PENGARUH TINGKAT SUKU BUNGA SBI DAN TINGKAT INFLASI (IHK) TERHADAP INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN (IHSG) PADA BURSA EFEK INDONESIA (BEI) PERIODE 2004-2009

Widyatama Repository

PENGARUH TINGKAT SUKU BUNGA SBI DAN TINGKAT INFLASI (IHK) TERHADAP INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN (IHSG) PADA BURSA EFEK INDONESIA (BEI) PERIODE 2004-2009

Show full item record

Title: PENGARUH TINGKAT SUKU BUNGA SBI DAN TINGKAT INFLASI (IHK) TERHADAP INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN (IHSG) PADA BURSA EFEK INDONESIA (BEI) PERIODE 2004-2009
Author: Nirmala, Diondra
Abstract: September 2008 adalah bulan dimana perusahaan-perusahaan besar di dunia gulung tikar. Hal ini terjadi akibat dari subprime mortgage (kredit macet) yang terjadi di tahun sebelumnya. Krisis ini terancam berakhir dengan depresiasi ekonomi yang mendunia. Depresi ini diperkirakan akan menghentikan pertumbuhan kesejahteraan dan lapangan kerja dalam perekonomian Barat selama kira-kira lebih dari satu dekade. Boedie, Weston, dan Brigham menyatakan bahwa beberapa faktor yang mempengaruhi harga saham adalah profitabilitas, suku bunga, inflasi, dan nilai tukar. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Tingkat Suku Bunga SBI dan Tingkat Inflasi (IHK) Terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2004 - 2009. Baik secara simultan maupun parsial. Metode penelitian yang digunakan metode deskriptif dan verifikatif. Tujuan dari penelitian deskriptif ini adalah untuk membuat deskripsi, gambaran atau lukisan secara sistematis, faktual, dan akurat mengenai fakta-fakta, sifat-sifat serta hubungan antar fenomena yang diselidiki, sedangkan metode penelitian verifikatif bertujuan untuk menjawab permasalahan mengenai hubungan serta pengaruh antara variabel independen terhadap variabel dependen di dalam penelitian ini. Dalam melakukan pengujian hipotesis penulis menggunakan uji t untuk hipotesis parsial dan uji F untuk hipotesis simultan. Sedangkan alat statistik berupa regresi, korelasi, dan determinasi dilakukan melalui program SPSS for windows 12.0, dengan terlebih dahulu melakukan uji asumsi klasik yang meliputi uji normalitas, autokorelasi, multikolinearitas, dan heteroskedastis. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui tingkat suku bunga SBI dan inflasi yang mempengaruhi indeks harga saham gabungan. Dari pengujian secara parsial yang dilakukan penulis dapat disimpulkan bahwa pada Tingkat Suku Bunga SBI Ho diterima karena nilai sig.(0.283) > , artinya Tingkat Suku Bunga SBI tidak berpengaruh secara signifikan terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Pada Tingkat Inflasi (IHK) Ho diterima karena nilai sig.(0.076) > , artinya Tingkat Inflasi (IHK) tidak berpengaruh secara signifikan terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Sedangkan dari hasil pengujian secara simultan yang dilakukan penulis yaitu sig.(0.171) > yang berarti Ho diterima, maka dapat disimpulkan bahwa Pengaruh Tingkat Suku Bunga SBI dan Tingkat Inflasi (IHK) terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2004- 2009 tidak signifikan , artinya hasil penelitian tidak mewakili dan menggambarkan keadaan ekonomi sebenarnya, karena uji signifikan adalah tidak signifikan.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/123456789/2538
Date: 2010


Files in this item

Files Size Format View
Cover.pdf 39.90Kb PDF View/Open
Abstrak.pdf 51.06Kb PDF View/Open
Bab 1.pdf 112.6Kb PDF View/Open
Bab 2.pdf 219.0Kb PDF View/Open
Bab 5.pdf 52.58Kb PDF View/Open
Daftar Pustaka.pdf 34.88Kb PDF View/Open

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record