ANALISIS RASIO LAPORAN KEUANGAN UNTUK MEMBANDINGKAN KINERJA KEUANGAN INDUSTRI ROKOK (Survei pada 3 perusahaan industri rokok yang terdaftar di BEJ)

Widyatama Repository

ANALISIS RASIO LAPORAN KEUANGAN UNTUK MEMBANDINGKAN KINERJA KEUANGAN INDUSTRI ROKOK (Survei pada 3 perusahaan industri rokok yang terdaftar di BEJ)

Show full item record

Title: ANALISIS RASIO LAPORAN KEUANGAN UNTUK MEMBANDINGKAN KINERJA KEUANGAN INDUSTRI ROKOK (Survei pada 3 perusahaan industri rokok yang terdaftar di BEJ)
Author: Syahputra, Denny
Abstract: Laporan keuangan merupakan hasil pengumpulan dan pengolahan data keuangan yang sangat berperan dalam membantu para pemakai baik itu investor dan para pelaku pasar modal lainnya dalam menilai kinerja keuangan perusahaan. Laporan keuangan dianalisis untuk mengetahui apa arti dari angka-angka yang tercantum dalam laporan keuangan tersebut sehingga bermanfaat bagi pemakainya. Selain itu dengan menganalisis laporan keuangan dapat diketahui prestasi keuangan perusahaan dari tahun ke tahun dan hasil analisis tersebut dapat digunakan untuk menilai kinerja keuangan perusahaan. Berdasarkan uraian diatas penulis menyusun skripsi ini dengan judul “ANALISIS RASIO LAPORAN KEUANGAN UNTUK MEMBANDINGKAN KINERJA KEUANGAN”. Tujuan dari skripsi ini adalah (1) Untuk mengetahui efektivitas pelaksanaan analisis rasio laporan keuangan yang dilakukan perusahaan industri rokok; (2) Untuk mengetahui kinerja keuangan masingmasing perusahaan industri rokok dengan menggunakan hasil analisis rasio laporan keuangan; (3) Untuk mengetahui perbandingan kinerja keuangan antar perusahaan industri rokok. Penulis melakukan penelitian pada perusahaan-perusahaan industri rokok sebagai objek penelitian. Perusahaan-perusahaan tersebut adalah PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk., PT Gudang Garam Tbk., PT BAT Indonesia Tbk. Penulis menggunakan metode deskriptif analitis dan pendekatan metode survei. Data yang digunakan adalah data sekunder. Berdasarkan hasil analisis diperoleh kesimpulan bahwa (1) Analisis rasio laporan keuangan telah dilaksanakan secara efektif; (2) PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk memiliki kinerja keuangan terbaik pada tahun 2004, 2005 dan tahun 2006; (3) PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk memiliki kinerja yang lebih baik, diikuti oleh PT Gudang Garam Tbk. yang cukup baik, dan PT BAT Indonesia Tbk. yang kurang baik. Saran yang diberikan oleh penulis kepada PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk adalah melakukan pengelolaan aktiva lancar yang lebih efektif, berusaha untuk meminimalkan seluruh utangnya dan pengelolaan piutang, modal kerja, aktiva tetap, dan total aktiva perusahaan dilakukan secara efektif dan efisien. Untuk PT Gudang Garam Tbk adalah sebaiknya berusaha untuk meminimalkan utang lancarnya, pengelolaan piutang, modal kerja, aktiva tetap, dan total aktiva perusahaan dilakukan secara efektif dan efisien dan sebaiknya menekan beban-beban, seperti beban penjualan dan beban administrasi serta juga beban bunga. Untuk PT BAT Indonesia Tbk adalah sebaiknya melakukan pengelolaan aktiva lancar yang lebih efektif, sebaiknya perusahaan berusaha untuk meminimalkan utang lancarnya dan sebaiknya perusahaan harus meningkatkan penjualan dan menekan beban-beban usaha.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/123456789/5214
Date: 2007


Files in this item

Files Size Format View
Cover.pdf 46.81Kb PDF View/Open
Lembar Pengesahan.pdf 25.22Kb PDF View/Open
Abstrak.pdf 26.11Kb PDF View/Open
Kata Pengantar.pdf 34.26Kb PDF View/Open
Daftar Isi.pdf 25.80Kb PDF View/Open
Daftar Tabel.pdf 24.66Kb PDF View/Open
Daftar Lampiran.pdf 21.57Kb PDF View/Open
Bab 1.pdf 48.89Kb PDF View/Open
Bab 2.pdf 104.3Kb PDF View/Open
Bab 3.pdf 48.72Kb PDF View/Open
Bab 4.pdf 116.1Kb PDF View/Open
Bab 5.pdf 39.50Kb PDF View/Open
Daftar Pustaka.pdf 23.72Kb PDF View/Open

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record