TINJAUAN PELAKSANAAN PROSEDUR PENGAJUAN SPP (Surat Perintah Pembayaran) KLAIM PENSIUN DAN MASALAH YANG DI HADAPI OLEH PT TASPEN (Persero) KANTOR CABANG UTAMA BANDUNG

Widyatama Repository

TINJAUAN PELAKSANAAN PROSEDUR PENGAJUAN SPP (Surat Perintah Pembayaran) KLAIM PENSIUN DAN MASALAH YANG DI HADAPI OLEH PT TASPEN (Persero) KANTOR CABANG UTAMA BANDUNG

Show full item record

Title: TINJAUAN PELAKSANAAN PROSEDUR PENGAJUAN SPP (Surat Perintah Pembayaran) KLAIM PENSIUN DAN MASALAH YANG DI HADAPI OLEH PT TASPEN (Persero) KANTOR CABANG UTAMA BANDUNG
Author: Permatasari, Yunita
Abstract: Salah satu bidang usaha yang mengalami perkembangan cukup pesat adalah pada perusahaan yang menyediakan jasa pelayanan, yaitu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berorientasi pada pelayanan pusat adalah PT.TASPEN (Persero), yang mendapat kepercayaan dan perpanjangan tangan dari pemerintah untuk mengelola Tabungan Hari Tua (THT) dan pensiun bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Memberikan pelayanan pada pensiunan, dalam hal ini peserta TASPEN merupakan suatu bentuk pelayanan yang menuntut perhatian dan ciri tersendiri. Mengingat pensiunan adalah mereka yang diberikan penghargaan oleh pemerintah karena telah berjasa selama tahun-tahun kepada negara. Salah satu pelayanan yang di berikan oleh PT.TASPEN (Persero) KCU Bandung adalah pelayanan pelaksanaan pengajuan surat SPP (Surat Perintah Pembayaran) Klaim pensiun Dari hasil observasi penulis yang di lakukan di PT.TASPEN (Persero) KCU Bandung ada dua bagian. Pertama adalah Pelaksanaan prosedur pengajuan SPP (Surat Perintah Pembayaran) klaim pada PT.TASPEN (Persero) KCU Bandung, dimana dalam pelaksanaan prosedur dan dan beberapa alur urutan dalam pengajuan SPP klaim tersebut. Kedua adalah munculnya masalah yang di hadapi dalam pelaksanaan SPP klaim pada PT.TASPEN (Persero) KCU Bandung. Ada tiga kendala masalah Pertama adalah peserta tidak membawa persyaratan kelengkapan. Kedua adalah kurangnya kedisiplinan karyawan sehingga terjadi penumpukan berkas. Dan yang ketiga adalah adanya penumpukan antrian di petugas kasir pada saat pembayaran, untuk mancari solusi dari ke tiga masalah tersebut adalah Pertama bagian Customer service harus mengantisipasi dan memberi tahu pada peserta perlengkapan apa saja yang di butuhkan agar pada saat berkas di serahkan pada petugas berikutnya tidak ada kekurangan kelengkapan yang di butuhkan. Kedua memberikan sanksi-sanksi yang berat pada karyawan yang lalai pada pekerjaannya agar jera dan tidak mengulangi kesalahannya. Ketiga kurangnya uang yang akan di bayarkan sehingga pada bagian petugas kasir terjadi penumpukan antrian hal tersebut harus bisa di antisipasi oleh petugas kasir apabila uang yang akan di bayarkan sudah menipis sebaiknya petugas kasir 1 jam sebelum harus segera menghubungi pihak Bank agar para peserta menerima pembayaran tepat pada waktunya, dan secara tidak langsung meningkatkan citra kualitas pelayanan pada PT.TASPEN (Persero) KCU Bandung.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/123456789/4171
Date: 2011


Files in this item

Files Size Format View
Cover.pdf 20.11Kb PDF View/Open
Abstrak.pdf 69.88Kb PDF View/Open
Daftar Isi.pdf 71.59Kb PDF View/Open
Bab 1.pdf 83.72Kb PDF View/Open
Bab 2.pdf 152.0Kb PDF View/Open
Bab 3.pdf 141.8Kb PDF View/Open
Bab 4.pdf 176.3Kb PDF View/Open
Bab 5.pdf 75.00Kb PDF View/Open
Daftar Pustaka.pdf 24.09Kb PDF View/Open

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record