ANALISIS KINERJA ROUTING PROTOCOL AODV DAN AOMDV PADA WIRELESS SENSOR NETWORK DENGAN MENGGUNAKAN TOPOLOGI MESH

Widyatama Repository

ANALISIS KINERJA ROUTING PROTOCOL AODV DAN AOMDV PADA WIRELESS SENSOR NETWORK DENGAN MENGGUNAKAN TOPOLOGI MESH

Show full item record

Title: ANALISIS KINERJA ROUTING PROTOCOL AODV DAN AOMDV PADA WIRELESS SENSOR NETWORK DENGAN MENGGUNAKAN TOPOLOGI MESH
Author: DJ, Rahadian Aria
Abstract: Jaringan Wireless sensor network (WSN) terdiri dari dua komponen, yaitu node sensor dan sink. Setiap node memiliki beban dan kemampuan yang sama sehingga dapat berkomunikasi tanpa melibatkan suatu alat pendukung seperti router atau access point sebagai penghubung. Untuk berkomunikasi dengan node yang lain, sebuah node bertindak sebagai router dengan menggunakan protokol routing sebagai pencari jalur yang akan dilalui. Dalam jaringan Wireless sensor network (WSN), protokol routing terdiri dari dua jenis yaitu proactive dan reactive routing protocol. Topologi Mesh dibangun dengan memasang link diantara station-station. Sebuah ‘fully-connected mesh’ adalah sebauh jaringan dimana setiap terminal terhubung secara langsung ke semua terminal-terminal yang lain. Biasanya digunakan pada jaringan kecil. Topologi ini secara teori memungkinkan, akan tetapi tidak praktis dan biayanya cukup tinggi untuk di-implementasikan. AODV (Ad-hoc On-Demand Distance Vector) dan AOMDV (Ad hoc On-Demand Multi Path Distance Vector) merupakan jenis reactive routing protocol yang sering digunakan pada jaringan adhoc. Penelitian ini bertujuan menguji kinerja dua routing protocol tersebut dengan membandingkan throughput, packet loss, dan end to end delay. Penelitian ini terbatas pada posisi node yang statis (immobile), variasi jumlah node sebanyak 5, 15, dan 30, serta variasi beban data TCP yang dilewatkan 512 byte, 1024 byte, dan 2048 byte. Penelitian dilakukan dengan mensimulasikan kinerja routing protocol menggunakan software NS2 (Network simulator) yang didukung dengan command language (TCL) dan C++. Hasilnya adalah routing protocol AOMDV lebih baik dari AODV dari perbandingan packet loss dan end to end delay, sementara routing procol AODV lebih baik dari AOMDV dari perbandingan tingkat throughput yang dihasilkan masing-masing routing protocol.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/123456789/4702
Date: 2014


Files in this item

Files Size Format View
Cover.pdf 88.74Kb PDF View/Open
Lembar Pengesahan.pdf 455.1Kb PDF View/Open
Abstrak.pdf 153.2Kb PDF View/Open
Kata Pengantar.pdf 155.4Kb PDF View/Open
Daftar Isi.pdf 118.4Kb PDF View/Open
Daftar Tabel.pdf 102.5Kb PDF View/Open
Daftar Gambar.pdf 108.2Kb PDF View/Open
Bab 1.pdf 163.8Kb PDF View/Open
Bab 2.pdf 558.8Kb PDF View/Open
Bab 3.pdf 128.8Kb PDF View/Open
Bab 4.pdf 563.1Kb PDF View/Open
Bab 5.pdf 427.9Kb PDF View/Open
Bab 6.pdf 149.1Kb PDF View/Open
Daftar Pustaka.pdf 102.7Kb PDF View/Open

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record