TINJAUAN PELAKSANAAN PELATIHAN UNTUK KARYAWAN BARU PADA PT SUMBER ALFARIA TRIJAYA, Tbk (ALFAMART)

Widyatama Repository

TINJAUAN PELAKSANAAN PELATIHAN UNTUK KARYAWAN BARU PADA PT SUMBER ALFARIA TRIJAYA, Tbk (ALFAMART)

Show full item record

Title: TINJAUAN PELAKSANAAN PELATIHAN UNTUK KARYAWAN BARU PADA PT SUMBER ALFARIA TRIJAYA, Tbk (ALFAMART)
Author: Selprilia, R. Deby Anggi
Abstract: Pelaku dunia usaha harus membekali karyawannya dengan berbagai macam keterampilan dan pengetahuan di bidang teknis, konsepsual dan komunikasi yang baik. Pelatihan merupakan salah satu cara untuk mengembangkan kemampuan dan keahlian karyawan sehingga dapat menyesuaikan diri dan memahami tuntutan perusahaan. PT Sumber Alfaria Trijaya, Tbk adalah perusahaan ritel terkemuka yang memegang lisensi merek dagang Alfamart yang merupakan salah satu perusahaan yang sering menyelenggarakan pelatihan. Maka dari itu penulis tertarik untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan pelatihan untuk karyawan toko, masalah apa yang dihadapi, dan bagaimana solusi untuk mengatasi masalah tersebut, maka penulis tertarik untuk membahas permasalah tersebut dengan mengambil judul Tugas Akhir: “ TINJAUAN PELAKSANAAN PELATIHAN UNTUK KARYAWAN BARU PADA PT SUMBER ALFARIA TRIJAYA,Tbk (ALFAMART)”. Metode laporan tugas akhir yang digunakan dalam penyusunan laporan ini adalah metode deskriptif, sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi lapangan dan studi kepustakaan. Hasil dari penelitian di PT SAT mengenai pelatihan karyawan toko yaitu, pelatihan dilakukan berdasarkan kebutuhan dan program pelatihan disusun serta dilaksanakan oleh departemen Training & Development, peserta pelatihan yaitu calon karyawan yang lolos pada tahap seleksi yang selanjutnya wajib mengikuti pelatihan. Peserta akan mengikuti in class training, uji kompetensi, on the job training, dan review. Masalah utama yang dihadapi dalam pelaksanaan pelatihan yaitu ketidakhadiran peserta, sehingga perusahaan mengalami penurunan untuk calon karyawan. Untuk mengatasi hal tersebut perusahaan mengambil karyawan dari toko yang tingkat penjualannya terendah, sehingga kebutuhan akan sumber daya manusia dapat terpenuhi jadi tidak perlu merekrut dan menyelenggarakan pelatihan lagi. Maka penulis dapat menarik kesimpulan yaitu pelatihan wajib diikuti oleh seluruh peserta dengan memenuhi prosedur perusahaan terlebih dahulu. Adapun saran yang diberikan untuk perusahaan yaitu sebaiknya lebih mengembangkan program pelatihan, dan perusahaan dapat memperhatikan peserta yang memiliki kompetensi terbaik berupa penghargaan, serta merubah salah satu tata tertib mengenai kehadiran.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/123456789/4048
Date: 2012


Files in this item

Files Size Format View
Cover.pdf 16.57Kb PDF View/Open
Lembar Pengesahan.pdf 30.97Kb PDF View/Open
Abstrak.pdf 33.21Kb PDF View/Open
Kata Pengantar.pdf 34.60Kb PDF View/Open
Daftar Isi.pdf 46.84Kb PDF View/Open
Bab 1.pdf 46.70Kb PDF View/Open
Bab 2.pdf 87.71Kb PDF View/Open
Bab 3.pdf 113.0Kb PDF View/Open
Bab 4.pdf 89.92Kb PDF View/Open
Bab 5.pdf 35.75Kb PDF View/Open
Daftar Pustaka.pdf 22.85Kb PDF View/Open

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record