PENGARUH KEPUTUSAN INVESTASI, STRUKTUR MODAL DAN KEBIJAKAN DIVIDEN TERHADAP STRUKTUR KEPEMILIKAN PERUSAHAAN PADA SEKTOR PERTAMBANGAN YANG GO PUBLIC DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2003-2008

Widyatama Repository

PENGARUH KEPUTUSAN INVESTASI, STRUKTUR MODAL DAN KEBIJAKAN DIVIDEN TERHADAP STRUKTUR KEPEMILIKAN PERUSAHAAN PADA SEKTOR PERTAMBANGAN YANG GO PUBLIC DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2003-2008

Show full item record

Title: PENGARUH KEPUTUSAN INVESTASI, STRUKTUR MODAL DAN KEBIJAKAN DIVIDEN TERHADAP STRUKTUR KEPEMILIKAN PERUSAHAAN PADA SEKTOR PERTAMBANGAN YANG GO PUBLIC DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2003-2008
Author: Komara, Bukhary Muslim
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh keputusan investasi, struktur modal, dan kebijakan dividen terhadap struktur kepemilikan pada sektor pertambangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) sebagai variabel dependen baik secara simultan maupun parsial. Di dalam penelitian ini Keputusan Investasi, Struktur Modal dan Kebijakan Dividend yang akan diukur pengaruhnya terhadap Struktur Kepemilikan perusahaan. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan metode verifikatif. Alat analisis statistik yang digunakan berupa analisis jalur, korelasi dan koefisien determinasi. Dalam melakukan pengujian hipotesis, penulis menggunakan uji signifikansi t untuk hipotesis parsial dan uji F untuk hipotesis simultan yang pengolahannya dilakukan dengan bantuan program SPSS 15.0. Data diperoleh melalui laporan keuangan per tahun mulai dari tahun 2003 sampai dengan tahun 2008. Berdasarkan hasil pengolahan data dengan menggunakan analisis jalur, terdapat empat substruktur yang di uji. Substruktur pertama secara simultan diperoleh bahwa variabel investasi dan DPR memiliki hubungan yang sangat lemah dengan variabel DER, serta diperoleh koefisien determinasi sebesar 0,039 atau sebesar 3,9%. Berdasarkan uji hipotesis hasil uji F secara simultan, didapat bahwa investasi (X1) dan DPR (X3) tidak berpengaruh terhadap DER (X2), karena nilai Fhitung (0,546) Ftabel (3,35). Secara parsial keputusan investasi dan kebijakan dividend tidak berpengaruh terhadap struktur modal. Substruktur kedua secara simultan diperoleh bahwa variabel keputusan investasi, struktur modal, kebijakan dividend memiliki hubungan yang sangat lemah dengan kepemilikan manajerial, dan diperoleh koefisien determinasi sebesar 0,116 atau sebesar 11,6%. Berdasarkan uji hipotesis hasil uji F secara simultan, didapat bahwa keputusan investasi, struktur modal, kebijakan dividend tidak berpengaruh terhadap kepemilikan manajerial, karena nilai Fhitung (1,052) Ftabel (3,01). Secara parsial keputusan investasi, struktur modal, kebijakan dividend tidak berpengaruh terhadap kepemilikan manajerial. Substruktur ketiga secara simultan diperoleh bahwa variabel keputusan investasi, struktur modal, kebijakan dividend dan kepemilikan manajerial memiliki hubungan yang kuat dengan kepemilikan institusional, dan diperoleh koefisien determinasi sebesar 0,506 atau sebesar 50,6%. Berdasarkan uji hipotesis hasil uji F secara simultan, didapat bahwa keputusan investasi, struktur modal, kebijakan dividend dan kepemilikan manajerial berpengaruh secara negatif terhadap kepemilikan institusional, karena nilai Fhitung (6,793) Ftabel (2,98). Berdasarkan uji signifikansi t diperoleh bahwa, hanya variabel kebijakan dividen yang berpengaruh negatif secara signifikan terhadap kepemilikan institusional, karena nilai 0,001 < 0.05, sedangkan keputusan investasi, struktur modal, dan kepemilikan manajerial tidak berpengaruh secara parsial terhadap kepemilikan institusional. Substruktur keempat secara simultan diperoleh bahwa variabel keputusan investasi, struktur modal, kebijakan dividend, kepemilikan manajerial dan kepemilikan institusional memiliki hubungan yang sangat kuat dengan kepemilikan publik, serta diperoleh koefisien determinasi sebesar 1,000 atau sebesar 100%. Berdasarkan uji hipotesis hasil uji F secara simultan, didapat bahwa keputusan investasi, struktur modal, kebijakan dividend, kepemilikan manajerial dan kepemilikan institusional berpengaruh secara signifikan terhadap kepemilikan publik, karena nilai Fhitung (3E+016) Ftabel (2,6207). Berdasarkan uji signifikansi t diperoleh bahwa, variabel kepemilikan manajerial dan kepemilikan institusional yang berpengaruh negatif secara signifikan terhadap kepemilikan publik, karena nilai 0,000 < 0.05 artinya secara parsial berpengaruh terhadap kepemilikan publik, sedangkan keputusan investasi, struktur modal, dan kebijakan dividen tidak berpengaruh secara parsial terhadap kepemilikan publik.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/123456789/2515
Date: 2010


Files in this item

Files Size Format View
Cover.pdf 61.21Kb PDF View/Open
Abstrak.pdf 48.25Kb PDF View/Open
Daftar Isi.pdf 61.94Kb PDF View/Open
Bab 1.pdf 168.8Kb PDF View/Open
Bab 2.pdf 455.9Kb PDF View/Open
Bab 5.pdf 103.5Kb PDF View/Open
Daftar Pustaka.pdf 162.7Kb PDF View/Open

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record