ANALISIS KOMPARASI PERKEMBANGAN KEMAMPUAN KEUANGAN BERBASIS RASIO ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH (APBD) ANTARA DAERAH DENGAN PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO (PDRB) TINGGI DAN RENDAH DI ERA OTONOMI (Studi Pada Kabupaten dan Kota Di Jawa Barat)

Widyatama Repository

ANALISIS KOMPARASI PERKEMBANGAN KEMAMPUAN KEUANGAN BERBASIS RASIO ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH (APBD) ANTARA DAERAH DENGAN PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO (PDRB) TINGGI DAN RENDAH DI ERA OTONOMI (Studi Pada Kabupaten dan Kota Di Jawa Barat)

Show full item record

Title: ANALISIS KOMPARASI PERKEMBANGAN KEMAMPUAN KEUANGAN BERBASIS RASIO ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH (APBD) ANTARA DAERAH DENGAN PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO (PDRB) TINGGI DAN RENDAH DI ERA OTONOMI (Studi Pada Kabupaten dan Kota Di Jawa Barat)
Author: Harini, Dinny Nur
Abstract: Paradigma pengelolaan (keuangan) daerah, baik ditingkat propinsi maupun kabupaten/kota mengalami perubahan yang sangat berarti seiring dengan diterapkannya otonomi daerah sejak awal tahun 2001. Hal ini ditandai dengan diberlakukannya UU yang menyangkut otonomi ini, yaitu UU No. 32 tahun 2004 dan UU No 33 tahun 2004. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan perkembangan kemampuan keuangan antara daerah dengan PDRB tinggi dan PDRB rendah di Jawa Barat dalam era otonomi daerah. Penelitian ini merupakan penelitian komparasi dengan menggunakan perkembangan beberapa rasio sebagai pengukuran perkembangan kemampuan keuangan. Sampel penelitian ini terdiri dari 26 laporan penerimaan dan pengeluaran kabupaten dan kota dengan periode 2010 sampai dengan 2011. Analisis statistik yang digunakan terdiri dari Pengujian univariate, untuk mengetahui siginifikan tidaknya perbedaan antara rasio kemampuan keuangan daerah pada daerah PDRB tinggi dan rendah dalam hal ini menggunakan Independent Sampel T-Test karena data berdistribusi normal. Hasil penelitian ini terdapat 7 daerah berkategori PDRB tinggi dan 19 daerah yang berkategori rendah. Hasil uji beda menunjukkan bahwa ada perbedaan antara Rasio APBD pada daerah PDRB Tinggi dan PDRB Rendah (0,031 < 0,05), sehingga H0 ditolak. Diperoleh simpulan bahwa rata-rata perkembangan kemampuan keuangan daerah dengan PDRB tinggi berbeda bila dibandingkan rata-rata perkembangan kemampuan keuangan daerah dengan PDRB rendah. Kata kunci: Perkembangan kemampuan keuangan daerah, PDRB, Rasio APBD.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/123456789/2325
Date: 2013-06


Files in this item

Files Size Format View Description
0109u182.pdf 457.2Kb PDF View/Open Analisis Komparasi Perkembangan Kemampuan Keuangan Berbasis Rasio Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah Antara Daerah Dengan Produk Domestik Regional Bruto (Pdrb) Tinggi Dan Rendah Di Era Otonomi

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record