PENGARUH KOMPENSASI DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI APOTEK BERKAH

Widyatama Repository

PENGARUH KOMPENSASI DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI APOTEK BERKAH

Show full item record

Title: PENGARUH KOMPENSASI DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI APOTEK BERKAH
Author: Kurniadi, Fajar
Abstract: Kompensasi dan motivasi sangat penting dalam meningkatkan kinerja pegawai. Kompensasi menjadi pendorong seseorang melaksanakan suatu kegiatan guna mendapatkan hasil yang terbaik, motivasi kerja pegawai perlu dibangkitkan agar pegawai dapat melaksanakan kinerja yang terbaik, sebaliknya karyawan yang tidak mempunyai motivasi yang tinggi dalam melakukan pekerjaannya akan sulit untuk bekerja dengan baik dan cenderung tidak bertanggung jawab sekalipun karyawan tersebut memiliki kemampuan operasional yang baik. Apabila motivasi kerja dari para pegawai bisa dibangun, maka para pegawai dapat memiliki kinerja yang lebih baik di dalam organisasi atau perusahaan. Penelitian berjudul Pengaruh Kompensasi Dan Motivasi Terhadap Kinerja Di Apotek Berkah. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pemberian kompensasi yang diterima karyawan, mengetahui tingkat motivasi kerja karyawan dan kinerja karyawan serta untuk mengetahui pengaruh pengaruh kompensasi dan motivasi terhadap kinerja karyawan pada Apotek Berkah. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui studi lapangan, dan kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanggapan responden mengenai pemberian kompensasi yang diberikan Apotek Berkah dinilai baik, karena nilai rata-rata keseluruhan pernyataan adalah sebesar 4,07 berada pada interval 3,40 4,19. Walau demikian masih terdapat beberapa faktor yang perlu diperhatikan. Tanggapan responden mengenai motivasi adalah sebesar 4,06 artinya motivasi karyawan Apotek Berkah dinilai tinggi, karena nilai rata-rata keseluruhan pernyataan adalah sebesar 4,06 berada pada interval 3,40 4,19. Walau demikian masih terdapat beberapa faktor yang perlu diperhatikan karena memiliki nilai di bawah rata-rata. Tanggapan responden mengenai kinerja dinilai baik, yang memiliki nilai sebesar 4.03, karena nilai rata-rata berada pada interval 3,40 4,19. Pengaruh Kompensasi dan Motivasi terhadap Kinerja di Apotek Berkah, berdasarkan hasil koefisien korelasi berganda (R) adalah sebesar 0,863. Hal ini menunjukkan keeratan hubungan sangat kuat, Kinerja pada Apotek Berkah dipengaruhi oleh Kompensasi dan Motivasi penjualan sebesar 74,5%, sedangkan sisanya dapat disebabkan oleh pengaruh faktor-faktor lain seperti pendidikan dan latihan. Hasil uji hipotesis secara simultan menunjukkan F hitung lebih besar dari Ftabel sehingga menujukkan pengaruh yang signifikan, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa variabel kompensasi dan motivasi berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja karyawan
Description: Pembangunan kesehatan diarahkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, kualitas kehidupan dan usia harapan manusia. Pembangunan kesehatan diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga, masyarakat dan kesadaran masyarakat akan pentingnya hidup sehat (Sari, 2003). Kesehatan merupakan keadaan sejahtera baik jasmani, rohani maupun sosial seseorang. Kesehatan dapat dicapai dengan adanya kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat pada setiap masyarakat. Upaya kesehatan adalah setiap kegiatan untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan. Tempat untuk menyelenggarakan kesehatan disebut sarana kesehatan. Salah satu sarana kesehatan adalah apotek (Furdiyanti, 2006). Apotek adalah suatu jenis bisnis eceran (retail) yang komoditasnya atau barang yang diperdagangkan terdiri dari perbekalan kefarmasian, yang meliputi obat dan bahan obat, serta perbekalan kesehatan. Apotek juga merupakan tempat tertentu, tempat dilakukan pekerjaan kefarmasian dan penyaluran perbekalan farmasi, perbekalan kesehatan lainnya kepada masyarakat. Apotek mempunyai dua fungsi yaitu pelayanan kesehatan dan bisnis atau perusahaan (Umar, 2000). Perusahaan yang baik harus senantiasa memperhatikan manajemen perusahaannya untuk mengimbangi perkembangan dunia bisnis yang semakin kompetitif. Perusahaan memerlukan sistem manajemen yang didesain sesuai dengan tuntutan lingkungan usahanya, karena dengan begitu perusahaan akan mampu bersaing dan berkembang dengan baik (Galih, 2007). Dengan adanya persaingan apotek, karyawan dituntut untuk mempunyai motivasi dan kinerja yang baik, maka dari itu perusahaan memberikan kompensasi yang baik guna memicu kinerja yang baik sehingga mengahasilkan poduktivitas dan kontribusi yang baik pada perusahaan.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/123456789/2266
Date: 2012


Files in this item

Files Size Format View Description
Fajar Kurniadi.pdf 379.8Kb PDF View/Open Full file

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record