ANALISIS PERBANDINGAN RETURN DAN RISIKO SEBELUM DAN SESUDAH MERGER (Pada PT. Bank CIMB Niaga Tbk)

Widyatama Repository

ANALISIS PERBANDINGAN RETURN DAN RISIKO SEBELUM DAN SESUDAH MERGER (Pada PT. Bank CIMB Niaga Tbk)

Show full item record

Title: ANALISIS PERBANDINGAN RETURN DAN RISIKO SEBELUM DAN SESUDAH MERGER (Pada PT. Bank CIMB Niaga Tbk)
Author: Dwiyansah, Riandi
Abstract: Pada 1 November 2008, Bank CIMB Niaga (dahulu Bank Niaga) dan Bank Lippo, dua entitas bank terkemuka di Indonesia, telah bergabung menjadi Bank CIMB Niaga. Proses merger yang melibatkan dua institusi perbankan terkemuka di Indonesia ini berawal dari kebijakan bank Indonesia mengenai kepemilikan tunggal di Indonesia, dimana pemegang saham mayoritas dari bank Niaga maupun Bank Lippo memilh merger sebagai opsi terbaik. Dilakukannya langkah konsolidasi tersebut dimaksudkan untuk menciptakan struktur industry perbankan yang lebih kokoh dan sehat. Hasil merger ini membentuk bank keenam terbesar di Indonesia berdasarkan asset. Perpaduan keunggulan kedua bank menciptakan sebuah bank yang lebih baik dan bersaing serta tumbuh ditengah semakin ketatnya persaingan sektor perbankan Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menIgdentifikasi perkembangan return dan risiko sebelum dan sesudah merger, serta untuk menganalisa perbedaan return dan risiko sebelum dan sesudah merger. Metode Deskriptif adalah suatu metode dalam meneliti status sekelompok manusia, suatu objek, suatu kondisi, suatu sistem pemikiran, ataupun suatu peristiwa pada masa sekarang.PT.Bank CIMB Niaga Tbk yang melakukan merger pada tahun 2009-2012. Teknik analisis statistic parametris yang digunakan untuk menguji hipotesis dua sampel dalam penelitian ini adalah menggunakan uji dua beda berpasangan dengan menggunakan bantuan SPSS 20 for Windows. Hasil penelitian yang dilakukan, return dan risiko CIMB Niaga tidak terdapat perbedaan yang signifikan baik sebelum dan sesudah merger. Menurut perhitungan analisis yang dilakukan hanya return yang memiliki perbedaan signifikan sebelum dan sesudah merger. Sementara variabel risiko tidak berpengaruh secara signifikan, sebelum dan sesudah merger. Dapat disimpulkan bahwa merger yang dilakukan belum efektif, karena return dan risiko yang dicapai sesudah melakukan merger cenderung tidak mengalami peningkatan yang signifikan.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/123456789/4656
Date: 2014


Files in this item

Files Size Format View
Cover.pdf 68.82Kb PDF View/Open
Lembar Pengesahan.pdf 112.5Kb PDF View/Open
Abstrak.pdf 28.50Kb PDF View/Open
Kata Pengantar.pdf 173.7Kb PDF View/Open
Daftar Isi.pdf 80.19Kb PDF View/Open
Daftar Tabel.pdf 62.00Kb PDF View/Open
Daftar Gambar.pdf 24.76Kb PDF View/Open
Daftar Grafik.pdf 100.7Kb PDF View/Open
Bab 1.pdf 203.7Kb PDF View/Open
Bab 2.pdf 471.9Kb PDF View/Open
Bab 3.pdf 280.8Kb PDF View/Open
Bab 4.pdf 371.5Kb PDF View/Open
Bab 5.pdf 55.14Kb PDF View/Open
Daftar Pustaka.pdf 33.08Kb PDF View/Open

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record