TINJAUAN ATAS PELAKSANAAN PERHITUNGAN, PEMOTONGAN, PENYETORAN, DAN PELAPORAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 21 PADA PUSAT SUMBER DAYA AIR TANAH DAN GEOLOGI LINGKUNGAN BANDUNG

Widyatama Repository

TINJAUAN ATAS PELAKSANAAN PERHITUNGAN, PEMOTONGAN, PENYETORAN, DAN PELAPORAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 21 PADA PUSAT SUMBER DAYA AIR TANAH DAN GEOLOGI LINGKUNGAN BANDUNG

Show full item record

Title: TINJAUAN ATAS PELAKSANAAN PERHITUNGAN, PEMOTONGAN, PENYETORAN, DAN PELAPORAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 21 PADA PUSAT SUMBER DAYA AIR TANAH DAN GEOLOGI LINGKUNGAN BANDUNG
Author: Oktaviana, Ukeu Firman
Abstract: Pajak merupakan iuran masyarakat kepada Negara (yang dapat dipaksakan) yang terutang oleh yang wajib membayarnya menurut peraturan peraturan umum (Undang-Undang), dengan tidak mendapat prestasi kembali yang langsung dapat ditunjuk, dan yang gunanya adalah untuk membiayai pengeluaran-pengeluaran umum berhubung tugas Negara untuk menyelenggarakan pemerintahan. Tujuan dari kerja parktik ini adalah untuk mengetahui tata cara perhitungan, pemotongan, penyetoran, dan pelaporan pajak penghasilan pasal 21 pada pusat sumber daya air tanah dan geologi lingkungan bandung. Metode Penelitian yang digunakan penulis adalah metode deskriptif analitis yaitu dimana dalam metode ini penulis berusaha untuk mengumpulkan, menganalisa dan menyajikan data sehingga dapat memberi gambaran yang cukup jelas atas objek yang diteliti dan kemudian dapat ditarik suatu kesimpulan. Adapun teknik pengumpulan data yang dilakukan oleh penulis yaitu dengan menggunakan studi lapangan, wawancara, observasi serta studi kepustakaan. Setelah melakukan praktek kerja di pusat sumber daya air tanah dan geologi lingkungan bandung yang beralamat di Jalan Dipenogoro No. 57 Bandung maka diperoleh hasil bahwa pusat sumber daya air tanah dan geologi lingkungan bandung dalam melakukan proses perhitungan PPh Pasal 21 dilakukan oleh bagian keuangan dengan menggunakan sistem komputerisasi. Sedangkan dalam proses pemotongan pajak penghasilan dilakukan oleh instansi pemberi kerja, dalam hal ini adalah bagian keuangan khusunya bagian pajak meminta salinan penghasilan seluruh pegawai pada bagian SDM untuk dihitung dan dipotong sesuai jumlah penghasilan yang kemudian menghasilkan PPh pasal 21. Dalam proses penyetoran tersebut tidak pernah melewati tanggal yang ditentukan atau tanggal takwim. Dalam pelaksanaan pelaporannya pun tidak pernah melewati tanggal yang telah ditetapkan atau tanggal takwim dan melaporkannya langsung ke KPP Pratama Cibeunying.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/123456789/5001
Date: 2011


Files in this item

Files Size Format View
Cover.pdf 103.8Kb PDF View/Open
Abstrak.pdf 109.5Kb PDF View/Open
Bab 1.pdf 211.9Kb PDF View/Open
Bab 2.pdf 452.5Kb PDF View/Open
Bab 3.pdf 158.2Kb PDF View/Open
Bab 4.pdf 197.0Kb PDF View/Open
Bab 5.pdf 116.8Kb PDF View/Open
Daftar Pustaka.pdf 107.8Kb PDF View/Open

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record