HUBUNGAN PELATIHAN DENGAN PRESTASI KERJA KARYAWAN PADA PT INDUSTRI TELEKOMUNIKASI INDONESIA (PERSERO) BANDUNG

Widyatama Repository

HUBUNGAN PELATIHAN DENGAN PRESTASI KERJA KARYAWAN PADA PT INDUSTRI TELEKOMUNIKASI INDONESIA (PERSERO) BANDUNG

Show full item record

Title: HUBUNGAN PELATIHAN DENGAN PRESTASI KERJA KARYAWAN PADA PT INDUSTRI TELEKOMUNIKASI INDONESIA (PERSERO) BANDUNG
Author: Rintiarto, Rendra Gusman
Abstract: Sumber daya manusia adalah faktor penting dalam sebuah organisasi, tercapainya tujuan organisasi ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang dimiliki sebuah organisasi, maka suatu organisasi perlu memiliki program pelatihan dalam rangka peningkatan kualitas kerja serta peningkatan prestasi kerja karyawan. Berdasarkan pemikiran tersebut, penulis melakukan penelitian yang dituangkan dalam skripsi dengan judul judul “Hubungan Pelatihan Dengan Prestasi Kerja Karyawan pada PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero) Bandung” Penelitian ini dilakukan pada PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero) Bandung dengan mengambil sampel sebanyak 30 orang. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi tiga permasalahan yaitu untuk mengetahui prestasi kerja karyawan pada PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero) Bandung, untuk mengetahui prestasi kerja PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero) Bandung serta mengetahui besarnya hubungan antara pelatihan dengan Prestasi kerja karyawan pada PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero) Bandung. Dari hasil penelitian, pernyataan responden atas pelatihan dapat dikatakan baik, yang ditunjukkan dari nilai rata-rata secara keseluruhan atas pernyataan responden terhadap pelatihan adalah sebesar 4,005. Sedangkan pernyataan responden terhadap prestasi kerja karyawan dapat dikatakan tinggi, yang ditunjukkan dari nilai rata-rata secara keseluruhan atas pernyataan responden terhadap prestasi kerja karyawan adalah sebesar 4,11. Hasil penelitian dan interpretasi yang diperoleh dengan menggunakan Kolerasi Rank Spearman menunjukkan bahwa hubungan cukup kuat dan positif yaitu sebesar 0,566. Besarnya hubungan pelatihan dengan prestasi kerja karyawan yang diperoleh dari perhitungan Koefisien Determinasi adalah sebesar 32,03% sedangkan sisanya sebesar 67,97% oleh penulis dianggap faktor-faktor lain yang tidak termasuk dalam bagian penelitian ini. Sedangkan dari perhitungan Statistik Uji t, ternyata thitung = 3,633 lebih besar dari ttabel = 2,048. Maka H1 diterima dan H0 ditolak. Ini berarti terdapat hubungan positif yang signifikan antara pelatihan dengan prestasi kerja karyawan. Dengan demikian hipotesis yang penulis ajukan yaitu “jika pelatihan dilaksanakan lebih efektif, maka prestasi kerja karyawan akan meningkat”, dapat diterima.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/123456789/2425
Date: 2010


Files in this item

Files Size Format View
Cover.pdf 74.24Kb PDF View/Open
Abstrak.pdf 91.68Kb PDF View/Open
Bab 1.pdf 175.9Kb PDF View/Open
Bab 5.pdf 142.0Kb PDF View/Open

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record