HUBUNGAN KEPEMIMPINAN OPININ (OPINION LEADER) DAN PENGETAHUAN MASYARAKAT DENGAN NIAT MASYARAKAT UNTUK MENGGUNAKAN BAHASA SUNDA SEBAGAI BAHASA SEHARI-HARI DI KOTA BANDUNG

Widyatama Repository

HUBUNGAN KEPEMIMPINAN OPININ (OPINION LEADER) DAN PENGETAHUAN MASYARAKAT DENGAN NIAT MASYARAKAT UNTUK MENGGUNAKAN BAHASA SUNDA SEBAGAI BAHASA SEHARI-HARI DI KOTA BANDUNG

Show full item record

Title: HUBUNGAN KEPEMIMPINAN OPININ (OPINION LEADER) DAN PENGETAHUAN MASYARAKAT DENGAN NIAT MASYARAKAT UNTUK MENGGUNAKAN BAHASA SUNDA SEBAGAI BAHASA SEHARI-HARI DI KOTA BANDUNG
Author: Saepulloh, Muhammad Suhendar
Abstract: Penelitian ini dimaksudkan untuk memperoleh hasil analisis hubungan kepemimpinan opini (opinion leader) dan pengetahuan masyarakat dengan niat masyarakat untuk menggunakan bahasa sunda sebagai bahasa sehari-hari. Metode penelitian yang digunakan adalah metode analisis deskriptif. Penelitian deskriptif bertujuan untuk memperoleh hasil penelurusan dan kajian mengenai kepemimpinan opini (opinion leader), pengetahuan masyarakat dan niat masyarakat. Sedangkan teknik pengumpulan data yaitu dengan metode exploratory dimana teknik pengumpulan data melalui wawancara dan penyebaran kuesioner yang berguna untuk menjelaskan kausal antara variabel-variabel melalui pengujian hipotesis dengan jumlah sampel 124 orang dari 150 populasi. Dari hasil penelitian diketahui bahwa nilai F hitung sebesar 20.506 dengan tingkat signifikan sebesar 0.000 < 0.05 yang menunjukan bahwa kepemimpinan opini (opinion leader) dan pengetahuan masyarakat secara bersama-sama/simultan memiliki hubungan yang signifikan terhadap niat masyarakat untuk menggunakan bahasa sunda sebagai bahasa sehari-hari. Sedangkan secara parsial hasil penelitian ini menunjukan bahwa kepemimpinan opini (opinion leader) memiliki hubungan yang lebih besar dibandingkan dengan pengetahuan masyarakat, hal ini menunjukan bahwa kepemimpinan opini (opinion leader) memiliki pengaruh yang lebih besar terhadap niat masyarakat untuk menggunkan bahasa sunda sebagai bahasa sehari-hari dibandingkan dengan pengetahuan masyarakat. Kepemimpinan opini (opinion leader) harus lebih aktif dalam mengsosialisasikan tentang penggunaan dan perkembangan bahasa sunda karena memiliki pengaruh yang lebih besar dibandingkan dengan pengetahuan masyarakat. Selain itu juga memberikan informasi dan saran kepada teman atau kerabat tentang manfaat dari penggunaan bahasa sunda guna menjaga kelestarian bahasa dan kebudayaan sunda akan meningkatkan pengetahuan masyarakat. Penelitian selanjutnya bisa dilakukan dengan melihat variabel lain yang mempengaruhi niat masyarakat untuk menggunakan bahasa sunda sebagai bahasa sehari-hari. Variabel citra bahasa sunda dan faktor internal bisa digunakan untuk meneliti lebih lanjut dari niat masyarakat untuk menggunakan bahasa sunda sebagai bahasa sehari-hari di Kota Bandung.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/123456789/3625
Date: 2014


Files in this item

Files Size Format View
Cover.pdf 67.42Kb PDF View/Open
Lembar Pengesahan.pdf 589.8Kb PDF View/Open
Abstrak.pdf 35.21Kb PDF View/Open
Kata Pengantar.pdf 297.0Kb PDF View/Open
Daftar Isi.pdf 449.0Kb PDF View/Open
Bab 1.pdf 174.0Kb PDF View/Open
Bab 2.pdf 435.3Kb PDF View/Open
Bab 5.pdf 93.19Kb PDF View/Open
Daftar Pustaka.pdf 187.6Kb PDF View/Open

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record