ANALISIS DAFTAR ISIAN PELAKSANAAN ANGGARAN (DIPA) DALAM MENUNJANG EFEKTIVITAS PENANGANAN BACKLOG ( studi kasus pada Direktorat Jenderal Perkeretaapian )

Widyatama Repository

ANALISIS DAFTAR ISIAN PELAKSANAAN ANGGARAN (DIPA) DALAM MENUNJANG EFEKTIVITAS PENANGANAN BACKLOG ( studi kasus pada Direktorat Jenderal Perkeretaapian )

Show full item record

Title: ANALISIS DAFTAR ISIAN PELAKSANAAN ANGGARAN (DIPA) DALAM MENUNJANG EFEKTIVITAS PENANGANAN BACKLOG ( studi kasus pada Direktorat Jenderal Perkeretaapian )
Author: Biantong, Degitarius Christy
Abstract: Meskipun kereta api memiliki sejarah panjang di Indonesia sejak 1842, namun tidak ada peningkatan jaringan justru terjadi pengurangan jalur pada lintas yang tidak dioperasikan sepanjang 1.781 km (Pulau Jawa dan secara parsial di Pulau Sumatera) dari total jalur yang pernah ada sepanjang 6.811 km. Kelembagaan penyelenggaraan telah berubah-ubah status mulai dari jawatan sampai dengan dipisah antara fungsi kepemerintahan dan kepengusahaan (dari perumka menjadi persero), namun belum dapat melakukan penggantian prasarana dan sarana yang memadai. Keadaan tersebut menyebabkan munculnya backlog sarana dan prasarana. Backlog adalah kesenjangan yang terjadi akibat tidak terpenuhinya kebutuhan perawatan prasarana dan sarana sesuai dengan standar atau ketentuan yang berlaku. Sehingga backlog dapat dikatakan sebagai beban untuk merekondisikan kembali prasarana dan sarana yang kondisinya dibawah standar. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan data sekunder berupa Daftar Isian Peklaksanaan Anggaran (DIPA) dan laporan rekapitulasi realisasi belanja per propinsi, per UPT/ Satker, per program dan per kegiatan tahun 2006. Penelitian dilakukan pada Direktorat Jenderal Perkerataapian yang berlokasi di Jalan Medan Merdeka Barat No.8, Jakarta Pusat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui cara menganalisis Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dalam menunjang efektivitas penanganan backlog. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif analitis, yaitu suatu metode penelitian yang berusaha mengumpulkan, menyajikan, serta menganalisis data yang dibutuhkan untuk kemudian dilanjutkan dengan interpretasi data yang diperoleh tersebut, sehingga dapat memberikan gambaran yang cukup jelas mengenai objek yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bagaimana Direktorat Jenderal Perkeretaapian melakukan pengembangan dan peningkatan sarana dan prasarana kereta api untuk mengatasi backlog. Anggaran DIPA tahun 2006 mengacu pada kebijakan Ikhtisar Bertahan yang meliputi : mengatasi kondisi kritis, kanibalisme dan daur ulang suku cadang, penurunan kecepatan/ mengurangi frekuensi, menutup jalur yang merugi, penajaman skala prioritas dan keandalan 60%. Dari perbandingan DIPA dengan laporan hasil kegiatan penulis dapat menyimpulkan bahwa pemerintah cukup efektiv dalam mengatasi backlog sarana dan prasarana. Seluruh kegiatan yang dianggarkan terbagi dalam 9 provinsi, yaitu : Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Dista Yogyakarta, dan Jawa Timur. Hasil penelitian diharapkan dapat membantu para pembaca untuk mengetahui seberapa besar efektivitas kegiatan yang dilakukan oleh pemerintah dalam mengatasi backlog.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/123456789/5446
Date: 2007


Files in this item

Files Size Format View
Cover.pdf 87.92Kb PDF View/Open
Lembar Pengesahan.pdf 88.46Kb PDF View/Open
Abstrak.pdf 73.88Kb PDF View/Open
Kata Pengantar.pdf 77.93Kb PDF View/Open
Daftar Isi.pdf 163.4Kb PDF View/Open
Daftar Tabel.pdf 75.63Kb PDF View/Open
Daftar Lampiran.pdf 76.66Kb PDF View/Open
Bab 1.pdf 113.7Kb PDF View/Open
Bab 2.pdf 249.9Kb PDF View/Open
Bab 3.pdf 132.6Kb PDF View/Open
Bab 4.pdf 337.1Kb PDF View/Open
Bab 5.pdf 80.73Kb PDF View/Open
Daftar Pustaka.pdf 74.78Kb PDF View/Open

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record