ANALISIS PENYEBAB KECACATAN PRODUK CELANA JEANS DENGAN MENGGUNAKAN METODE FAULT TREE ANALYSIS (FTA) DAN FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS (FMEA) DI CV FRAGILE DIN CO

Widyatama Repository

ANALISIS PENYEBAB KECACATAN PRODUK CELANA JEANS DENGAN MENGGUNAKAN METODE FAULT TREE ANALYSIS (FTA) DAN FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS (FMEA) DI CV FRAGILE DIN CO

Show full item record

Title: ANALISIS PENYEBAB KECACATAN PRODUK CELANA JEANS DENGAN MENGGUNAKAN METODE FAULT TREE ANALYSIS (FTA) DAN FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS (FMEA) DI CV FRAGILE DIN CO
Author: SETYADI, INDRA
Abstract: ABSTRAK Produk cacat adalah produk yang tidak memenuhi standar mutu yang telah ditentukan tetapi dengan mengeluarkan biaya pengerjaan kembali untuk memperbaikinya, produk tersebut secara ekonomis dapat disempurnakan lagi menjadi produk yang lebih baik lagi. Pengaruh produk cacat pada perusahaan berdampak pada biaya kualitas, image perusahaan, dan kepuasan konsumen. Semakin banyak produk cacat yang dihasilkan maka semakin besar pula biaya kualitas yang dikeluarkan untuk tindakan inspeksi dan rework. CV Fragile Din Co mempunyai tingkat kegagalan produk sebesar 2.4% pada proses produksi dan ini melebihi dari toleransi kegagalan yang ditetapkan perusahaan yang berjumlah 10 unit dari 1000 unit per fungsi proses atau sekitar 1% pada proses produksi. Terdapat selisih sebesar 1.4% kegagalan yang melebihi toleransi yang ditetapkan sehingga perlu dilakukan perbaikan untuk mengurangi jumlah kecacatan produk pada tiap proses produksi. Metodologi penelitian yang dilakukan untuk pemecahan masalah yaitu dengan Fault Tree Analysis (FTA) untuk mengidentifikasi penyebab kecacatan produk berdasarkan proses produksi saat ini, tahapan selanjutnya dengan menggunakan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) untuk mengidentifikasi potensi failure mode, potensi efek kegagalan, penyebab kegagalan, mode-mode deteksi, dan menentukan rating terhadap severity, occurance, dan detection pada risk priority number pada proses produksi. Berdasarkan hasil dari penilaian pada RPN, didapatkan proses washing dengan skor 512, cutting dengan skor 504, penyatuan celana dengan skor 448, dan lilit yoke dengan skor 392 mendapatkan nilai RPN tertinggi dan mempunyai tingkat kecacatan mayor. Usulan perbaikan untuk Cacat Washing dengan melakukan pengawasan, training, dan pemberian pengatur waktu, Cacat Cutting dengan pemeriksaan, pengawasan, dan penggantian peralatan, Cacat penyatuan celana dengan pemeriksaan pada produk dan mesin serta komponen lainnya secara berkala dan penggantian jarum jahit dengan bahan baja, Cacat ban dan tali pinggang dengan pengawasan pada proses produksi dan pemeriksaan terhadap produk dan mesin. Dengan menerapkan usulan tersebut diharapkan dapat menurunkan tingkat kecacatan produk. Kata kunci: Produk Cacat, Fault Tree Analysis, Failure Mode and Effect Analysis, Risk Priority Number, Usulan perbaikan
Description: ABSTRACT Defective product is the product that do not meet the quality standard that has been determined but with cost workmanship back to fix them all in an economical manner of these products can be refined into a better product again. The influence of a defective product to companies impact on the charge of quality, image of the company, and the gratification of consumers. The more of a defective product produced the more large also the cost of the quality of being issued for the act of inspection and rework. CV Fragile Din Co have a failure the product of 2.4 % in the production process and this is exceeding that of tolerating failure by the company which consisted of 10 unit of 1000 units per the function of the process or about 1 % in the production process. There is the difference of 1.4 % failure that exceeds tolerance set so that need to be repaired to reduce the number of disability products on each of the production process. The methodology of some research conducted to solving a problem namely by Fault Tree Analysis (FTA) to identify the cause of disability products based on the production process currently, next phase by using Failure Mode and Effect Analysis ( FMEA ) to identify potential failure of a fashion, the potential effect failure, causes failure, mode detection, ratings on severity, and determine occurance, and detection at risk priority number in the production process. Based on the results of judgment on an rpn, obtained by the process of the washing away with a score of 512, a cutting with a score of 504, with a score of 448, the integration of the breeches and lilit yoke with a score of 392 gain value an rpn highest and have the level of disability major. Of the proposed fixes for invalids the washing away with conducting surveillance, training, timer, and the provision of a defect of cutting with the investigation supervision, and the replacement of equipment, a defect of the unification of trousers with checks on products and machine as well as other components periodically and replacing the sewing needles with steel materials, a defect of tires and a rope the waist by surveillance on the production process and checks on products and machine. By applying this proposal is expected to lower the level of disability products. Keywords: A defective product, Fault tree analysis, Failure mode and effect analysis, Risk Priority Number, The proposed fixes
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/123456789/2468
Date: 2013-02


Files in this item

Files Size Format View Description
Abstrak-Lampiran.pdf 83.14Kb PDF View/Open abstrak
Cover dan Lembar Pengesahan.pdf 38.20Kb PDF View/Open cover
Lembar Pernyataan Keaslian Skripsi.pdf 10.12Kb PDF View/Open lembar pengesahan
SKRIPSI FTA-FMEA.pdf 894.6Kb PDF View/Open ANALISIS PENYEBAB KECACATAN PRODUK CELANA JEANS DENGAN MENGGUNAKAN METODE FAULT TREE ANALYSIS (FTA) DAN FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS (FMEA) DI CV FRAGILE DIN CO

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record