PENGARUH PELATIHAN TERHADAP PRESTASI KERJA KARYAWAN PADA DIVISI SUMBER DAYA MANUSIA (SDM) PT PLN DISTRIBUSI JAWA BARAT DAN BANTEN

Widyatama Repository

PENGARUH PELATIHAN TERHADAP PRESTASI KERJA KARYAWAN PADA DIVISI SUMBER DAYA MANUSIA (SDM) PT PLN DISTRIBUSI JAWA BARAT DAN BANTEN

Show full item record

Title: PENGARUH PELATIHAN TERHADAP PRESTASI KERJA KARYAWAN PADA DIVISI SUMBER DAYA MANUSIA (SDM) PT PLN DISTRIBUSI JAWA BARAT DAN BANTEN
Author: Noviyanti, Galis
Abstract: Pelatihan merupakan proses pembelajaran yang melibatkan perolehan keahlian, konsep, peraturan atau sikap untuk meningkatkan kinerja karyawan. Pelatihan memberikan peranan penting terhadap kemajuan kemampuan para karyawan yang akan dikembangkan serta dapat memberikan semangat serta membina karyawan agar mampu untuk bekerja mandiri juga dapat menumbuhkan kepercayaan diri karyawan sehingga prestasi kerjanya semakin meningkat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pelatihan karyawan, untuk mengetahui prestasi kerja karyawan dan untuk mengetahui besarnya pengaruh pelatihan terhadap prestasi kerja karyawan pada Divisi Sumber Daya Manusia (SDM) PT. PLN (Persero) Distribusi Jawa Barat dan Banten. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif dengan pengumpulan data melalui, wawancara, observasi dan kuesioner. Pelatihan yang dilakukan oleh Divisi Sumber Daya Manusia (SDM) PT. PLN (Persero) Distribusi Jawa Barat dan Banten dapat dikatakan baik, karena nilai rata-rata dari keseluruhan pernyataan adalah sebesar 4.04 berada pada interval 3.40 – 4.19. Prestasi kerja karyawan di Divisi Sumber Daya Manusia (SDM) PT. PLN (Persero) Distribusi Jawa Barat dan Banten dapat dikatakan tinggi, karena nilai rata-rata dari keseluruhan pertanyaan adalah sebesar 4,00 berada pada interval 3.40 - 4.19. Berdasarkan pada perhitungan korelasi Rank Spearman adalah sebesar 0,708 berarti bahwa adanya hubungan yang kuat antara variabel pelatihan dengan variabel prestasi kerja. Dari hasil perhitungan koefisien determinasi besarnya pengaruh pelatihan (variabel x) terhadap prestasi kerja karyawan (variabel y), sebesar 50,13%, sedang sisanya sebesar 49,87% dipengaruhi variabel lain, misalnya motivasi, kesejahteraan, promosi jabatan dan lain-lain yang tidak diteliti oleh penulis. Dari perhitungan statistik uji, dapat dilihat ( thitung > ttabel ) atau (8,388 > 1,658), berarti Ho ditolak dan Ha diterima, artinya terdapat pengaruh yang positif antara pelatihan dengan prestasi kerja. Kriteria thitung berada pada daerah penolakan Ho, sehingga hipotesis yang diajukan penulis pada bab I yaitu : “ Jika program pelatihan karyawan dilaksanakan dengan tepat, maka prestasi kerjanya akan meningkat” dapat diterima.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/123456789/4632
Date: 2014


Files in this item

Files Size Format View
Cover.pdf 83.62Kb PDF View/Open
Lembar Pengesahan.pdf 1.748Mb PDF View/Open
Abstrak.pdf 28.46Kb PDF View/Open
Kata Pengantar.pdf 35.96Kb PDF View/Open
Daftar Isi.pdf 32.96Kb PDF View/Open
Daftar Tabel.pdf 24.68Kb PDF View/Open
Daftar Gambar.pdf 25.95Kb PDF View/Open
Daftar Lampiran.pdf 22.95Kb PDF View/Open
Bab 1.pdf 50.80Kb PDF View/Open
Bab 2.pdf 222.0Kb PDF View/Open
Bab 3.pdf 167.6Kb PDF View/Open
Bab 4.pdf 138.1Kb PDF View/Open
Bab 5.pdf 31.28Kb PDF View/Open
Daftar Pustaka.pdf 28.37Kb PDF View/Open

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record