TINJAUAN MENGENAI PENGGUNAAN METODE OUTBOND CALL UNTUK MENGELOLA TINGKAT CHURN PADA PT.TELKOM KANDATEL BANDUNG

Widyatama Repository

TINJAUAN MENGENAI PENGGUNAAN METODE OUTBOND CALL UNTUK MENGELOLA TINGKAT CHURN PADA PT.TELKOM KANDATEL BANDUNG

Show full item record

Title: TINJAUAN MENGENAI PENGGUNAAN METODE OUTBOND CALL UNTUK MENGELOLA TINGKAT CHURN PADA PT.TELKOM KANDATEL BANDUNG
Author: Parmawati, Eva
Abstract: Setiap perusahaan dibidang telekomunikasi yang khususnya untuk produk Wire Line (telepon rumah menginginkan setiap pelanggan untuk tertib dan lancar dalam melaksanakan pembayaran tagihan telepon. Tetapi kondisi yang terjadi saat ini di daerah Bandung dan sekitarnya mengindikasikan bahwa ada pelanggan memiliki kecenderungan melakukan penundaan (menunggak) pembayaran. Hal ini tentu saja merugikan perusahaan telekomunikasi, Wire Line yang digelar kepada masyarakat yang diperkirakan akan menghasilkan keuntungan bagi perusahaan justru merugikan dengan adanya kondisi tersebut diatas. Maka berdasarkan hal tersebut penulis tertarik untuk melakukan penelitian yang disajikan dalam bentuk Tugas Akhir dengan judul ” Tinjauan Mengenai Penggunaan Metode Outbond Call Untuk Mengelola Tingkat Churn Pada PT.Telkom Kandatel Bandung ”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penggunaan Metode Outbond Call untuk mengelola tingkat Churn. Metode penelitian yang digunakan dalam penyusunan Laporan Tugas Akhir ini adalah dengan metode Deskriptif yaitu untuk memberikan gambaran yang lebih jelas tentang masalah yang dihadapi. Adapun teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara penelitian lapangan yang terdiri dari wawancara dan observasi serta penelitian kepustakaan. Dalam pelaksanaan metode Outbond Call untuk mengelola tingkat Churn menghadapi masalah yaitu target call berjumlah 150 sst (satuan sambungan telepon) yang tidak sesuai dengan waktu jam kerja yang berjumlah 8 jam per hari. Koordinator memberikan order atau tugas sistem yang digunakan masih manual sehingga petugas terlambat dalam memulai pekerjaan, serta petugas Outbond Call mengalami kejenuhan dalam pelaksanaan tugas sehingga dapat menghambat pencapaian target. Adapun saran untuk mengatasi masalah tersebut, pada masalah target call perusahaan harus meningkatkan target jumlah call per hari untuk setiap caller agar target call dapat tercapai. Untuk mengatasi masalah terlambatnya memulai pekerjaan dikarenakan sistem yang digunakan masih manual maka perusahaan harus menambah tenaga kerja untuk memberikan order dan merekap keseluruhan call serta sistem yang digunakan harus terkomputerisasi. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Penulis dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode Outbond Call pada PT.Telkom dapat menurunkan tingkat Churn dimana dapat mengurangi potensial pelanggan cabut.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/123456789/4277
Date: 2008


Files in this item

Files Size Format View
Cover.pdf 6.902Kb PDF View/Open
Lembar Pengesahan.pdf 25.63Kb PDF View/Open
Abstrak.pdf 33.36Kb PDF View/Open
Kata Pengantar.pdf 35.03Kb PDF View/Open
Daftar Isi.pdf 48.89Kb PDF View/Open
Bab 1.pdf 38.11Kb PDF View/Open
Bab 2.pdf 59.26Kb PDF View/Open
Bab 4.pdf 74.28Kb PDF View/Open
Bab 5.pdf 36.02Kb PDF View/Open
Daftar Pustaka.pdf 23.82Kb PDF View/Open

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record