PERANCANGAN TATA LETAK FASILITAS PRODUKSI DENGAN MENGGUNAKAN GROUP TECHNOLOGY (SIMULASI PADA PERUSAHAAN JETRIKE DAN OTOPED)

Widyatama Repository

PERANCANGAN TATA LETAK FASILITAS PRODUKSI DENGAN MENGGUNAKAN GROUP TECHNOLOGY (SIMULASI PADA PERUSAHAAN JETRIKE DAN OTOPED)

Show full item record

Title: PERANCANGAN TATA LETAK FASILITAS PRODUKSI DENGAN MENGGUNAKAN GROUP TECHNOLOGY (SIMULASI PADA PERUSAHAAN JETRIKE DAN OTOPED)
Author: Ratnasari, Ima
Abstract: Perancangan tata letak fasilitas merupakan salah satu langkah didalam perencanaan suatu pabrik secara lebih luas. Termasuk didalamnya terdapat proses produksi yang memiliki karakteristik dan penempatan khusus didalam pabrik. Produksi merupakan bagian krusial yang sangat mempengaruhi kinerja perusahaan secara keseluruhan, oleh karena itu kelancaran bagian produksi harus diperhatikan. Salah satu factor kelancaran produksi adalah penempatan tata letak atau layout fasilitas produksi yang efisien. Mesin-mesin produksi, alat material handling, hingga penempatan operator harus diperhatikan tata letaknya, sehingga berpengaruh pada aliran produksi dan perpindahan komponen produk yang sedang dalam proses pengerjaan (works in process). Pemilihan dan penempatan alternatif layout merupakan langkah yang kritis dalam proses perencanaan fasilitas produksi, karena disini layout yang dipilih akan menentukan hubungan fisik dari aktivitas-aktivitas produksi yang berlangsung. Dari beberapa alternatif metode perancangan layout untuk bagian produksi, perancangan layout dengan menggunakan group technology (GT) menghasilkan rancangan tata letak yang efisien, karena dengan menggunakan group technology (GT), perancangan layout dibandingkan dengan menggunakan metode clustering, metode rank order clustering, metode rank order clustering 2, metode direct clustering algoritm. Sehingga dengan menggunakan perbandingan dari pengolahan empat metode yang berbeda tersebut, hasil perancangan dapat diketahui tingkat efisiensi yang paling baik. Group technology (GT) memiliki sebuah aplikasi yang melibatkan pengelompokan mesin berdasarkan komponen-komponen manufaktur yang dibuat sendiri, dilihat dari hasil pengolahan keempat metode sebelumnya, aplikasi itu disebut Cellular manufacturing. Dalam pengerjaan layout menggunakan cellular manufacturing tidak berdasarkan konsep pengerjaan by product ataupun by process, tetapi berdasarkan cell atau pengelompokan mesin. Keuntungan yang didapat dengan menggunakan cellular manufacturing salah satunya jika ada produk yang berbeda tetapi sejenis bisa dilakukan proses produksi secara bersamaan. Hasil yang didapatkan dari pengolahan menggunakan keempat metode tersebut adalah proses perancangan layout berdasarkan setiap metode yang digunakan, serta perhitungan ongkos material handling untuk mengetahui seberapa besar utilitas yang digunakan.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/123456789/3750
Date: 2012


Files in this item

Files Size Format View
Cover.pdf 10.33Kb PDF View/Open
Lembar Pengesahan.pdf 29.99Kb PDF View/Open
Abstrak.pdf 37.58Kb PDF View/Open
Kata Pengantar.pdf 44.69Kb PDF View/Open
Daftar Isi.pdf 44.89Kb PDF View/Open
Bab 1.pdf 42.05Kb PDF View/Open
Bab 2.pdf 255.9Kb PDF View/Open
Bab 3.pdf 135.2Kb PDF View/Open
Bab 4.pdf 425.5Kb PDF View/Open
Bab 5.pdf 57.40Kb PDF View/Open
Bab 6.pdf 34.93Kb PDF View/Open
Daftar Pustaka.pdf 30.62Kb PDF View/Open

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record