HUBUNGAN PEMBERIAN KOMPENSASI DENGAN MOTIVASI KERJA PEGAWAI RUMAH SAKIT HASAN SADIKIN

Widyatama Repository

HUBUNGAN PEMBERIAN KOMPENSASI DENGAN MOTIVASI KERJA PEGAWAI RUMAH SAKIT HASAN SADIKIN

Show full item record

Title: HUBUNGAN PEMBERIAN KOMPENSASI DENGAN MOTIVASI KERJA PEGAWAI RUMAH SAKIT HASAN SADIKIN
Author: Permana, Andi
Abstract: Pemberian imbalan atau kompensasi ini bisa berbentuk finansial maupun non finansial. Sistem kompensasi yang baik dapat merangsang timbulnya motivasi kerja karyawan maka sudah sewajarnya instansi mampu mengelola sistem kompensasinya dengan sebaik-baiknya. Jika sistem kompensasi ini dikelola dengan baik, maka sistem imbalan ini dapat membantu perusahaan untuk mencapai tujuan-tujuannya. Penelitian berjudul hubungan pemberian kompensasi dengan motivasi kerja karyawan Rumah Sakit Hasan Sadikin, tujuan penelitian untuk mengetahui kompensasi yang diberikan pada para pegawai, motivasi kerja para pegawai dan untuk mengetahui seberapa kuat hubungan kompensasi dengan motivasi kerja pegawai pada Rumah Sakit Hasan Sadikin. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif analisis, yaitu suatu bentuk penelitian yang bertujuan untuk mengumpulkan data-data yang mempunyai hubungan erat dengan permasalahan yang akan diteliti dan membandingkannya dengan pengetahuan teori untuk merumuskan persoalan serta kemungkinan untuk mencari pemecahannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompensasi yang diberikan Rumah Sakit Hasan Sadikin pada para pegawai berdasarkan nilai rata-rata keseluruhan sebesar 3,90 yang artinya baik karena berada pada interval 3,40 – 4,19. Hal ini menunjukkan bahwa kompensasi yang dilaksanakan oleh RSUP Hasan Sadikin dianggap baik. Motivasi kerja para pegawai pada Rumah Sakit Hasan Sadikin berdasarkan nilai rata-rata keseluruhan responden yaitu 3,84 yang artinya tinggi karena berada pada interval 3,40 – 4,19. Hubungan kompensasi dengan motivasi kerja pegawai pada Rumah Sakit Hasan Sadikin berdasarkan pada perhitungan korelasi Rank Spearman antara variabel x dengan y adalah sebesar 0.581 yang artinya terdapat hubungan yang sedang. Dari hasil perhitungan koefisien determinasi atau pengaruh variabel terhadap variabel y sebesar 33,75% dan sisanya 66,25% yang artinya dipengaruhi oleh variabel yang tidak diteliti oleh penulis misalnya pendidikan dan latihan, program kesejahteraan karyawan Berdasarkan uji hipotesis yang telah dilakukan diperoleh hasil thitung sebesar 3,75 dan ttabel sebesar 1.701, ini berarti thitung > ttabel artinya kompensasi memiliki hubungan yang signifikan dengan motivasi kerja pada RSUP Hasan Sadikin. Dengan demikian hipotesis yang diajukan, yaitu “Jika kompensasi dirasakan tepat memenuhi kebutuhan pegawai, maka motivasi kerja pegawai akan tinggi” dapat diterima.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/123456789/2294
Date: 2010


Files in this item

Files Size Format View
Cover .pdf 15.31Kb PDF View/Open
Abstrak.pdf 98.57Kb PDF View/Open
Bab 1.pdf 210.2Kb PDF View/Open
Bab 5.pdf 112.4Kb PDF View/Open

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record