TINJAUAN ATAS PELAKSANAAN PEMUNGUTAN BEA BALIK NAMA KENDARAAN BERMOTOR (BBNKB) PADA UNIT PELAYANAN PENDAPATAN DAERAH PROVINSI WILAYAH XXII (BANDUNG TIMUR)

Widyatama Repository

TINJAUAN ATAS PELAKSANAAN PEMUNGUTAN BEA BALIK NAMA KENDARAAN BERMOTOR (BBNKB) PADA UNIT PELAYANAN PENDAPATAN DAERAH PROVINSI WILAYAH XXII (BANDUNG TIMUR)

Show full item record

Title: TINJAUAN ATAS PELAKSANAAN PEMUNGUTAN BEA BALIK NAMA KENDARAAN BERMOTOR (BBNKB) PADA UNIT PELAYANAN PENDAPATAN DAERAH PROVINSI WILAYAH XXII (BANDUNG TIMUR)
Author: Astuti, Eka
Abstract: Pajak sebagai sumber pendapatan dan penerimaan Negara perlu terus ditingkatkan sehingga pembangunan nasional dapat dilaksanakan. Pajak merupakan iuran wajib yang diberlakukan pada setiap wajib pajak atas objek pajak yang dimilikinya dan hasilnya diserahkan kepada pemerintah, berdasarkan pengelolaannya pajak dapat dibagi menjadi dua macam yaitu pajak pusat dan pajak daerah. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 18 tahun 1997 yang telah diubah menjadi Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2000 Tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, Pajak daerah terbagi menjadi dua yaitu pajak provinsi dan pajak kabupaten/Kota, salah satu pajak yang dipungut provinsi adalah Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB). Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor menurut Peraturan Daerah Propinsi Jawa Barat Nomor 8 Tahun 2001 pasal 1 adalah pajak yang dipungut atas setiap penyerahan kendaraan bermotor sedangkan penyerahan kendaraan bermotor adalah penyerahan hak milik kendaraan bermotor sebagai akibat perjanjian dua pihak atau perbuatan sepihak atau keadaan yang terjadi karena jual beli, tukar menukar, hibah termasuk hibah wasiat dan hadiah, warisan, atau pemasukan kedalam Badan Usaha. Penulis melakukan penelitian pada Unit Pelayanan Pendapatan Daerah Provinsi Wilayah XXII (Bandung Timur) untuk memengetahui pelaksanaan pemungutan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) yang berlokasi di Jl. Soekarno-Hatta 528 Bandung. Dalam mengumpulkan data penulis melakukan kerja praktik, observasi, wawancara dan studi dokumentasi, metode yang penulis lakukan adalah metode deskriptif. Pelaksanaan Pemungutan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor yang dilaksanakan oleh SAMSAT Unit Pelayanan Pendapatan Daerah Provinsi Wilayah XXII (Bandung Timur) dimulai dari penghimpunan data, penentuan besarnya pajak, penagihan serta pengawasan penyetorannya, penyetoran ini dilakukan oleh pembantu pemegang kas PKB/BBNKB dalam waktu selambat-lambatnya 1 x 24 jam pada Kas Daerah Provinsi Jawa Barat melalui Bank yang Jabar dan Banten dengan bukti setor berupa Surat Tanda Setor. Dari hasil penelitian dan pengumpulan data yang dilakukan oleh penulis, diperoleh kesimpulan bahwa dalam pemungutan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) pada Unit Pelayanan Pendapatan Daerah Provinsi Wilayah XXII (Bandung Timur) telah dilakukan dengan baik sesuai dengan ketentuan, sistem dan prosedur yang berlaku meskipun masih terdapat beberapa kendala dalam pemungutannya.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/123456789/4824
Date: 2009


Files in this item

Files Size Format View
Cover.pdf 16.97Kb PDF View/Open
Lembar Pengesahan.pdf 25.33Kb PDF View/Open
Abstrak.pdf 25.52Kb PDF View/Open
Kata Pengantar.pdf 27.33Kb PDF View/Open
Daftar Isi.pdf 29.08Kb PDF View/Open
Daftar Lampiran.pdf 23.55Kb PDF View/Open
Bab 1.pdf 35.72Kb PDF View/Open
Bab 2.pdf 94.88Kb PDF View/Open
Bab 3.pdf 46.71Kb PDF View/Open
Bab 4.pdf 54.61Kb PDF View/Open
Bab 5.pdf 29.55Kb PDF View/Open
Daftar Pustaka.pdf 25.85Kb PDF View/Open

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record