PENGARUH FINANCIAL STABILITY, PERSONAL FINANCIAL NEED DAN INEFFECTIVE MONITORING TERHADAP FINANCIAL STATEMENT FRAUD PADA PERUSAHAAN PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA

Widyatama Repository

PENGARUH FINANCIAL STABILITY, PERSONAL FINANCIAL NEED DAN INEFFECTIVE MONITORING TERHADAP FINANCIAL STATEMENT FRAUD PADA PERUSAHAAN PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA

Show full item record

Title: PENGARUH FINANCIAL STABILITY, PERSONAL FINANCIAL NEED DAN INEFFECTIVE MONITORING TERHADAP FINANCIAL STATEMENT FRAUD PADA PERUSAHAAN PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA
Author: Wijoyo, Adhimas Satrio
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti empiris untuk mendeteksi kecurangan pada laporan keuangan berdasarkan perspektif fraud triangle . Teori fraud triangle menyatakan bahwa terdapat beberapa kondisi yang menyebabkan terjadinya kecurangan dalam laporan keuangan tekanan/motif, kesempatan dan rasionalisasi. Variabel-variabel dari fraud triangle yang digunakan adalah tekanan yang terdiri dari Financial Stability yang diproksikan dengan rasio perubahan total asset (ACHANGE), Personal Financial Need yang diproksikan dengan rasio kepemilikan saham orang dalam (OSHIP) dan Ineffective Monitoring yang diproksikan dengan rasio komisaris independen (BDOUT) sementara financial statement fraud diproksikan dengan Manajemen Laba (Earning Management). Data mengenai indikasi kecurangan laporan keuangan pada penelitian ini diambil dari data perbankan tahun 2012-2013 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan perbankan yang terdaftar dalam bursa efek Indonesia yang menerbitkan laporan keuangan tahunan (annual report) pada tahun 2012-2013 yang lebih reliable dalam penyajian akun-akun laporan keuangan seperti aset, laporan arus kas (cash flow), total saham, total dewan komisaris dan total penjualan. Total sampel penelitian ini adalah 33 data perbankan. Pengujian hipotesis dilakukan dengan metode regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa financial stability yang diproksikan dengan perubahan total aset (ACHANGE) berpengaruh positif dan signifikan terhadap adanya financial statement fraud, personal financial need yang diproksikan dengan rasio kepemilikan saham orang dalam (OSHIP) tidak dapat berpengaruh secara signifikan terhadap financial statement fraud, ineffective monitoring yang diproksikan dengan rasio komisaris independen (BDOUT) tidak berpengaruh secara signifikan terhadap financial statement fraud, sementara secara simultan hasil uji hipotesis menunjukkan financial stability, personal financial need dan ineffective monitoring berpengaruh terhadap financial statement fraud. Hal ini menunjukkan apabila pengawasan dan perubahan dilakukan pada financial stability, personal financial need dan ineffective monitoring maka akan terhindar dari financial statement fraud.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/123456789/5521
Date: 2015


Files in this item

Files Size Format View
Cover.pdf 17.43Kb PDF View/Open
Lembar Pengesahan.pdf 1.138Mb PDF View/Open
Abstrak.pdf 109.4Kb PDF View/Open
Kata Pengantar.pdf 164.0Kb PDF View/Open
Daftar Isi.pdf 117.6Kb PDF View/Open
Daftar Tabel.pdf 170.3Kb PDF View/Open
Daftar Gambar.pdf 103.3Kb PDF View/Open
Daftar Lampiran.pdf 99.51Kb PDF View/Open
Bab 1.pdf 327.8Kb PDF View/Open
Bab 2.pdf 554.1Kb PDF View/Open
Bab 3.pdf 319.0Kb PDF View/Open
Bab 4.pdf 687.8Kb PDF View/Open
Bab 5.pdf 110.0Kb PDF View/Open
Daftar Pustaka.pdf 250.8Kb PDF View/Open

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record