PENGARUH RASIO LIKUIDITAS, RASIO PROFITABILITAS, DAN RASIO AKTIVITAS TERHADAP HARGA SAHAM PADA SEKTOR PERTAMBANGAN YANG GO PUBLIC DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2005-2009

Widyatama Repository

PENGARUH RASIO LIKUIDITAS, RASIO PROFITABILITAS, DAN RASIO AKTIVITAS TERHADAP HARGA SAHAM PADA SEKTOR PERTAMBANGAN YANG GO PUBLIC DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2005-2009

Show full item record

Title: PENGARUH RASIO LIKUIDITAS, RASIO PROFITABILITAS, DAN RASIO AKTIVITAS TERHADAP HARGA SAHAM PADA SEKTOR PERTAMBANGAN YANG GO PUBLIC DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2005-2009
Author: Amran, Yasir
Abstract: Skripsi ini disusun oleh Yasir Amran NPM. 02.07.001 dengan judul “Pengaruh Rasio Likuiditas, Rasio Profitabilitas, dan Rasio Aktivitas Terhadapa Harga Saham Pada Sektor Pertambangan Yang Go Publik di Bursa Efek Indonesia periode 2005-2009”. Jurusan Manajemen Fakultas Bisnis dan Manajemen Universitas Widyatama Bandung 2011, di bawah bimbingan Bapak. Salim Munabi, S.E.,MM. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mengetahui perkembangan rasio likuiditas, rasio profitabilitas, dan rasio aktivitas perusahaan sektor pertambangan, perkembangan harga saham perusahaan sektor pertambangan, dan pengaruh rasio likuiditas dengan indikator Current Ratio (CR), Ratio Profitabilitas dengan indikator Return On Investment (ROI), dan Rasio Aktivitas dengan indikator Total Assets Turnover (TATO) terhadap harga saham abik secara simultan maupun secara parsial. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dan metode verifikatif. Alat statistik yang digunakan untuk mengolah dan menganalisis data yang diteliti adalah analisis regresi, korelasi dan koefisien determinasi. Sedangkan pengujian hipotesis menggunakan uji t untuk pengujian secara parsial dan uji F untuk pengujian secara simultan, dengan menggunakan program SPSS 13.0. Berdasarkan hasil penelitian unutuk Current Ratio rata-rata selama periode 2005-209 sebesar 2,93X. Return On Investment rata-rata selama periode 2005-2009sebesar 9,41%. Dan Total Assets Turnover rata-rata selama periode 2005-2009 sebesar 0,49X. Dan menurut penulis kinerja keuangan perusahaan sektor pertambangan dinilai cukup baik. Sedangakan untuk harga saham rata-rata selama periode 2005-2009 perusahaan sektor pertambangan sebesar Rp 3.636. Berdasarkan hasil pengolahan data, hasil analisis statistik secara parsial untuk Current Ratio diperoleh nilai koefisien korelasi sebesar 0,042 dan determinasi sebesar 0,2%. Yang berarti bahwa Current Ratio memiliki hubungan yang sedang dan positif dengan harga saham. Berdasarkan uji hipotesis dengan menggunakan tingkat signifikansi 5% (α = 0,05) hasil uji t untuk X1 terhadap Y diperoleh thitung (0,190) < ttabel(interpolasi) (2,10), artinya H0 diterima. Maka Current Ratio tidak berpengaruh secara signifikan terhadap Harga Saham. Hasil analisis statistik secara parsial untuk return On Investment diperoleh nilai koefisien korelasi sebesar 0,557 dan determinasi yang diperoleh sebesar 31%. Yang berarti bahwa Return On Investment memiliki hubungan yang sedang dan positif dengan harga saham. Berdasarkan uji hipotesis dengan menggunakan tingkat signifikansi 5% (α = 0,05) hasil uji t untuk X2 terhadap Y diperoleh thitung (2,996) > ttabel(interpolasi) (2,10), artinya H0 ditolak. Maka Return On Investment berpengaruh secara signifikan terhadap Harga Saham. hasil analisis statistik secara parsial untuk Total Assets Turnover diperoleh nilai koefisien korelasi sebesar 0,484 dan determinasi sebesar 23,4%. Yang berarti bahwa Total Assets Turnover memiliki hubungan yang sedang dan positif dengan harga saham. Berdasarkan uji hipotesis dengan menggunakan tingkat signifikansi 5% (α = 0,05) hasil uji t untuk X2 terhadap Y diperoleh thitung (2,471) > ttabel(interpolasi) (2,10), artinya H0 ditolak. Maka Total assets Turnover berpengaruh secara signifikan terhadap Harga Saham. Untuk hasil analisis statistik secara simultan diperoleh nilai koefisien korelasi sebesar 0,641dan determinasi sebesar 41,1%. Yang berarti bahwa Current Ratio (X1), Return On Investment (X2) dan Total Assets Turnover (X3) memiliki hubungan yang kuat dan positif dengan harga saham (Y). Berdasarkan uji hipotesis dengan menggunakan tingkat signifikansi 5% (α = 0.05) hasil uji F, didapat bahwa besarnya Current Ratio (X1), Return On Investment (X2) dan Total Assets Turnover (X3) terhadap Harga Saham(Y) berpengaruh secara signifikan, karena nilai Fhitung > Ftabel yaitu 4,187 > 3,16, artinya Fhitung berada di daerah penolakan Ho yang menunjukkan bahwa Current Ratio(X1), Return On Investment(X2) dan Total assets Turnover (X3) secara simultan berpengaruh secara signifikan terhadap Harga Saham (Y).
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/123456789/3440
Date: 2011


Files in this item

Files Size Format View
Cover.pdf 84.66Kb PDF View/Open
Abstrak.pdf 103.2Kb PDF View/Open
Bab 1.pdf 367.4Kb PDF View/Open
Bab 2.pdf 303.5Kb PDF View/Open
Bab 5.pdf 120.3Kb PDF View/Open
Daftar Pustaka.pdf 33.77Kb PDF View/Open

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record