PENGARUH ANGGARAN BERBASIS KINERJA TERHADAP EFEKTIVITAS BELANJA OPERASIONAL (Studi Kasus pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat)

Widyatama Repository

PENGARUH ANGGARAN BERBASIS KINERJA TERHADAP EFEKTIVITAS BELANJA OPERASIONAL (Studi Kasus pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat)

Show full item record

Title: PENGARUH ANGGARAN BERBASIS KINERJA TERHADAP EFEKTIVITAS BELANJA OPERASIONAL (Studi Kasus pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat)
Author: Prabowo, Bayu Aji
Abstract: Dalam Pelaksanaan Otonomi Daerah dan Desentralisasi perlu dilakukan pengelolaan dana publik yang didasarkan pada konsep dasar value for money. Maka diperlukan sistem pengelolaan keuangan daerah dan anggaran daerah yang berorientasi pada kinerja. Anggaran berbasis kinerja merupakan suatu sistem anggaran yang lebih menekankan pada pendayagunaan dana yang tersedia untuk mencapai hasil yang optimal. Adapun tempat penelitian ini adalah Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat yang berlokasi pada Jl. Soekarno-Hatta No.532 Bandung, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat lebih berfokus pada pembangunan ketenagakerjaan dan ketransmigrasian. Penelitian ini membahas mengenai Pengaruh Anggaran Berbasis Kinerja terhadap Efektivitas Belanja Operasional yang dilaksanakan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat. Metode yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus dengan indikator anggaran berbasis kinerja dan realisasi belanja operasional Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat. Hasil penelitian diperoleh bahwa anggaran berbasis kinerja dalam meningkatkan Efektivitas Belanja Operasional pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat sudah diterapkan. Hal ini dapat dibuktikan dengan prosentase penilaian kinerja yang hamper seluruhnya mencapai 100 %. Dari hasil penelitian, penulis menyarankan kepada seluruh instansi dan peneliti lain sebaiknya dalam melakukan Pemgukuran Kinerja menggunakan lima indikator, yaitu : Input, output, outcome, benefit, dan impact. Hal ini ditujukan agar pengukuran kinerja kegiatan lebih jelas dan dalam hal penilaian kinerja akan terlihat dampak dan manfaat yang jelas. Selain itu, agar dapat menunjang keberhasilan penerapan anggaran berbasis kinerja, diharapkan dapat terus meningkatkan kinerja dan produktivitas dinas, efisiensi dalam penggunaan sarana dan prasarana, serta selalu menyediakan sumber daya manusia yang professional.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/123456789/5230
Date: 2007


Files in this item

Files Size Format View
Cover.pdf 19.92Kb PDF View/Open
Abstrak.pdf 24.62Kb PDF View/Open
Bab 1.pdf 55.12Kb PDF View/Open
Bab 2.pdf 60.86Kb PDF View/Open
Bab 3.pdf 28.55Kb PDF View/Open
Bab 4.pdf 112.2Kb PDF View/Open
Bab 5.pdf 26.62Kb PDF View/Open

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record