PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH DAN DANA PERIMBANGAN TERHADAP BELANJA MODAL (Studi Kasus pada Pemerintah Kota Bandung)

Widyatama Repository

PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH DAN DANA PERIMBANGAN TERHADAP BELANJA MODAL (Studi Kasus pada Pemerintah Kota Bandung)

Show full item record

Title: PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH DAN DANA PERIMBANGAN TERHADAP BELANJA MODAL (Studi Kasus pada Pemerintah Kota Bandung)
Author: Kadafi, Muhammad Edwin
Abstract: PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH DAN DANA PERIMBANGAN TERHADAP BELANJA MODAL (Studi Kasus pada Pemerintah Kota Bandung) ABSTRACK Regional Autonomy policy has brought about major changes in the patterns of local governance. Regional government are required to maximize the potential in administering government, because regional autonomy make regional governments have a more dominant role than before. In addition, local governments are required to have an actual development program, such as prioritize allocation of capital expenditure. The purpose of this study is to determine the effect of local original income which are source of income native of local government and balancing fund that is transfer from the central government against capital spending in bandung. Data of this research are secondary data that was taken from Directorate General of Fiscal Balance, Ministry of Finance Republic of Indonesia during nine period, between 2003 – 2011 In the form of a report the realization of budget income and regional spending and analyzed by multiple linear regression. F test showed that local revenue and balancing fund simultaneously influence allocating capital spending significantly. Then, t test showed us that local own source revenue and balancing fund significantly influence on capital spending. This result are still need the further confirmation for trhe next research, because the lack of this research.
Description: PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH DAN DANA PERIMBANGAN TERHADAP BELANJA MODAL (Studi Kasus pada Pemerintah Kota Bandung) ABSTRAK Kebijakan Otonomi daerah telah membawa perubahan besar dalam pola pemerintahan daerah. Pemerintah daerah dituntut untuk lebih memaksimalkan potensinya dalam mengelola pemerintahan, karena dengan otonomi daerah ini pemerintah daerah memiliki peran yang lebih dominan dibanding sebelumnya. Salah satu isu penting dalam otonomi daerah ini adalah kemampuan pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan belanja nya. Selain itu pemerintah daerah dituntut untuk memiliki program pembangunan yang nyata terasa dimasyarakat, diantaranya dengan memprioritaskan alokasi belanja modal. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pendapatan asli daerah yang merupakan sumber penghasilan asli dari pemerintah daerah dan dana perimbangan yang merupakan transfer dari pemerintah pusat terhadap belanja modal pada pemerintah Kota Bandung. Data penelitian ini diambil selama sembilan periode, yaitu antara tahun 2003-2011. Data penelitian ini adalah data sekunder yaitu, data dari Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Departemen Keuangan yaitu berupa laporan realisasi anggaran pendapatan dan belanja daerah pada periode 2003-2011. Model analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda. Berdasarkan uji F, dapat disimpulkan bahwa variabel pendapatan asli daerah dan dana perimbangan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap pengalokasian belanja modal. Selanjutnya, hasil uji t menunjukkan bahwa variabel pendapatan asli daerah dan dana perimbangan berpengaruh signifikan terhadap belanja modal.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/123456789/3287
Date: 2014-03


Files in this item

Files Size Format View Description
Muhammad Edwin Kadafi 0107335.pdf 903.4Kb PDF View/Open PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH DAN DANA PERIMBANGAN TERHADAP BELANJA MODAL

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record