PENGARUH KOMPETENSI DAN INDEPENDENSI AUDITOR INTERNAL TERHADAP RISIKO PENGENDALIAN INTERNAL (Studi Kasus Pada Perusahaan Transportasi Darat)

Widyatama Repository

PENGARUH KOMPETENSI DAN INDEPENDENSI AUDITOR INTERNAL TERHADAP RISIKO PENGENDALIAN INTERNAL (Studi Kasus Pada Perusahaan Transportasi Darat)

Show full item record

Title: PENGARUH KOMPETENSI DAN INDEPENDENSI AUDITOR INTERNAL TERHADAP RISIKO PENGENDALIAN INTERNAL (Studi Kasus Pada Perusahaan Transportasi Darat)
Author: Hapsari, Dini Wahyu
Abstract: PT Kereta Api Indonesia (Persero) merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang transportasi darat. Dalam kegiatan operasionalnya, PT Kereta Api Indonesia (Persero) membutuhkan pengawas intern dalam usaha meningkatkan pengendalian intern perusahaan yang efektif. Pengendalian intern yang efektif dapat terwujud salah satunya bila auditor internal dapat menilai risiko pengendalian internal dengan baik. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi risiko pengendalian internal diantaranya kompetensi dan independensi. Berdasarkan hal tersebut maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kompetensi dari auditor internal; bagaimana independensi dari auditor internal; bagaimana risiko pengendalian internal; bagaimana pengaruh kompetensi dan independensi auditor internal terhadap risiko pengendalian internal pada PT Kereta Api Indonesia (Persero). Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian asosiatif kausal, dengan pendekatan studi kasus. Data primer diperoleh dari kuesioner dengan sampel sebanyak 20 responden. Metode analisis data menggunakan perhitungan Korelasi Berganda, Regresi Linear Berganda, Koefesien Determinasi, Uji t dan Uji F untuk melakukan pengujian dilakukan dengan bantuan software SPSS versi 17.00.Dari hasil penelitian diperoleh hasil bahwa terdapat hubungan yang positif antara kompetensi dan independensi auditor internal terhadap risiko pengendalian internal. Berdasarkan perhitungan koefisien korelasi sebesar 0,958, dan termasuk dalam hubungan yang sangat kuat. Adapun koefisien regresi variabel kompetensi (X1) sebesar 0,412 dan koefisien regresi untuk variabel independensi (X2) sebesar 0,889. Sedangkan koefisien determinasinya sebesar 91,7% terhadap risiko pengendalian internal. Adapun uji t dan uji F dengan taraf kesalahan 5%, diperoleh hasil pengujian nilai Fh sebesar 94,262 dengan nilai Ftabel sebesar 3,5 karena Fh > Ftabel maka ada pengaruh secara bersama-sama yang signifikan antara kompetensi dan independensi auditor internal terhadap risiko pengendalian internal. Sedangkan uji t didapat thitung untuk variabel X1 dengan Y sebesar 3,994 dengan ttabel sebesar 2,110 maka secara parsial terdapat pengaruh yang signifikan antara kompetensi terhadap risiko pengendalian auditor internal dan thitung untuk variabel X2 dengan Y sebesar 4,416 dengan ttabel 2,110 maka secara parsial terdapat pengaruh yang signifikan antara independensi terhadap risiko pengendalian internal. Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa kompetensi dan independensi auditor internal pada PT Kereta Api Indonesia (Persero) tergolong tinggi dan memadai. Penilaian risiko pengendalian internal juga telah tergolong sangat baik. Untuk meningkatkan kompetensi dan independensi auditor internal perlu diadakan peningkatan pelatihan mengenai audit, sertifikasi, dan pendidikan berkelanjutan (PPL) secara keseluruhan dan kontinu, serta pengawasan tindak lanjut oleh auditor internal dan Komite Audit perusahaan untuk mengevaluasi penilaian risiko pengendalian internal agar pengendalian internal dapat berjalan sebagaimana mestinya.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/123456789/3303
Date: 2012-12-14


Files in this item

Files Size Format View
cover Prosiding.pdf 305.9Kb PDF View/Open
DAFTAR ISI.pdf 270.2Kb PDF View/Open
Editor.pdf 163.1Kb PDF View/Open
KATA PENGANTAR KETUA PRODI AKUNTANSI.pdf 105.4Kb PDF View/Open
DINI WAHYU HAPSARI.pdf 496.6Kb PDF View/Open

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record