TINJAUAN ATAS PENERAPAN PROSEDUR RESTITUSI PAJAK PENGHASILAN ORANG PRIBADI PADA KANTOR PELAYANAN PAJAK PRATAMA CIANJUR

Widyatama Repository

TINJAUAN ATAS PENERAPAN PROSEDUR RESTITUSI PAJAK PENGHASILAN ORANG PRIBADI PADA KANTOR PELAYANAN PAJAK PRATAMA CIANJUR

Show full item record

Title: TINJAUAN ATAS PENERAPAN PROSEDUR RESTITUSI PAJAK PENGHASILAN ORANG PRIBADI PADA KANTOR PELAYANAN PAJAK PRATAMA CIANJUR
Author: Koeswanto, Edi
Abstract: Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membiayai pajak harus ada komunikasi 2 arah antara Wajib Pajak dengan Aparatur Negara salah satu unit pelayanan dalam menangani perpajakan adalah Kantor Pelayanan Pajak Pratama Cianjur. Pihak Kantor Pelayanan Pajak Pratama Cianjur khususnya pada Seksi Pemeriksaan memberikan bantuan kepada Wajib Pajak untuk dapat menyelesaikan Kelebihan Pembayaran Pajak (restitusi), Wajib Pajak Orang Pribadi yang menyatakan lebih bayar dapat mengajukan permohonan restitusi dengan mengisi kolom permohonan yang tersedia pada Surat Pemberitahuan (SPT). Dalam penyelesaian restitusi, hasil perhitungan yang dilakukan oleh Wajib Pajak tidak selalu sama dengan hasil perhitungan dan pemeriksaan yang dilakukan oleh Aparatur Pajak. Oleh sebab itu penulis membahas mengenai Penerapan Prosedur Penyelesaian Restitusi Orang Pribadi dan hasilnya dituangkan dalam Tugas Akhir yang berjudul “Tinjauan Atas Penerapan Prosedur Restitusi Pajak Penghasilan Orang Pribadi Pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Cianjur”. Penelitian dilaksanakan di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Cianjur. Tujuan dari Laporan Tugas Akhir ini adalah untuk mengetahui bagaimana prosedur restitusi, kendala-kendala yang dihadapi, dan upaya yang dilakukan oleh Kantor Pelayanan Pajak Pratama Cianjur dalam Penyelesaian Kelebihan Pembayaran Pajak (restitusi). Metode yang digunakan oleh penulis adalah Metode Deskriptif. Berdasarkan hasil pembahasan, dapat disimpulkan bahwa pada prinsipnya Prosedur Penyelesaian Restitusi Pajak Penghasilan Orang Pribadi pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Cianjur telah sesuai dengan Standard Operating Procedure (SOP) dan Kententuan Umum dan Tata Cara Perpajakan. Hal ini diketahui dari Surat Pemberitahuan (SPT) yang telah disortir dari Seksi Pelayanan beserta daftar pengirimannya yang nantinya akan direkam. Kemudian apabila Surat Pemberitahuan (SPT) PPh Wajib Pajak Orang Pribadi benar menyatakan Lebih Bayar maka Wajib Pajak yang bersangkutan dihimbau untuk mengajukan Permohonan Kelebihan Pembayaran Pajak yang telah dibayar untuk meminta kembali pajak yang telah dibayar.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/123456789/4033
Date: 2013


Files in this item

Files Size Format View
Cover.pdf 87.90Kb PDF View/Open
Lembar Pengesahan.pdf 349.6Kb PDF View/Open
Abstrak.pdf 97.98Kb PDF View/Open
Kata Pengantar.pdf 147.9Kb PDF View/Open
Daftar Isi.pdf 42.80Kb PDF View/Open
Bab 1.pdf 228.3Kb PDF View/Open
Bab 2.pdf 205.3Kb PDF View/Open
Bab 3.pdf 155.8Kb PDF View/Open
Bab 4.pdf 45.02Kb PDF View/Open
Bab 5.pdf 107.5Kb PDF View/Open
Daftar Pustaka.pdf 26.57Kb PDF View/Open

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record