PENGARUH PERIKLANAN TERHADAP MINAT BELI KONSUMEN STARBUCKS COFFEE DI BANDUNG INDAH PLAZA

Widyatama Repository

PENGARUH PERIKLANAN TERHADAP MINAT BELI KONSUMEN STARBUCKS COFFEE DI BANDUNG INDAH PLAZA

Show full item record

Title: PENGARUH PERIKLANAN TERHADAP MINAT BELI KONSUMEN STARBUCKS COFFEE DI BANDUNG INDAH PLAZA
Author: Al Baihaqie, Willy
Abstract: Skripsi ini disusun oleh Willy Al Baihaqie (02.05.366), dengan judul ”Pengaruh Periklanan terhadap Minat Beli Konsumen Starbucks Coffee di Bandung Indah Plaza”. Di dalam penyusunan skripsi ini penulis di bawah bimbingan Bapak Salim Munabi, S.E., M.M., selaku dosen pembimbing. Metode yang digunakan oleh penulis dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif dengan mengambil sejumlah 100 orang responden sebagai sampel. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan periklanan Starbucks Coffee di Bandung Indah Plaza, untuk mengetahui minat beli konsumen Starbucks Coffee di Bandung Indah Plaza, dan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh periklanan terhadap minat beli konsumen Starbucks Coffee di Bandung Indah Plaza. Hasil penelitian menunjukkan bahwa periklanan terhadap minat beli konsumen Starbucks Coffee di Bandung Indah Plaza adalah sangat penting. Hal ini dapat dilihat dari nilai rata-rata keseluruhan tanggapan responden terhadap periklanan yang dilaksanakan oleh Starbucks Coffee di Bandung Indah Plaza nilai rata-rata keseluruhannya adalah sebesar 3.39 yang berarti “Cukup Baik”, dan nilai rata-rata keseluruhan tanggapan responden terhadap minat beli konsumen Starbucks Coffee di Bandung Indah Plaza adalah sebesar 3.78 yang berarti “Baik” Untuk mengetahui seberapa kuat hubungan periklanan dengan minat beli konsumen Starbucks Coffee Bandung Indah Plaza, maka dilakukan uji stasistik menggunakan korelasi rank spearman dan diperoleh nilai rs sebesar 0.540 yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang cukup kuat antara periklanan dengan minat beli konsumen. Sedangkan hasil analisis koefisien determinasi (Kd) sebesar 29.16% menunjukkan bahwa periklanan memberikan pengaruh terhadap minat beli konsumen, sedangkan sisanya yaitu 70.84% dipengaruhi oleh variabel lainnya yang tidak diteliti oleh penulis. Berdasarkan pengujian hipotesis didapat bahwa thitung = 4.194 lebih besar dari ttabel = 1.663 maka terbukti bahwa periklanan memiliki hubungan yang positif dengan minat beli konsumen. Sehubungan dengan hasil penelitian dan pembahasan yang dilakukan, hipotesis yang semula diajukan yaitu : “Bila kegiatan periklanan (advertising) yang dilakukan perusahaan menurut konsumen baik maka akan berpengaruh positif terhadap minat beli konsumen”, dapat diterima. Penulis mengajukan beberapa saran kepada Starbucks Coffee di Bandung Indah Plaza untuk lebih sering lagi menampilkan iklan di berbagai media, sebaiknya isi pesan iklan Starbucks Coffee lebih dikemas lagi sedemikian rupa, melakukan pembaharuan pada penyampaian informasi seperti menampilkan perbedaan setiap produk Starbucks Coffee dengan produk pesaing, dan memilih media televisi sebagai media utama yang memiliki keunggulan seperti : Menggabungkan gambar, suara, dan gerakan, merangsang indera, perhatian dan jangkauan yang tinggi.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/123456789/2480
Date: 2010


Files in this item

Files Size Format View
Cover.pdf 100.9Kb PDF View/Open
Lembar Pengesahan.pdf 111.1Kb PDF View/Open
Abstrak.pdf 109.1Kb PDF View/Open
Kata Pengantar.pdf 111.4Kb PDF View/Open
Daftar Isi.pdf 136.5Kb PDF View/Open
Bab 1.pdf 136.4Kb PDF View/Open
Bab 5.pdf 118.8Kb PDF View/Open
Daftar Pustaka.pdf 110.8Kb PDF View/Open
Lampiran.pdf 316.5Kb PDF View/Open
Bab 2.pdf 238.1Kb PDF View/Open

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record