MANFAAT ANALISIS LAPORAN KEUANGAN DALAM MENILAI KINERJA RUMAH SAKIT (Studi Kasus Pada Rumah Sakit Pelabuhan Cirebon)

Widyatama Repository

MANFAAT ANALISIS LAPORAN KEUANGAN DALAM MENILAI KINERJA RUMAH SAKIT (Studi Kasus Pada Rumah Sakit Pelabuhan Cirebon)

Show full item record

Title: MANFAAT ANALISIS LAPORAN KEUANGAN DALAM MENILAI KINERJA RUMAH SAKIT (Studi Kasus Pada Rumah Sakit Pelabuhan Cirebon)
Author: Kurniawan, Pebi
Abstract: Laporan keuangan merupakan salah satu data yang dapat memberikan gambaran dan informasi mengenai keadaan keuangan suatu perusahaan pada periode tertentu. Laporan keuangan dianalisis untuk mengetahui apa arti dari angka-angka yang tercantum dalam laporan keuangan sehingga dapat bermanfaat bagi pemakainnya. Selain itu dengan menganalisis laporan keuangan dapat diketahui prestasi perusahaan dari tahun ke tahun dan hasil analisis juga dapat digunakan untuk menilai kinerja perusahaan tersebut. Berdasarkan pemikiran diatas, maka penulis menuangkannya dalam skripsi yang berjudul “Manfaat Analisis Lapaoran Keuangan Dalam Menilai Kinerja Rumah Sakit” Adapun tujuan dilaksanakannya penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pelaksanaan analisis laporan keuangan, untuk mengetahui sejauh mana kondisi kinerja rumah sakit, untuk mengetahui sejauh mana analisis laporan keuangan bermanfaat dalam menilai kinerja rumah sakit. Penelitian yang penulis lakukan pada perusahaan jasa pelayanan kesehatan (rumah sakit) di Cirebon sebagai objek penelitian. Perusahaan tersebut adalah RS Pelabuan Cirebon. Metode yang penulis gunakan adalah deskriptif analisis dan teknik pengumpulan data adalah study lapangan (Field Study) dan studi kepustakaan. Berdasarkan anlisis diperoleh kesimpulan bahwa : (1) Analisis laporan keuangan telah dilaksanakan dengan baik, (2) RS. Pelabuan memiliki kinerja yang baik, (3) Hasil analisis laporan keuangan sangat bermanfaat dalam membantu managemen dalam menilai kinerja rumah sakit. RS. Pelabuan memiliki current ratio dan acid test ratio yang cukup besar, hal ini menunjukan adanya aktiva lancar yang menganggur. Oleh karena itu RS. Pelabuan sebaiknya melakukan pengelolaan aktiva lancar yang lebih baik, sehingga aktiva lancar yang menganggur tersebut dapat dimanfaatkan agar mencapai hasil yang maksimal. Begitu juga dengan perputaran dana yang tertanam dalam piutang kurang baik, Oleh sebab itu RS. Pelabuan harus lebih selektip dalam memberi piutang kepada kliennya dan lebih tegas dalam hal penagihannya. Selain itu perolehan aktiva belum dapat didanai seluruhnya modal sendiri, Oleh sebab itu RS. Pelabuan harus lebih efektif dalam mengalokasikan modalnya sehingga dapat memaksimalkan seluruh modalnya dan mengurangi kewajiban yang disebabkan oleh hutang usaha.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/123456789/5498
Date: 2006


Files in this item

Files Size Format View
Cover.pdf 12.63Kb PDF View/Open
Lembar Pengesahan.pdf 25.15Kb PDF View/Open
Abstrak.pdf 26.36Kb PDF View/Open
Kata Pengantar.pdf 27.97Kb PDF View/Open
Daftar Isi.pdf 38.29Kb PDF View/Open
Daftar Tabel.pdf 24.28Kb PDF View/Open
Daftar Lampiran.pdf 21.96Kb PDF View/Open
Bab 1.pdf 58.55Kb PDF View/Open
Bab 2.pdf 111.1Kb PDF View/Open
Bab 3.pdf 52.19Kb PDF View/Open
Bab 4.pdf 79.46Kb PDF View/Open
Bab 5.pdf 41.82Kb PDF View/Open
Daftar Pustaka.pdf 23.39Kb PDF View/Open

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record