PROBLEMATIKA SHORT CONVERSATIONS DALAM TES SIMULASI TOEIC YANG DIHADAPI OLEH PESERTA TES: Satu Studi Kasus pada Tes Simulasi TOEIC Periode November 2010 dan Maret 2011 di Universitas Widyatama

Widyatama Repository

PROBLEMATIKA SHORT CONVERSATIONS DALAM TES SIMULASI TOEIC YANG DIHADAPI OLEH PESERTA TES: Satu Studi Kasus pada Tes Simulasi TOEIC Periode November 2010 dan Maret 2011 di Universitas Widyatama

Show full item record

Title: PROBLEMATIKA SHORT CONVERSATIONS DALAM TES SIMULASI TOEIC YANG DIHADAPI OLEH PESERTA TES: Satu Studi Kasus pada Tes Simulasi TOEIC Periode November 2010 dan Maret 2011 di Universitas Widyatama
Author: Hanifah, Heni
Abstract: Skripsi ini berjudul “Problematika Short Conversations dalam Tes Simulasi TOEIC yang Dihadapi oleh Peserta Tes: Satu Studi Kasus pada Tes Simulasi TOEIC Periode November 2010 dan Maret 2011 di Universitas Widyatama”. Materi yang dibahas dalam penelitian ini adalah kaitan persepsi peserta tes mengenai tingkat kesulitan tes dengan hasil tes, pertanyaan yang problematik bagi peserta tes dan unsur percakapan yang diujikan dalam soal bagian Short Conversations, dan petunjuk tekstual (textual clues) yang digunakan peserta tes dalam memilih jawaban. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya kaitan persepsi peserta tes mengenai tingkat kesulitan tes dengan hasil tes, untuk mengetahui unsur percakapan yang diujikan pada bagian Short Conversations yang tergolong kategori sukar, sedang, dan mudah bagi peserta tes, dan untuk mengetahui kata-kata apa saja yang menjadi petunjuk tekstual (textual clues) yang digunakan peserta tes dalam memilih jawaban pada saat tes simulasi TOEIC. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif. Data diambil dari data kuesioner dan data hasil tes simulasi TOEIC Periode November 2010 dan Maret 2011 di Self Access Centre (SAC), Universitas Widyatama. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kaitan antara hasil tes dengan persepsi peserta tes tentang tingkat kesulitas tes simulasi TOEIC bisa dilihat dari dua sisi. Pertama, persepsi peserta tes dengan hasil tes menunjukkan adanya kaitan jika melihat persentase tertinggi dari kuesioner dan hasil tes yang keduanya berada pada tingkat sedang. Di sisi lain, persepsi dengan hasil tes tidak menunjukkan kaitan jika melihat dari dua kategori dengan persentase tertinggi pada kategori dalam kuesioner dan hasil tes yang tidak berada pada dua kategori yang sama. Dari hasil tes, dapat disimpulkan bahwa terdapat 8 soal dengan unsur percakapan repetition, 8 soal dengan unsur percakapan violating the relation, 8 soal dengan unsur percakapan member-collection, 5 soal dengan unsur percakapan homonymy, dan 1 soal dengan unsur percakapan ellipsis. Dari hasil penghitungan menggunakan rumus indeks kesukaran (difficulty index) dapat disimpulkan bahwa pada 30 soal bagian Short Conversations terdapat 23 soal yang merupakan kategori soal yang sedang, 6 soal yang merupakan kategori soal yang mudah, dan 1 soal yang merupakan kategori soal yang sukar. Dalam memilih jawaban, peserta tes menggunakan 63 petunjuk tekstual (textual clues) yang berbentuk kata dan frasa yang peserta tes dapatkan dalam rekaman audio dan pilihan jawaban.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/123456789/3949
Date: 2012


Files in this item

Files Size Format View
Cover.pdf 31.97Kb PDF View/Open
Lembar Pengesahan.pdf 179.0Kb PDF View/Open
Abstrak.pdf 173.8Kb PDF View/Open
Kata Pengantar.pdf 34.83Kb PDF View/Open
Daftar Isi.pdf 205.8Kb PDF View/Open
Bab 1.pdf 200.6Kb PDF View/Open
Bab 2.pdf 678.1Kb PDF View/Open
Bab 3.pdf 680.9Kb PDF View/Open
Bab 4.pdf 106.1Kb PDF View/Open
Daftar Pustaka.pdf 405.0Kb PDF View/Open

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record