KORELASI ANTARA PEMERIKSAAN PAJAK DENGAN KEPATUHAN WAJIB PAJAK DALAM MEMENUHI KEWAJIBAN PAJAK

Widyatama Repository

KORELASI ANTARA PEMERIKSAAN PAJAK DENGAN KEPATUHAN WAJIB PAJAK DALAM MEMENUHI KEWAJIBAN PAJAK

Show full item record

Title: KORELASI ANTARA PEMERIKSAAN PAJAK DENGAN KEPATUHAN WAJIB PAJAK DALAM MEMENUHI KEWAJIBAN PAJAK
Author: Oktaviani, Siska
Abstract: Dalam sistem perpajakan yang berlaku saat ini, Wajib Pajak diberi kepercayaan oleh pemerintah untuk menghitung sendiri besarnya pajak yang terutang dan melaporkannya ke Direktorat Jendral Pajak. Dengan demikian keberhasilan dari pada system ini ditentukan oleh tingkat kepatuhan Wajib Pajak dalam melaporkan jumlah pajak yang terhutang melalui Surat Pemberitahuan (SPT), baik tahunan maupun bulanan. Dalam sistem ini, Direktorat Jendral Pajak mempunyai kewenangan menguji sampai sejauh mana kepatuhan Wajib Pajak dalam memenuhi kewajiban perpajakannya. Kewenangan tersebut salah satunya adalah dalam bentuk pemeriksaan pajak. Masalah yang dihadapi adalah pajak sering dianggap sebagai beban yang memberatkan yang harus dibayar. Sehingga tak jarang Wajib Pajak berusaha untuk memperkecil jumlah pajak yang seharusnya dibayar dengan cara merekayasa pembukuan atau dengan cara-cara lainnya. Apabila tingkat pengawasan kepatuhan melalui pemeriksaan pajak dilakukan secara meluas maka tingkat kepatuhan akan meningkat. Hipotesis yang penulis ajukan adalah bahwa pemeriksaan berkorelasi dengan kepatuhan wajib pajak dalam memenuhi kewajiban perpajakannya. Untuk keperluan analisis dalam penelitian ini, penulis memperoleh data antara lain dari penyampaian SPT (Surat Pemberitahuan) Tahunan yaitu tahun pajak 2004 dan 2005. Laporan pajak terutang menurut SPT Wajib Pajak Badan (tax corporate) dan menurut hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh Direktorat Jendral Pajak pada tahun tersebut yang datanya berasal dari Bidang pemeriksaan dan Penagihan Pajak KPP Bandung Cicadas. Dari data tersebut penulis mencoba menganalisa korelasi pemeriksaan pajak dengan tingkat kepatuhan Wajib Pajak dalam memenuhi kewajiban perpajakannya, baik dilihat dari sisi penyampaian SPT Tahunan maupun tingkat koreksi terhadap SPT PPh Pasal 25 nya. Dari hasil penelitian yang dilakukan pada Wajib Pajak yang sama yang diperiksa dua tahun berturut-turut, ternyata pemeriksaan tidak memberikan perbedaan yang signifikan terhadap kepatuhan Wajib Pajak.Kepatuhan Wajib Pajak setelah dilakukan pemeriksaan tidak banyak berubah menjadi patuh. Adanya faktor lain yang memungkinkan Wajib Pajak tidak patuh dalam memenuhi kewajiban perpajakannya.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/123456789/5410
Date: 2006


Files in this item

Files Size Format View
Cover.pdf 10.58Kb PDF View/Open
Lembar Pengesahan.pdf 22.19Kb PDF View/Open
Abstrak.pdf 26.47Kb PDF View/Open
Kata Pengantar.pdf 30.62Kb PDF View/Open
Daftar Isi.pdf 28.95Kb PDF View/Open
Daftar Tabel.pdf 22.05Kb PDF View/Open
Daftar Lampiran.pdf 22.03Kb PDF View/Open
Bab 1.pdf 54.79Kb PDF View/Open
Bab 2.pdf 100.5Kb PDF View/Open
Bab 3.pdf 43.88Kb PDF View/Open
Bab 4.pdf 64.68Kb PDF View/Open
Bab 5.pdf 28.00Kb PDF View/Open
Daftar Pustaka.pdf 22.92Kb PDF View/Open

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record