FAKTOR-FAKTOR YANG DIPERTIMBANGKAN AUDITOR DALAM MENGUMPULKAN BAHAN BUKTI AUDIT YANG KOMPETEN

Widyatama Repository

FAKTOR-FAKTOR YANG DIPERTIMBANGKAN AUDITOR DALAM MENGUMPULKAN BAHAN BUKTI AUDIT YANG KOMPETEN

Show full item record

Title: FAKTOR-FAKTOR YANG DIPERTIMBANGKAN AUDITOR DALAM MENGUMPULKAN BAHAN BUKTI AUDIT YANG KOMPETEN
Author: Nurjana, Lukman
Abstract: Manajemen membutuhkan jasa pihak ketiga agar laporan keuangan yang disajikan dapat dipercaya, pihak luar perusahaan membutuhkan jasa pihak ketiga untuk memperoleh keyakinan bahwa laporan keuangan yng disajikan manajemen dapat dipercaya. Keadaan inilah yang menyebabkan timbulnya kebutuhan jasa eksternal auditor. Auditor harus memberikan informasi keuangan yang diauditnya sesuai dengan kriteria yang ditetapkan. Sebagai dasar memberikan pendapat atas laporan keuangan auditan, auditor mengumpulkan bahan bukti audit. Dalam mengumpulkan bahan bukti audit yang kompeten, auditor perlu untuk mempertimbangkan faktor-faktor yang mendukung pengumpulan bahan bukti audit yang kompeten. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang dipertimbangkan auditor dalam mengumpulkan bahan bukti audit yang kompeten, serta mengetahui faktor paling dominan yang dipertimbangkan auditor dalam mengumpulkan bahan bukti audit yang kompeten. Metode penelitian yang digunakan dalam skripsi ini adalah metode deskriptif analitis yaitu metode yang dilihat dan menggambarkan suatu lingkungan atau keadaan yang tampak nyata dalam perusahaan dengan cara mengumpulkan, menyajikan dan menganalisis data yang diperoleh sehingga diperoleh gambaran yang jelas atas objek yang diteliti, agar dapat diambil suatu kesimpulan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah riset lapangan dan riset kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat dua belas faktor yang dipertimbangkan auditor dalam mengumpulkan bahan bukti audit yang kompeten, yaitu biaya yang dikeluarkan dalam memeriksa dan mengevaluasi bahan bukti audit, penggunaan prosedur audit sebagai petunjuk dalam pengumpulan bahan bukti audit, besarnya sampel yang akan diambil dari suatu prosedur audit tertentu, penentuan pos atau unsur yang akan dipilih sebagai sampel, waktu atau saat pelaksanaan audit, independensi penyelia data, pengendalian internal klien yang efektif, pengetahuan yang diperoleh sendiri oleh auditor, kompetensi penyedia data yang diperlukan auditor, tingkatan objektivitas bukti audit dan jumlah yang akan dikumpulkan, tingkat materialitas yang akan digunakan auditor, dan deadline atau target waktu yang ditetapkan oleh klien, karena nilai-nilai c2 hitung lebih besar dari c2 tabel sehingga Ho ditolak. Sedangkan faktor paling dominan yang dipertimbangkan adalah penggunaan prosedur audit sebagai petunjuk dalam pengumpulan bahan bukti audit karena memiliki nilai mean terbesar yaitu 4,6000. Penulis menduga ada faktor lain yang dipertimbangkan yaitu adanya conflict of interest dalam perusahaan, laba ditahan atas laporan keuangan yang tidak diaudit tahun-tahun sebelumnya, adanya penghapusan piutang kepada pihak yang mempunyai hubungan istimewa dengan nilai material, kurang kompetensi dan objektivitas auditor, adanya transaksi yang fiktif, dan adanya kekurangan dalam pengungkapan atas suatu transaksi tertentu dalam laporan keuangan.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/123456789/5348
Date: 2007


Files in this item

Files Size Format View
Cover.pdf 32.85Kb PDF View/Open
Lembar Pengesahan.pdf 23.93Kb PDF View/Open
Abstrak.pdf 27.50Kb PDF View/Open
Kata Pengantar.pdf 27.66Kb PDF View/Open
Daftar Isi.pdf 28.63Kb PDF View/Open
Daftar Tabel.pdf 24.88Kb PDF View/Open
Daftar Gambar.pdf 21.60Kb PDF View/Open
Daftar Lampiran.pdf 21.98Kb PDF View/Open
Bab 1.pdf 51.06Kb PDF View/Open
Bab 2.pdf 111.6Kb PDF View/Open
Bab 3.pdf 60.11Kb PDF View/Open
Bab 4.pdf 105.9Kb PDF View/Open
Bab 5.pdf 29.55Kb PDF View/Open
Daftar Pustaka.pdf 23.60Kb PDF View/Open

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record