PENGUKURAN KINERJA KEUANGAN DENGAN MENGGUNAKAN ANALISIS ECONOMIC VALUE ADDED (EVA) DAN MARKET VALUE ADDED (MVA) PADA PERUSAHAAN SEMEN YANG GO PUBLIC DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2006-2010

Widyatama Repository

PENGUKURAN KINERJA KEUANGAN DENGAN MENGGUNAKAN ANALISIS ECONOMIC VALUE ADDED (EVA) DAN MARKET VALUE ADDED (MVA) PADA PERUSAHAAN SEMEN YANG GO PUBLIC DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2006-2010

Show full item record

Title: PENGUKURAN KINERJA KEUANGAN DENGAN MENGGUNAKAN ANALISIS ECONOMIC VALUE ADDED (EVA) DAN MARKET VALUE ADDED (MVA) PADA PERUSAHAAN SEMEN YANG GO PUBLIC DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2006-2010
Author: Ekawati, Esti
Abstract: Suatu perusahaan dalam kegiatan bisnisnya mempunyai tujuan utama yaitu untuk memaksimalkan kekayaan perusahaan dan juga para pemegang saham. Salah satu alat ukur kinerja keuangan untuk melihat tingkat keberhasilan manajemen dalam mengelola sumber daya keuangan yang dimilki oleh perusahaan adalah dengan menggunakan EVA dan MVA. Penggunaan pendekatan EVA dan MVA dalam penelitian didasarkan bahwa pendekatan ini lebih mencerminkan nilai perusahaan dibanding dengan analisis rasio keuangan dan pendekatan ini mampu menggambarkan tingkat pengembalian kekayaan yang dihasilkan bagi para investor dan juga perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kinerja keuangan dan untuk mengetahui perbedaan kinerja keuangan perusahaan-perusahaan di industri semen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan dan perbandingan penilaian kinerja perusahaan menggunakan EVA dan MVA di Bursa Efek Jakarta periode 2006 sampai 2010. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode explanatory melalui pendekatan komparatif. Sedangkan data yang diperoleh dalam penelitian ini merupakan data sekunder yang kemudian diolah kembali dengan metode analisis yang digunakan adalah statistik parametric. Dan pengujian hipotesis yang digunakan adalah dengan uji t Independent Sample T Test untuk menguji dua rata-rata dari dua sampel yang tidak terikat dengan tingkat keyakinan (α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan secara parsial menggunakan uji t, variabel Economic Value Added (EVA) antara SMCB-INTP tidak terdapat perbedaan signifikan dengan nilai thitung≥ttabel (- 2,303≥-2,306), EVA antara SMCB-SMGR terdapat perbedaan signifikan dengan nilai thitung≤ ttabel (-3,974≤-2,306) dan EVA antara INTP-SMGR tidak terdapat perbedaan signifikan dengan nilai thitung≥ttabel (-0,937≥-2,306). Sedangkan variabel Market Value Added (MVA) antara SMCB-INTP terdapat perbedaan signifikan dengan nilai thitung≤ ttabel (-3,319≤-2,306), MVA antara SMCBSMGR tidak terdapat perbedaan signifikan dengan nilai thitung≥ttabel (-1,745≥-2,306) dan MVA antara INTP-SMGR tidak terdapat perbedaan signifikan dengan nilai thitung≥ttabel (-1,038≥-2,306).
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/123456789/3281
Date: 2012


Files in this item

Files Size Format View
Cover.pdf 172.4Kb PDF View/Open
Lembar Pengesahan.pdf 162.6Kb PDF View/Open
Abstrak.pdf 205.8Kb PDF View/Open
Kata Pengantar.pdf 227.6Kb PDF View/Open
Daftar Isi.pdf 223.2Kb PDF View/Open
Bab 1.pdf 315.1Kb PDF View/Open
Bab 2.pdf 465.6Kb PDF View/Open
Bab 5.pdf 196.3Kb PDF View/Open
Daftar Pustaka.pdf 185.6Kb PDF View/Open
Lampiran.pdf 526.5Kb PDF View/Open

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record