PENGARUH EXPERIENTIAL MARKETING TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN STARBUCKS DI KOTA BANDUNG

Widyatama Repository

PENGARUH EXPERIENTIAL MARKETING TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN STARBUCKS DI KOTA BANDUNG

Show full item record

Title: PENGARUH EXPERIENTIAL MARKETING TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN STARBUCKS DI KOTA BANDUNG
Author: Sahiraliani, Dienni
Abstract: Starbucks merupakan salah satu tempat nongkrong masyarakat perkotaan saat ini. Salah satunya kota Bandung. Konsumen dapat menghabiskan waktunya berjam-jam hanya duntuk menikmati secangkir kopi. Tetapi pada kenyataannya untuk memberikan keunggulan bersain ataupun deferensiasi pada suatu produk perusahaan. Starbucks menggunakan strategi experiential marketing. Yang berfungsi untuk memberikan pengalaman positif dengan jalan mengikat emosi konsumen. Hal tersebut di dilakukan untuk menghasilkan kepuasan konsumen dari pengalaman positif tadi.karena tidak dipungkiri lagi kepuasan konsumen merupakan hal vital yang sangat diperhatikan oleh setiap perusahaan. Apabila konsumen sudah puas maka kemungkinan untuk datang kembali akan lebih besar dan menimbulkan lotalitas. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui bagaimana pelaksanaan experiential marketing di starbucks. Untuk mengetahui bagaimana kepuasan konsumen di starbucks, untuk mengetahui bagaimana pengaruh experiential marketing terhadap kepuasan konsumen di starbucks. Metodelogi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriftif. Deskriftif adalah metode penelitian untuk membuat gambaran mengenai situasi atau kejadian, sehingga metode ini berkehendak mengadakan akumulasi data dasar belakang.dan verifikasi untuk mencari menguji hipotesis penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan jalan kepustakaan, observasi dengan jalan wawancara dan menyebarkan kuesioner kepada 125 responden. Berdasarkan hasil analisis data yang didapat dari kuesioner bahwa tanggapan responden tentang pelaksanaan experiential marketing di starbucks sangat baik yaitu dengan nilai rata-rata 4,08 dan tanggapan responden tentang kepuasan konsumen baik yaitu dengan niali rata-rata 3,50. Selanjutnya yaitu pengaruh experiential marketing secara keseluruhan sebesar R square 0,603 atau 63,03% mempengaruhi kepuasan konsumen. Sedangkan secara per atribut variabel feel 3,020 >1,98, think 4,521 > 1,98 dan act 2,962 > 1,98saja yang berpengaruh sense dan related tidak berpengaruh. Kesimpulan nya adalah experiential marketing berpengaruh positif signifikan terhadap kepuasan konsumen, tetapi dalam hal kebersihan, layout aroma –aromi yang yang menggugah selera harus lebih ditingkatkan terutama dalam menjalin hubungan dengan konsumen melalui sosial media.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/123456789/2700
Date: 2013


Files in this item

Files Size Format View
Cover.pdf 40.43Kb PDF View/Open
Abstrak.pdf 192.3Kb PDF View/Open
Bab 1.pdf 437.7Kb PDF View/Open
Bab 2.pdf 427.8Kb PDF View/Open
Bab 5.pdf 40.29Kb PDF View/Open
Daftar Pustaka.pdf 258.1Kb PDF View/Open

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record