PERBAIKAN WAKTU PEMENUHAN PESANAN MELALUI RANCANG ULANG TATA LETAK FASILITAS LANTAI PRODUKSI DI UMKM SEPATU KULIT BANDUNG

Widyatama Repository

PERBAIKAN WAKTU PEMENUHAN PESANAN MELALUI RANCANG ULANG TATA LETAK FASILITAS LANTAI PRODUKSI DI UMKM SEPATU KULIT BANDUNG

Show full item record

Title: PERBAIKAN WAKTU PEMENUHAN PESANAN MELALUI RANCANG ULANG TATA LETAK FASILITAS LANTAI PRODUKSI DI UMKM SEPATU KULIT BANDUNG
Author: Afnan, Rizky
Abstract: Usaha Mikro, Kecil dan Menegnah atau UMKM merupakan kelompok industri yang paling bertahan dalam menghadapi krisis perekonomian Indonesia. Pada masa krisis ekonomi tahun 1998-2001 menunjukkan fakta bahwa UMKM secara umum justru lebih mampu bertahan hidup dan tumbuh sekitar 11% per tahun dibanding industri skala besar yang hanya sekitar 6% per tahun. Industri kecil pada umumnya berawal dari industri rumah tangga dengan skala mikro yang kemudian berkembang. Dengan skala produksi yang kecil, maka diharapkan tingkat fleksibilitas dari perusahaan lebih baik yang pada akhirnya dapat lebih bertahan pada saat terjadi krisis apabila dibandingkan dengan industri besar. Onderhoud Company adalah salah satu UMKM yang bergerak di bidang industri sepatu kulit handmade. Waktu pemenuhan untuk satu pesanan UMKM Onderhoud Company saat ini adalah 12 hari, namun seringkali waktu pemenuhan pesanan ini tidak dapat dicapai. Masalah ini disebabkan oleh tata letak lantai produksi yang tidak diatur. Tata letak lantai produksi yang tidak diatur ini menyebabkan jarak perpindahan bahan baku menjadi jauh sehingga mempengaruhi waktu baku pengerjaan sepatu. Kondisi seperti ini menyebabkan waktu pemenuhan pesanan terhadap konsumen menjadi terhambat. Tujuan penelitian ini adalah membuat usulan perbaikan rancang ulang tata letak fasilitas lantai produksi dengan merubah pola aliran bahan baku menurut pola aliran umum yaitu pola aliran melingkar. Pola aliran ini digunakan dikarenakan keterbatasan ruang, jumlah komponen yang tidak terlalu banyak, serta jumlah workstation yang sedikit. Setelah dilakukan perbaikan pada tata letak fasilitas lantai produksi, maka selajutnya dilakukan perhitungan jarak perpindahan bahan baku, waktu siklus, waktu normal dan waktu baku pengerjaan sepatu untuk mengetahi waktu pemenuhan pesanan setelah dilakukan perbaikan. Berdasarkan hasil penelitian ini diperoleh, dengan memperbaiki tata letak fasilitas lantai produksi, maka dengan jumlah rata-rata pesanan sebanyak 18 pasang perminggu, waktu pemenuhan satu pesanan sebelum dilakukan perbaikan adalah 14 hari, sedangkan setelah dilakukan perbaikan waktu pemenuhan satu pesanan menjadi 13 hari. Hasil ini kurang signifikan, akan tetapi hasil signifikan terhadap jarak perpindahan bahan baku yang dapat diperpendek sebesar 47,5%. Kata kunci: UMKM, Tata letak, Waktu Baku, Pesanan
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/123456789/3724
Date: 2014


Files in this item

Files Size Format View
Cover.pdf 36.13Kb PDF View/Open
Lembar Pengesahan.pdf 84.78Kb PDF View/Open
Abstrak.pdf 125.3Kb PDF View/Open
Kata Pengantar.pdf 109.6Kb PDF View/Open
Daftar Isi.pdf 127.7Kb PDF View/Open
Bab 1.pdf 108.8Kb PDF View/Open
Bab 2.pdf 1.023Mb PDF View/Open
Bab 3.pdf 122.8Kb PDF View/Open
Bab 4.pdf 868.0Kb PDF View/Open
Bab 5.pdf 122.5Kb PDF View/Open
Bab 6.pdf 106.0Kb PDF View/Open
Daftar Pustaka.pdf 99.43Kb PDF View/Open

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record