PENGARUH PENERBITAN SURAT PAKSA TERHADAP PENERIMAAN PAJAK PENGHASILAN BADAN PADA KANTOR PELAYANAN PAJAK (Studi Kasus pada Kantor Pelayanan Pajak Bandung Tegallega)

Widyatama Repository

PENGARUH PENERBITAN SURAT PAKSA TERHADAP PENERIMAAN PAJAK PENGHASILAN BADAN PADA KANTOR PELAYANAN PAJAK (Studi Kasus pada Kantor Pelayanan Pajak Bandung Tegallega)

Show full item record

Title: PENGARUH PENERBITAN SURAT PAKSA TERHADAP PENERIMAAN PAJAK PENGHASILAN BADAN PADA KANTOR PELAYANAN PAJAK (Studi Kasus pada Kantor Pelayanan Pajak Bandung Tegallega)
Author: Nurdin, Andry
Abstract: Pajak Penghasilan Badan merupakan salah satu pemasukan terbesar yang didapat oleh pemerintah dari bidang pajak. Walaupun saat ini wajib pajak sudah dituntut untuk berperan aktif melaksanakan sendiri kewajiban pajaknya sesuai dengan self assessment yang dianut sejak reformasi dibidang UU Perpajakan pada tahun 1983, namun masih terdapat wajib pajak yang masih menunda-nunda didalam pembayaran pajaknya sehingga dilakukan proses penagihan pajak yang salah satu dari proses penagihan pajak tersebut terdapat penagihan pajak dengan Surat Paksa. Penagihan pajak dengan surat paksa ini sendiri telah diatur didalam Undang-Undang Republik Indonesia No.19 Tahun 2000, yang didalam undangundang tersebut diatur tata cara dan pelaksanaan penagihan pajak dengan Surat Paksa. Melihat pentingnya penagihan pajak sehingga dibuat undang-undang yang mengatur khususnya penagihan pajak dengan Surat Paksa membuat penulis berkeinginan melakukan penelitian atas Surat Paksa ini dan menuangkannya didalam skripsi yang berjudul “Pengaruh Penerbitan Surat Paksa Terhadap Penerimaan Pajak Penghasilan Badan Pada Kantor Pelayanan Pajak”. Lokasi penelitian yang dilakukan adalah pada Kantor Pelayanan Pajak Bandung Tegallega, metode yang digunakan adalah Metode deskriptif analitis serta pengumpulan datanya didapat dengan cara observasi dan wawancara. Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh penerbitan Surat Paksa terhadap penerimaan Pajak Penghasilan Badan dilakukan analisis kuantitatif berdasarkan studi kasus. Dari hasil penelitian yang dilakukan menggunakan pendekatan statistik parametrik melalui uji koefisien korelasi pearson, dan tingkat signifikansi a = 0,05 diperoleh hasil bahwa dalam menganalisis pengaruh penerbitan Surat Paksa terhadap penerimaan Pajak Penghasilan Badan diperoleh nilai r = -0,391 ; t= -0,850. Nilai ini menunjukan bahwa penerbitan Surat Paksa memiliki hubungan negatif yang rendah dengan penerimaan Pajak Penghasilan Badan. Sedangkan R squer diperoleh sebesar 0,153 yang berarti penerbitan Surat Paksa itu hanya mempunyai pengaruh sebesar 15,3% terhadap penerimaan Pajak Penghasilan Badan, sedangkan sisanya sebesar 84,7% dipengaruhi oleh faktor lain. Hal ini berarti, hipotesis “Jika penerbitan Surat Paksa dilaksanakan dengan baik, maka akan mempengaruhi penerimaan Pajak Penghasilan Badan” ditolak. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan tersebut, penulis menyimpulkan bahwa penerbitan Surat Paksa tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap penerimaan Pajak Penghasilan Badan pada Kantor Pelayanan Pajak Bandung Tegallega.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/123456789/5476
Date: 2007


Files in this item

Files Size Format View
Cover.pdf 53.67Kb PDF View/Open
Lembar Pengesahan.pdf 24.31Kb PDF View/Open
Abstrak.pdf 26.77Kb PDF View/Open
Kata Pengantar.pdf 33.45Kb PDF View/Open
Daftar Isi.pdf 26.89Kb PDF View/Open
Daftar Tabel.pdf 22.48Kb PDF View/Open
Daftar Lampiran.pdf 21.96Kb PDF View/Open
Bab 1.pdf 43.66Kb PDF View/Open
Bab 2.pdf 77.03Kb PDF View/Open
Bab 3.pdf 65.15Kb PDF View/Open
Bab 4.pdf 85.18Kb PDF View/Open
Bab 5.pdf 27.46Kb PDF View/Open
Daftar Pustaka.pdf 24.62Kb PDF View/Open

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record