34.16Kb PDF View/Open
Daftar Pustaka.pdf 182.4Kb PDF View/Open

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record