PERANAN AKUNTANSI PERTANGGUNGJAWABAN SEBAGAI ALAT BANTU MANAJEMEN DALAM MENUNJANG EFEKTIVITAS PENGENDALIAN BIAYA PRODUKSI (Studi Kasus pada PT. Grandtex di Bandung)

Widyatama Repository

PERANAN AKUNTANSI PERTANGGUNGJAWABAN SEBAGAI ALAT BANTU MANAJEMEN DALAM MENUNJANG EFEKTIVITAS PENGENDALIAN BIAYA PRODUKSI (Studi Kasus pada PT. Grandtex di Bandung)

Show full item record

Title: PERANAN AKUNTANSI PERTANGGUNGJAWABAN SEBAGAI ALAT BANTU MANAJEMEN DALAM MENUNJANG EFEKTIVITAS PENGENDALIAN BIAYA PRODUKSI (Studi Kasus pada PT. Grandtex di Bandung)
Author: Gumilang, Tresna
Abstract: Pada perusahaan industri yang banyak berkembang di Indonesia terdapat persaingan yang semakin ketat antar perusahaan, untuk itu perusahaan dituntut untuk melaksanakan aktivitas perusahaan dengan lebih efektif dan efisien. Usaha yang dapat dilakukan oleh manajer produksi dalam mencapai proses produksi yang efektif dan efisien tidak akan terlepas dari masalah perencanaan dan pengendalian biaya. Efektivitas pengendalian biaya produksi dinilai atas dasar kemampuan pusat biaya dalam mencapai volume produksi yang diharapkan pada tingkat kualitas dan waktu tertentu. Salah satu alat bantu manajemen yang dapat digunakan adalah akuntansi pertanggungjawaban, yaitu suatu sistem akuntansi yang mengumpulkan dan melaporkan kegiatan perusahaan sesuai dengan pusat-pusat pertanggungjawaban dengan tujuan agar dapat ditunjuk orang atau sekelompok orang yang bertanggung jawab. Penerapan konsep akuntansi pertanggunjawaban pada setiap pusat pertanggungjawaban akan menghasilkan informasi akuntansi pertanggungjawaban. Informasi akuntansi pertanggungjawaban merupakan dasar untuk menganalisis prestasi manajer dalam melaksanakan rencana yang tertuang dalam anggaran mereka masing-masing. Pengendalian dapat dilakukan dengan memberikan peran bagi manajer untuk merencanakan pendapatan dan atau biaya yang menjadi tanggung jawabnya, kemudian menyajikan informasi realisasinya. Dengan demikian informasi akuntansi pertanggungjawaban merupakan dasar untuk mengukur pelaksanaan kerja dan sekaligus memotivasi para manajer. Penulis melakukan penelitian di PT. Grandtex, yaitu suatu perusahaan yang melakukan aktivitas pertenunan dengan hasil produksi berupa kain grey. Metode yang digunakan adalah metode analisis deskriptif dengan pendekatan penelitian melalui studi kasus, artinya suatu kasus penelitian dilakukan pada suatu obyek penelitian. Dalam mengumpulkan data penulis lakukan dengan cara wawancara, observasi, dan penyebaran kuesioner. Hasil yang diperoleh penulis dari penyebaran kuesioner untuk pengujian hipotesis adalah dari 215 total jawaban kuesioner terdapat sebanyak 190 buah jawaban ya dan 25 jawaban tidak. Hasil yang diperoleh dalam pengujian hipotesis adalah sebesar 88,37% yang berarti akuntansi pertanggungjawaban cukup berperan dalam menunjang efektivitas pengendalian biaya produksi. Kesimpulan yang diperoleh penulis dalam penelitian pada PT.Grandtex adalah bahwa PT.Grandtex telah menerapkan akuntansi pertanggungjawaban walaupun masih ada hal-hal yang kurang memadai. Saran yang penulis berikan pada perusahaan berkaitan dengan penerapan akuntansi pertanggungjawaban yang kurang memadai adalah ditambahkannya kode bagian dalam pengklasifikasian kode rekening perusahaan, adanya pemisahaan biaya menjadi biaya terkendali dan tidak terkendali, adanya sistem penghargaan yang transparan dan adanya pemberian sanksi terhadap kinerja manajer yang kurang baik
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/123456789/2268
Date: 2007-12


Files in this item

Files Size Format View Description
Skripsi Tresna.pdf 390.5Kb PDF View/Open Full file

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record