SUATU TINJAUAN ANALISIS RASIO LIKUIDITAS PADA BALAI PERTEMUAN BUMI SANGKURIANG

Widyatama Repository

SUATU TINJAUAN ANALISIS RASIO LIKUIDITAS PADA BALAI PERTEMUAN BUMI SANGKURIANG

Show full item record

Title: SUATU TINJAUAN ANALISIS RASIO LIKUIDITAS PADA BALAI PERTEMUAN BUMI SANGKURIANG
Author: Maryati, Moetiara Poetri
Abstract: Perusahaan merupakan salah satu unsur yang membangun perekonomian bangsa Indonesia. Setiap perusahaan tentunya membutuhkan investor dan kreditur untuk mendukung kegiatan perusahaan agar dapat terus bertahan dalam persaingan dunia usaha. Dalam menyalurkan investasinya, baik para investor maupun para kreditur akan sangant berhati-hati, dan salah satu yang menjadi pertimbangan dalam penyaluran investasi tersebut adalah tingkat likuiditas perusahaan. Tingkat likuiditas ini dapat dihitung dengan cara melakukan analisis rasio likuiditas. Analisis rasio likuiditas adalah suatu analisis yang mengukur kemampuan perusahaan dalam melunasi hutang jangka pendeknya. Analisis ini terdiri dari current assets ratio, quick acid ratio , cash ratio, dan working capital to total assets ratio. Oleh karena itu penulis tertarik untuk menulis Laporan Tugas Akhir dengan judul “Suatu Tinjauan Analisis Rasio Likuiditas Pada Balai Pertemuan Bumi Sangkuriang” Analisis rasio likuiditas tersebut mengukur sampai sejauh mana Balai Pertemuan Bumi Sangkuriang mampu memenuhi kewajiban jangka pendeknya. Dari hasil analisis rasio likuiditas yang dilakukan oleh penulis, dapat diketahui bahwa Balai Pertemuan Bumi Sangkuriang memiliki tingkat likuiditas yang cukup baik, karena likuiditas perusahaan ini mencapai angka 200% lebih. Pada tahun 2001 nilai current assets ratio adalah sebesar 303.12%, tahun 2002 sebesar 432,23% dan tahun 2003 sebesar 249,33%. Nilai quick acid ratio pada tahun 2001,2002,2003 berturut-tuirut adalah sebesar 282,17%, 407,17%, dan224,94%. Nilai cash ratio pada tahun 2001 sampai tahun 2003 adalah sebesar 199,56%, 329,38%, dan 156,53%. Sedangkan nilai working capital ti total assets ratio tahun 2001, 2002, dan 2003 adalah sebesar 18,1%, 24,2%, dan 14,1%. Dari hasil tersebut juga diketahui bahwa pada tahun 2003, perusahaan mengalami penurunan tingkat likuiditas. Dengan menurunnya tingkat likuiditas diharapkan perusahaan dapat lebih terpacu lagi untuk meningkatkan produktivitas perusahaan. Terdapat beberapa factor yang menghambat proses perhitungan analisis rasio likuiditas pada Balai Pertemuan Bumi Sangkuriang sehingga perhitungan analisis rasio likuiditas tidak dapat dilakukan secara berkala. Dengan diadakanya penelitian ini diharapkan dapat membantu perusahaan, khususnya pada bidang keuangan.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/123456789/2969
Date: 2005


Files in this item

Files Size Format View
Cover.pdf 8.002Kb PDF View/Open
Lembar Pengesahan.pdf 24.11Kb PDF View/Open
Abstrak.pdf 26.58Kb PDF View/Open
Kata Pengantar.pdf 28.03Kb PDF View/Open
Daftar Isi.pdf 27.50Kb PDF View/Open
Bab 1.pdf 38.07Kb PDF View/Open
Bab 2.pdf 74.08Kb PDF View/Open
Bab 5.pdf 28.55Kb PDF View/Open
Daftar Pustaka.pdf 23.42Kb PDF View/Open
Lampiran.pdf 56.17Kb PDF View/Open

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record