PENGARUH KEPATUHAN WAJIB PAJAK DAN PENCAIRAN TUNGGAKAN PAJAK TERHADAP PENERIMAAN PAJAK PENGHASILAN ORANG PRIBADI (studi kasus pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Bandung Cicadas)

Widyatama Repository

PENGARUH KEPATUHAN WAJIB PAJAK DAN PENCAIRAN TUNGGAKAN PAJAK TERHADAP PENERIMAAN PAJAK PENGHASILAN ORANG PRIBADI (studi kasus pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Bandung Cicadas)

Show full item record

Title: PENGARUH KEPATUHAN WAJIB PAJAK DAN PENCAIRAN TUNGGAKAN PAJAK TERHADAP PENERIMAAN PAJAK PENGHASILAN ORANG PRIBADI (studi kasus pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Bandung Cicadas)
Author: Rahmawati, Rika
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh besarnya kepatuhan wajib pajak dan pencairan tunggakan pajak terhadap penerimaan pajak penghasilan orang pribadi pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Bandung. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dengan menggunakan data sekunder. Analisis statistik melalui uji asumsi klasik, uji analisis regresi, koefisien korelasi, koefisien determinasi dan uji hipotesis Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dapat diketahui bahwa secara simultan diperoleh persamaan regresi linier berganda Y = 4,024 + 0,966 X1 + 0,567 X2. Besarnya koefisien korelasi Kepatuhan Wajib Pajak Dan Pencairan Tunggakan Pajak dengan Penerimaan Pajak sebesar 0,958. Nilai tersebut berada pada 0,60 -0,79 artinya Kepatuhan Wajib Pajak Dan Pencairan Tunggakan Pajak memiliki hubungan yang sangat kuat dengan Penerimaan Pajak. Koefisien determinasinya diperoleh sebesar 0,918 atau 91,8, artinya variabel Kepatuhan Wajib Pajak (X1), dan Pencairan Tunggakan Pajak (X2) mempunyai pengaruh terhadap Penerimaan Pajak sebesar 91,8% dan sisanya sebesar 8,2% dipengaruhi oleh faktor lain. Nilai Fhitung (41,233) > Ftabel (19,00) artinya H0 ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian terdapat pengaruh secara simultan dari seluruh variabel bebas (kepatuhan wajib pajak X1 dan pencairan tunggakan pajak X2) terhadap variabel terikat (penerimaan pajak penghasilan orang pribadiY). Secara parsial Besarnya koefisien korelasi antara Kepatuhan Wajib Pajak dengan Penerimaan Pajak sebesar 0,683. Nilai tersebut berada antara nilai 0,60-0,799 artinya variabel Kepatuhan Wajib Pajak memiliki keeratan hubungan yang kuat dengan Penerimaan Pajak. Kepatuhan Wajib Pajak berpengaruh terhadap Penerimaan Pajak sebesar 46,6% dan sisanya sebesar 53,4% dipengaruhi oleh faktor lain. Nilai thitung (3,619) > ttabel (3,182) artinya, Ho ditolak. Dengan demikian terdapat pengaruh secara parsial dari kepatuhan wajib pajak terhadap penerimaan pajak penghasilan orang pribadi Periode 2008-2012. Besarnya koefisien korelasi antara Pencairan Tunggakan Pajak dengan Penerimaan Pajak sebesar 0,486. Nilai tersebut berada antara nilai 0,40-0,599 artinya variabel Pencairan Tunggakan Pajak memiliki keeratan hubungan yang cukup kuat dengan Penerimaan Pajak. Pencairan Tunggakan Pajak berpengaruh terhadap Penerimaan Pajak sebesar 23,8% dan sisanya sebesar 76,2% dipengaruhi oleh faktor lain. Nilai thitung (4,969) > ttabel (3,182) artinya, Ho ditolak. Dengan demikian terdapat pengaruh secara parsial dari Pencairan Tunggakan Pajak terhadap penerimaan pajak penghasilan orang pribadi Periode 2008-2012.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/123456789/4560
Date: 2014


Files in this item

Files Size Format View
Cover.pdf 14.99Kb PDF View/Open
Lembar Pengesahan.pdf 1.824Mb PDF View/Open
Abstrak.pdf 112.5Kb PDF View/Open
Kata Pengantar.pdf 113.3Kb PDF View/Open
Daftar Isi.pdf 124.8Kb PDF View/Open
Daftar Tabel.pdf 113.9Kb PDF View/Open
Daftar Gambar.pdf 106.6Kb PDF View/Open
Daftar Lampiran.pdf 104.5Kb PDF View/Open
Bab 1.pdf 229.0Kb PDF View/Open
Bab 2.pdf 325.2Kb PDF View/Open
Bab 3.pdf 400.3Kb PDF View/Open
Bab 4.pdf 603.6Kb PDF View/Open
Bab 5.pdf 224.2Kb PDF View/Open
Daftar Pustaka.pdf 290.7Kb PDF View/Open

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record