PENGARUH KOMPENSASI TERHADAP SEMANGAT KERJA KARYAWAN PADA RUMAH MAKAN RESEP MOYANG

Widyatama Repository

PENGARUH KOMPENSASI TERHADAP SEMANGAT KERJA KARYAWAN PADA RUMAH MAKAN RESEP MOYANG

Show full item record

Title: PENGARUH KOMPENSASI TERHADAP SEMANGAT KERJA KARYAWAN PADA RUMAH MAKAN RESEP MOYANG
Author: Feriani, Nissa
Abstract: Penelitian ini disusun oleh Nissa Feriani, NRP : 02.03.336, berjudul Pengaruh Kompensasi Terhadap Semangat Kerja Karyawan Pada rumah makan Resep Moyang di bawah bimbingvan Ibu Sri Wiludjeng SP, S.E.,M.P. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk kompensasi yang diberikan kepada karyawan, tingkat semangat kerja karyawan dan pengaruh kompensasi terhadap semangat kerja karyawan. Alat penelitian yang digunakan dengan metode sensus, dan pengumpulan data melalui kuesioner, observasi dan kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bentuk kompensasi yang diberikan kepada karyawan pada rumah makan Resep Moyang yaitu Kompensasi langsung (Direct Compensation) dalam bentuk gaji. Dan Kompensasi tidak langsung (Indirect Compensation) seperti tunjangan kesehatan dan tunjangan keluarga. Sedangkan tanggapan responden mengenai kompensasi di Rumah makan Resep Moyang dapat dikatakan baik, karena nilai rata-rata dari keseluruhan pernyataan adalah sebesar 3,77 berada pada interval 3,40 4,19. Tingkat semangat kerja karyawan pada rumah makan Resep Moyang berdasarkan hasil tanggapan karyawan Rumah makan Resep Moyang dapat dikatakan tinggi, karena nilai ratarata dari keseluruhan pernyataan adalah sebesar 3,95 berada pada interval 3,40 4,19. Pengaruh kompensasi terhadap semangat kerja karyawan rumah makan Resep Moyang berdasarkan hasil uji korelasi rank spearman yaitu 0.730 yang termasuk kategori kuat yang berada pada interval 0.60 0.799. Untuk arah hubungan menunjukan arah hubungan positif atau searah artinya jika kompensasi sesuai dengan harapan karyawan maka semangat kerja akan meningkat juga, dan begitu pula sebaliknya. Sedangkan Besarnya pengaruh kompensasi terhadap semangat kerja karyawan sebesar 53,29% dan sisanya 46,71% dipengaruhi oleh variabel yang tidak diteliti oleh penulis misalnya pelatihan, program kesejahteraan karyawan. Dari hasil uji analisis bahwa ttabel = 1,701 dan t hitung = 5,63 berada di daerah penolakan Ho dengan demikian Ho ditolak dan Ha diterima. Hal ini berarti hipotesis yang penulis ajukan pada Bab I yaitu Jika kompensasi diberikan dengan cara adil dan tepat, maka semangat kerja karyawan akan meningkat , dapat diterima. Penulis menyarankan untuk memberikan jaminan asuransi kecelakaan kerja secara professional melalui lembaga asuransi, hal ini akan membantu perusahaan maupun karyawan apabila terjadi sesuatu ketika menjalankan operasional. Lebih dari itu akan menambah semangat kerja karyawannya.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/123456789/3347
Date: 2011


Files in this item

Files Size Format View
Cover.pdf 29.77Kb PDF View/Open
Abstrak.pdf 43.74Kb PDF View/Open
Bab 1.pdf 82.02Kb PDF View/Open
Bab 2.pdf 81.84Kb PDF View/Open
Bab 5.pdf 36.55Kb PDF View/Open
Daftar Pustaka.pdf 26.13Kb PDF View/Open

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record