PENGARUH GEJALA FRAUD TERHADAP RESPON RISIKO FRAUD (Studi Pada Kantor Akuntan Publik (KAP) di Bandung)

Widyatama Repository

PENGARUH GEJALA FRAUD TERHADAP RESPON RISIKO FRAUD (Studi Pada Kantor Akuntan Publik (KAP) di Bandung)

Show full item record

Title: PENGARUH GEJALA FRAUD TERHADAP RESPON RISIKO FRAUD (Studi Pada Kantor Akuntan Publik (KAP) di Bandung)
Author: Majaz, Arsy Nur
Abstract: Pada kasus-kasus kecurangan, tidak semua kasus kecurangan terdeteksi oleh seorang auditor, bahkan auditor gagal dalam mendeteksi kecurangan yang terjadi sehingga laporan keuangan dan opini audit yang diberikan menyesatkan pengguna laporan keuangan. Kegagalan audit yang terjadi pada auditor ini menimbulkan resiko audit. Banyak kasus kegagalan audit yang mengakibatkan auditor di hukum dan di berikan sanksi hingga tidak bisa membuka peraktek audit kembali. Penelitian berjudul Pengaruh Gejala Fraud Terhadap Respon Risiko Fraud, tujuan penelitian untuk mengetahui seberapa besar pengaruh gejala fraud terhadap respon resiko fraud pada audit. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode asosiatif dengan pendekatan survey. Metode asosiatif merupakan metode dalam meneliti sekelompok manusia, suatu objek, suatu set kondisi, suatu sistem pemikiran ataupun suatu kelas peristiwa yang akan datang. Gejala fraud berpengaruh terhadap respon risiko fraud berdasarkan hasil uji statistik yang menunjukkan koefesien regresi bertanda positif menyatakan bahwa setiap satu kali peningkatan gejala fraud maka akan meningkatkan respon risiko fraud. Namun sebaliknya, jika gejala fraud turun satu kali maka respon risiko fraud akan menurun. Korelasi antara gejala fraud dengan respon risiko fraud sebesar 0.826, hal ini menunjukkan bahwa korelasinya sangat kuat dan positif, ini menunjukkan bahwa pengaruh gejala fraud merupakan faktor yang penting bagi KAP untuk mengetahui sejauhmana fraud dapat dikenali KAP di Bandung dan bagaimana merespon risiko fraud pada perusahaan auditee agar tujuan dari perusahaan dapat tercapai. Hasil uji koefisien determinasi bahwa terjadinya respon risiko fraud pada Kantor Akuntan Publik (KAP) di Bandung dipengaruhi oleh adanya gejala fraud sebesar 68.2%. Hal ini menunjukkan terjadinya gejala fraud di lingkungan KAP di Kota Bandung di dipengaruhi oleh terjadinya respon risiko fraud. Hasil uji hipotesis yang menunjukkan thitung lebih besar dari ttabel, maka Ho ditolak dan Ha diterima, hipotesis yang penulis ajukan yaitu gejala fraud berpengaruh terhadap respon risiko fraud, dapat diterima.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/123456789/4950
Date: 2014


Files in this item

Files Size Format View
Cover.pdf 77.64Kb PDF View/Open
Lembar Pengesahan.pdf 128.0Kb PDF View/Open
Abstrak.pdf 118.5Kb PDF View/Open
Kata Pengantar.pdf 88.63Kb PDF View/Open
Daftar Isi.pdf 101.2Kb PDF View/Open
Daftar Tabel.pdf 97.12Kb PDF View/Open
Daftar Gambar.pdf 93.66Kb PDF View/Open
Daftar Lampiran.pdf 77.03Kb PDF View/Open
Bab 1.pdf 238.5Kb PDF View/Open
Bab 2.pdf 571.7Kb PDF View/Open
Bab 3.pdf 254.9Kb PDF View/Open
Bab 4.pdf 529.3Kb PDF View/Open
Bab 5.pdf 87.17Kb PDF View/Open
Daftar Pustaka.pdf 113.2Kb PDF View/Open

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record