TINJAUAN ATAS SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PENJUALAN TUNAI PADA CV. SAHIRA SPORT FASHION BANDUNG

Widyatama Repository

TINJAUAN ATAS SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PENJUALAN TUNAI PADA CV. SAHIRA SPORT FASHION BANDUNG

Show full item record

Title: TINJAUAN ATAS SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PENJUALAN TUNAI PADA CV. SAHIRA SPORT FASHION BANDUNG
Author: Lina, Ita Sekieta Rosa
Abstract: Sistem informasi akuntansi yang memadai menjadi suatu alat bantu bagi manajemen atau pimpinan perusahaan dalam menyediakan informasi yang cepat, tepat, dan dapat dipercaya. Khususnya mengenai penjualan tunai dalam perusahaan. Penulis melakukan penelitian pada CV. Sahira Sport Fashion yaitu untuk pelaksanaan sistem informasi akuntansi penjualan tunai yang berlokasi di Jl. Dipatiukur 122 Bandung. Dalam mengumpulkan data penulis melakukan kerja praktik, observasi, wawancara dan studi dokumentasi, metode yang penulis gunakan adalah metode deskriptif. Dari hasil penelitian dan pengumpulan data, diperoleh bahwa dalam pelaksanaan sistem informasi akuntansi penjualan tunai CV. Sahira Sport Fashion telah dilakukan dengan baik sesuai dengan ketentuan, sistem dan prosedur yang ditetapkan. Kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan sistem informasi akuntansi penjualan tunai diantaranya tidak tepatnya waktu pengiriman, kenaikan harga dalam proses produksi, tidak adanya pemisahan tugas, serta masih adanya barang reject. Adapun upaya yang dilakukan adalah dengan tidak tepatnya waktu pengiriman, pihak perusahaan dituntut untuk dapat bertindak tegas terhadap para vendor yang tidak disiplin dengan memberi sanksi sesuai kesepakatan bersama. Lain halnya bila perusahaan dihadapkan dengan permasalahan kenaikan harga, untuk itu pihak perusahaan harus memiliki vendor cadangan yang terhitung murah. Adapun kendala yang lain adalah tidak adanya pemisahan tugas, perusahaan harus lebih memperhatikan tugas para karyawan, untuk mengantisipasi adanya double job sehingga karyawan melaksanakan tugas sesuai dengan fungsi dan tanggung jawabnya. Kendala terakhir yang dihadapi perusahaan adalah adanya barang reject yang tidak terkoordinir. Dengan adanya kendala ini perusahaan dituntut untuk lebih mengawasi barang reject tersebut, agar tidak terjadi penyimpangan yaitu dengan cara membuat catatan khusus tentang barang reject agar jumlah barang tersebut dapat diketahui dan mudah diawasi. Adapun cara lain yang dapat ditempuh yaitu dengan cara menjual barang tersebut dengan memberikan potongan harga yang sesuai, dengan demikian barang reject tersebut tidak menumpuk di dalam gudang.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/123456789/4813
Date: 2009


Files in this item

Files Size Format View
Cover.pdf 175.8Kb PDF View/Open
Lembar Pengesahan.pdf 25.18Kb PDF View/Open
Abstrak.pdf 26.11Kb PDF View/Open
Kata Pengantar.pdf 27.53Kb PDF View/Open
Daftar Isi.pdf 25.77Kb PDF View/Open
Bab 1.pdf 42.54Kb PDF View/Open
Bab 2.pdf 68.03Kb PDF View/Open
Bab 3.pdf 44.06Kb PDF View/Open
Bab 4.pdf 58.90Kb PDF View/Open
Bab 5.pdf 31.72Kb PDF View/Open
Daftar Pustaka.pdf 24.95Kb PDF View/Open

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record