PERANAN AUDIT OPERASIONAL DALAM MENUNJANG EFEKTIVITAS FUNGSI PERSONALIA (Studi Kasus pada BUMN di Dinas PU Provinsi Bengkulu)

Widyatama Repository

PERANAN AUDIT OPERASIONAL DALAM MENUNJANG EFEKTIVITAS FUNGSI PERSONALIA (Studi Kasus pada BUMN di Dinas PU Provinsi Bengkulu)

Show full item record

Title: PERANAN AUDIT OPERASIONAL DALAM MENUNJANG EFEKTIVITAS FUNGSI PERSONALIA (Studi Kasus pada BUMN di Dinas PU Provinsi Bengkulu)
Author: Setiawan, Adytya Hengky
Abstract: Audit operasional merupakan suatu alat yang digunakan manajemen untuk mengukur dan mengevaluasi kegiatan yang telah dilaksanakan dalam mencapai tujuan perusahaan secara efektif dan efisien. Dengan adanya audit operasional atas fungsi personalia dapat diungkapkan kekuatan dan kelemahan sistem kerja suatu fungsi personalia sehingga dapat dilakukan perbaikan dan dalam cara pengelolaan sumber daya manusia untuk mencapai tujuan perusahaan. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan audit operasional, sistem dan prosedur atas pengelolaan fungsi personalia yang efektif, dan mengetahui sejauh mana peranan audit operasional yang efektif dapat menunjang efektivitas pengelolaan fungsi personalia. Objek penelitian ini dilakukan pada Dinas Pekerjaan Umum yang bergerak dalam bidang infrastruktur dan perbaikan kota. Penelitian yang dilakukan penulis menggunakan metode deskriptif analisis. Data yang diperlukan diperoleh melalui studi lapangan, observasi, wawancara, dan pengajuan kuesioner. Disamping itu penelitian kepustakaan dilakukan untuk memperoleh landasan teoritis yang digunakan sebagai bahan acuan untuk menganalisis data. Dari penelitian dan pembahasannya, akhirnya penulis dapat menyimpulkan bahwa peranan audit operasional di Dinas PU Bengkulu kurang memadai dalam menunjang efektivitas fungsi personalia. Kememadaian audit operasional tidak tercapai karena kedudukan auditor yang tidak independen dan tidak kompeten, seperti yang terlihat dalam struktur organisasi adanya penugasan rangkap antara sekretariat dan audit internal itu sendiri, selain itu terlihat dalam Daftar Urutan Kepegawaian (DUK) audit operasional memiliki latar belakang pendidikan sarjana ekonomi jurusan akuntansi yang mempunyai pengalaman kerja cukup lama di dinas pun tidak ada, melainkan pendidikan yang menjadi auditor tersebut adalah Sarjana Tehnik. Selain itu audit operasional bekerja hanya ketika terdengar isu-isu yang berkembang dalam masyarakat. Dalam struktur organisasi Dinas PU menganut Line Organization ini menunjukan kekuasaan mengalir secara langsung dari Kepala Dinas ke bagianbagian dibawahnya, akan tetapi kekuatan untuk menindak secara tegas bawahannya dirasa kurang memadai seperti ada pegawai yang bolos dalam pekerjaannya, tidak mengikuti upacara pagi dan hal-hal yang dianggap pelanggaran ringan, hanya bersifat teguran ringan dan kurang memberikan sifat jera bagi oknum yang melakukannya. Untuk pelanggaran berat seperti korupsi sudah diatur dalam undang-undang, untuk pengawasan hal tersebut selain adanya Audit Internal terdapat pula pihak eksternal yang akan mengawasi seperti Inspektorat, Tindak Pidana Korupsi, Badan Pemeriksa Keuangan, Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/123456789/5304
Date: 2009


Files in this item

Files Size Format View
Cover.pdf 37.78Kb PDF View/Open
Lembar Pengesahan.pdf 43.22Kb PDF View/Open
Abstrak.pdf 54.15Kb PDF View/Open
Kata Pengantar.pdf 69.30Kb PDF View/Open
Daftar Isi.pdf 58.98Kb PDF View/Open
Daftar Tabel.pdf 41.61Kb PDF View/Open
Daftar Gambar.pdf 41.11Kb PDF View/Open
Daftar Lampiran.pdf 43.82Kb PDF View/Open
Bab 1.pdf 79.91Kb PDF View/Open
Bab 2.pdf 180.4Kb PDF View/Open
Bab 3.pdf 122.9Kb PDF View/Open
Bab 4.pdf 121.9Kb PDF View/Open
Bab 5.pdf 56.64Kb PDF View/Open
Daftar Pustaka.pdf 58.08Kb PDF View/Open

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record