TINJAUAN PERHITUNGAN BIAYA PRODUKSI DENGAN METODE FULL COSTING PADA DEPARTEMEN PERALATAN KAPAL LAUT DIVISI MESIN INDUSTRI DAN JASA PT PINDAD ( Persero )

Widyatama Repository

TINJAUAN PERHITUNGAN BIAYA PRODUKSI DENGAN METODE FULL COSTING PADA DEPARTEMEN PERALATAN KAPAL LAUT DIVISI MESIN INDUSTRI DAN JASA PT PINDAD ( Persero )

Show full item record

Title: TINJAUAN PERHITUNGAN BIAYA PRODUKSI DENGAN METODE FULL COSTING PADA DEPARTEMEN PERALATAN KAPAL LAUT DIVISI MESIN INDUSTRI DAN JASA PT PINDAD ( Persero )
Author: Rosdiyanti, Maya
Abstract: Perhitungan biaya produksi bertujuan untuk mengetahui besarnya pengumpulan biaya produksi yang dikeluarkan, besarnya biaya produksi dipengaruhi oleh elemen – elemen yang terkandung di dalam biaya produksi, meliputi biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung dan biaya overhead pabrik. Bertitik tolak dari uraian di atas, penulis menganggap perlu adanya suatu teknik pengumpulan, pembebanan, dan pengukuran biaya produksi sesuai dengan karakteristik perusahaan. Oleh karena itu, penulis menyusun laporan tugas akhir ini dengan judul “ Tinjauan Perhitungan Biaya Produksi Dengan Metode Full Costing Pada Departemen Peralatan Kapal Laut Divisi Mesin Industri dan Jasa PT PINDAD ( persero ) “. Tujuan dari kerja praktek ini adalah untuk mengetahui hal – hal yang berhubungan dengan pelaksanaan perhitungan biaya produksi di PT PINDAD ( persero ). Laporan tugas akhir ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa studi lapangan ( wawancara dan observasi ) dan studi kepustakaan ( buku dan dokumen ) yang kemudian disajikan dalam laporan tugas akhir. Hasil dari kerja praktek ini menunjukan bahwa dalam pengumpulan biaya produksi hydraulic – diagram , PT PINDAD menggunakan pembebanan harga pokok pesanan ( job order costing ) diamana biaya produksi dikumpulkan untuk setiap pekerjaan secara terpisah dan setiap pekerjaan dapat dipisahkan identitasnya. PT PINDAD menggunakan metode Full Costing di dalam menentukan biaya produksi, oleh karena itu semua unsur biaya produksi yaitu biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung dan biaya overhead pabrik baik yang berperilaku variabel maupun tetap dibebankan langsung pada biaya produksi. Sedangkan dalam menerapkan sistem pengukuran biaya produksi hydraulic – diagram menggunakan Normal Cost System dimana biaya bahan baku dan biaya tenaga kerja langsung dihitung berdasarkan biaya yang sesungguhnya terjadi ( actual ) sedangkan biaya overhead pabri berdasarkan biaya yang ditentukan di muka ( pedertemine )
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/123456789/4779
Date: 2008


Files in this item

Files Size Format View
Cover.pdf 92.12Kb PDF View/Open
Lembar Pengesahan.pdf 122.8Kb PDF View/Open
Abstrak.pdf 132.5Kb PDF View/Open
Kata Pengantar.pdf 125.5Kb PDF View/Open
Daftar Isi.pdf 109.4Kb PDF View/Open
Daftar Tabel.pdf 119.7Kb PDF View/Open
Daftar Gambar.pdf 90.17Kb PDF View/Open
Daftar Lampiran.pdf 114.1Kb PDF View/Open
Bab 1.pdf 150.5Kb PDF View/Open
Bab 2.pdf 189.0Kb PDF View/Open
Bab 3.pdf 146.9Kb PDF View/Open
Bab 4.pdf 184.5Kb PDF View/Open
Bab 5.pdf 130.1Kb PDF View/Open
Daftar Pustaka.pdf 105.4Kb PDF View/Open

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record