PENGARUH SELF ASSESSMENT SYSTEM, PEMERIKSAAN PAJAK, DAN SISTEM ADMINISTRASI PERPAJAKAN TERHADAP TINGKAT KEPATUHAN WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI (Suatu Studi pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Bandung Karees)

Widyatama Repository

PENGARUH SELF ASSESSMENT SYSTEM, PEMERIKSAAN PAJAK, DAN SISTEM ADMINISTRASI PERPAJAKAN TERHADAP TINGKAT KEPATUHAN WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI (Suatu Studi pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Bandung Karees)

Show full item record

Title: PENGARUH SELF ASSESSMENT SYSTEM, PEMERIKSAAN PAJAK, DAN SISTEM ADMINISTRASI PERPAJAKAN TERHADAP TINGKAT KEPATUHAN WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI (Suatu Studi pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Bandung Karees)
Author: Saputra, Muhammad Septian
Abstract: Undang-undang perpajakan di Indonesia saat ini menganut self assessment system yaitu sistem di mana Wajib Pajak diberi kepercayaan oleh undang-undang untuk menghitung, menyetor, dan melaporkan sendiri jumlah pajak terutang sesuai dengan peraturan perundang-undangan perpajakan yang berlaku. Dan demi memudahkan Wajib Pajak dalam melaporkan Surat Pemberitahuan (SPT), pemerintah selalu memperbaiki sistem administrasi perpajakan (memodernisasi sistem administrasi perpajakan) yang salah satunya adalah penggunaan sistem administrasi perpajakan yang berbasis teknologi seperti E-SPT, E-Filing dsb. Selanjutnya, untuk mengontrol dan mendukung kegiatan self assessment system Kantor Pelayanan Pajak (KPP) mempunyai tugas untuk melakukan pemeriksaan atas SPT yang dilaporkan oleh Wajib Pajak agar dapat meningkatkan Kepatuhan Wajib Pajak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar “Pengaruh Self Assessment System, Pemeriksaan Pajak dan Sistem Administrasi Perpajakan Terhadap Tingkat Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi”. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angket yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Penelitian ini dilakukan pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Bandung Karees. Populasi sekaligus unit analisis dalam penelitian ini adalah pemeriksa pajak dan Wajib pajak Orang Pribadi pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Bandung Karees. Unit analisis pada penelitian ini berjumlah 11 responden. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey dengan metode analisis data yang digunakan adalah metode analisis deskriptif asosiatif karena adanya variabel yang akan dijelaskan dan ditelaah seberapa besar pengaruh dari varibel yang diteliti. Analisis data menggunakan statistika parametrik dengan bantuan software SPSS (Statistical Product and Service Solution) 20.0 for windows. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa self assesment system, pemeriksaan pajak dan sistem administrasi perpajakan tidak berpengaruh signifikan terhadap tingkat kepatuhan wajib pajak dengan kontribusi pengaruh yang diberikan sebesar 53%, sedangkan sisanya sebesar 47% merupakan pengaruh dari variabel lain yang tidak diteliti.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/123456789/3656
Date: 2014


Files in this item

Files Size Format View
Cover.pdf 16.04Kb PDF View/Open
Lembar Pengesahan.pdf 360.1Kb PDF View/Open
Abstrak.pdf 106.4Kb PDF View/Open
Kata Pengantar.pdf 176.0Kb PDF View/Open
Daftar Isi.pdf 87.33Kb PDF View/Open
Bab 1.pdf 124.2Kb PDF View/Open
Bab 2.pdf 279.8Kb PDF View/Open
Bab 3.pdf 255.3Kb PDF View/Open
Bab 4.pdf 558.0Kb PDF View/Open
Bab 5.pdf 77.10Kb PDF View/Open
Daftar Pustaka.pdf 77.53Kb PDF View/Open

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record