KONTRIBUSI PENDAPATAN DAERAH TERHADAP BESARNYA BELANJA MODAL (Studi Kasus Pada Pemerintah Kabupaten Cirebon)

Widyatama Repository

KONTRIBUSI PENDAPATAN DAERAH TERHADAP BESARNYA BELANJA MODAL (Studi Kasus Pada Pemerintah Kabupaten Cirebon)

Show full item record

Title: KONTRIBUSI PENDAPATAN DAERAH TERHADAP BESARNYA BELANJA MODAL (Studi Kasus Pada Pemerintah Kabupaten Cirebon)
Author: Ratnaningsih, Novi
Abstract: Pelaksanaan otonomi daerah sebagai implementasi Undang-undang No. 32 tahun 2004 Tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah akan sangat tergantung pada bagaimana daerah tersebut dalam mendayagunakan sumber daya dan dana yang menjadi potensi daerah itu sendiri. Sumber-sumber Pendapatan Daerah sebagai mesin utama membiayai pelaksanaan Pemerintah, kegiatan masyarakat maupun pembangunan di daerah. Pendapatan daerah merupakan sumber penerimaan utama bagi Pemerintah Daerah untuk membiayai kegiatan-kegiatan baik yang ditunjukan untuk penyelenggaraan Pemerintah atau pembangunan maupun ditujukan yang menyentuh langsung kepada masyarakat dan biaya-biaya atas kegiatan-kegiatan tersebut yang terutang atas komponen belanja. Adapun penelitian ini adalah pada Pemerintah Kabupaten Cirebon khususnya pada Bagian Keuangan Setda Kabupaten Cirebon yang berlokasi di Jalan Sunan Gunungjati No. 7 Sumber, Cirebon. Penelitian ini mencoba membahas mengenai Kontribusi Pendapatan Daerah Terhadap Besarnya Belanja Modal yang dilaksanakan pada Bagian Keuangan Setda Pemerintah Kabupaten Cirebon. Metode yang digunakan penulis adalah metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus yaitu dengan cara mengamati dan meneliti berbagai aspek yang ada hubungannya dengan hal kontribusi pendapatan daerah terhadap belanja modal. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa kontribusi pendapatan daerah terhadap belanja modal daerah Kabupaten Cirebon dari tahun anggaran 2004 sampai dengan 2006 adalah sebesar 8, 95 % sampai dengan 19,89 %, dimana kontribusi untuk belanja modal dari pendapatan asli daerah dari tahun 2004 sampai dengan tahun 2006 sebesar 100 % atau dengan kata lain seluruhnya dari PAD dikontribusikan kepada belanja modal dan sisa dari kekurangan belanja modal yang belum dibiayai yaitu dibiayai dari dana perimbangan yaitu untuk tahun 2004 sebesar 0,76 %, tahun 2005 sebesar 2,72 % dan tahun 2006 sebesar 11,05 %. Hal ini menunjukan bahwa kontribusi pendapatan daerah yang berasal dari PAD dan Dana perimbangan telah dikontribusikan terhadap belanja modal dilaksanakan secara memadai. Dari penelitian penulis menyarankan pada Pemerintah Kabupaten Cirebon agar dapat terus meningkatkan pendapatan daerah khususnya pendapatan asli daerahnya dan ditunjang dengan upaya kebijakan yang bersifat intensifikasi maupun yang bersifat ekstensifikasi, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, dan memberikan penyuluhan kepada masyarakat secara intensif sehingga masyarakat dapat mentaati peraturan untuk membayar pajak dan retribusi daerah.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/123456789/5321
Date: 2007


Files in this item

Files Size Format View
Cover.pdf 17.55Kb PDF View/Open
Lembar Pengesahan.pdf 32.69Kb PDF View/Open
Abstrak.pdf 30.41Kb PDF View/Open
Kata Pengantar.pdf 35.08Kb PDF View/Open
Daftar Isi.pdf 35.23Kb PDF View/Open
Daftar Tabel.pdf 29.10Kb PDF View/Open
Daftar Lampiran.pdf 26.02Kb PDF View/Open
Bab 1.pdf 51.47Kb PDF View/Open
Bab 2.pdf 103.5Kb PDF View/Open
Bab 3.pdf 107Kb PDF View/Open
Bab 4.pdf 196.7Kb PDF View/Open
Bab 5.pdf 34.86Kb PDF View/Open
Daftar Pustaka.pdf 30.36Kb PDF View/Open

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record