ANALISIS PENGGUNAAN METODE GROSS UP SEBAGAI ALTERNATIF DALAM PERHITUNGAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 21 TERHADAP TINGKAT PROFITABILITAS PERUSAHAAN

Widyatama Repository

ANALISIS PENGGUNAAN METODE GROSS UP SEBAGAI ALTERNATIF DALAM PERHITUNGAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 21 TERHADAP TINGKAT PROFITABILITAS PERUSAHAAN

Show full item record

Title: ANALISIS PENGGUNAAN METODE GROSS UP SEBAGAI ALTERNATIF DALAM PERHITUNGAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 21 TERHADAP TINGKAT PROFITABILITAS PERUSAHAAN
Author: Susanto, Irene
Abstract: Penelitian ini pada dasarnya bertujuan untuk memperlihatkan bahwa Metode Gross Up sebagai metode perhitungan tunjangan pajak penghasilan karyawan, mampu menghemat pajak penghasilan perusahaan, yang selanjutnya akan mempengaruhi tingkat profitabilitas perusahaan tersebut. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya perbedaan yang signifikan dalam penilaian tingkat profitabilitas perusahaan dengan menerapkan Metode Gross Up sebagai metode alternatif perhitungan tunjangan pajak dibandingkan tanpa Metode Gross Up. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif analisis dengan pendekatan studi kasus (study case). Dan untuk mengukur tingkat profitabilitas perusahaan dengan menggunakan Net Profit Margin, Return on total Assets, dan Return on Equity. Dari hasil perhitungan, beban yang dapat dikurangkan dalam perhitungan penghasilan kena pajak perusahaan lebih kecil dari pada apabila menerapkan Metode Gross Up, sehingga menghasilkan pajak penghasilan perusahaan menjadi lebih kecil. Hasil pengujian yang dilakukan menunjukan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara menerapkan Metode Gross Up atau tidak menerapkan Metode Gross Up. Penulis menduga bahwa hal tersebut dapat juga disebabkan oleh berbagai keterbatasan selama penelitian, oleh karena itu penulis merekomendasikan agar penelitian ini tetap dilakukan terutama terhadap perusahaan Labour Intensive dengan skala perusahaan yang lebih besar. Dari penelitian yang dilakukan, maka penulis dapat menyimpulkan hipotesis sebagai berikut: “Hasil perhitungan dengan menggunakan metode gross up menyebabkan timbulnya beban pajak dalam laporan keuangan komersial (laporan keuangan menurut akuntansi) yang tentu saja akan mengakibatkan berkurangnya laba bersih perusahaan dan akhirnya mempengaruhi tingkat profitabilitas perusahaan secara keseluruhan.”
Description: Roda perekonomian Indonesia berubah begitu cepat sejalan dengan perkembangan jaman dan banyak terjadinya berbagai peristiwa-peristiwa yang terjadi baik di dunia internasional maupun di Indonesia sendiri. Peristiwaperistiwa yang tejadi, seperti halnya serangan terhadap Menara “Kembar” World Trade Centre, New York, Amerika Serikat; pada tanggal 11 September 2001 dan juga krisis ekonomi yang tejadi pada akhir tahun 1998 yang dampaknya dapat kita rasakan sampai saat ini, berbagai bencana alam yang tidak dapat dihindari melanda beberapa daerah di Indonesia tentunya sedikit banyak mempengaruhi kelangsungan perusahaaan-perusahaan di Indonesia. Hal positif yang dapat diambil dari berbagai kejadian yang menimpa dunia termasuk Indonesia, adalah pemikiran bahwa bagaimana perusahaan-perusahaan memikirkan berbagai alternatif yang dapat dilakukan untuk dapat mempertahankan kelangsungan hidup perusahaan itu sendiri di tengah kondisi ekonomi yang tidak menentu. Sebagai suatu entitas ekonomi, suatu perusahaan tidak dapat berdiri sendiri di suatu negara. Dapat diibaratkan bahwa perusahaan itu adalah mata rantai yang saling terjalin satu dengan yang lainnya sehingga membentuk suatu rantai entitas ekonomi yang sangat panjang, atau lebih kita kenal sebagai rantai perekonomian. Menyadari hal tersebut, apabila satu saja dari mata rantai itu terlepas, maka akan mengakibatkan hal yang fatal bagi mata rantai lainnya. Sebagai contoh, misalnya suatu perusahaan penyedia bahan mentah bagi perusahaan lainnya tidak mampu lagi mempertahankan eksistensinya dalam persaingan bisnis yang disebabkan karena meningkatnya pinjaman luar negeri yang dimilikinya akibat krisis ekonomi, maka perusahaan tersebut akan menghentikan pengiriman bahan mentah tersebut ke perusahaan yang sudah menjadi konsumennya akibatnya perusahaan yang kegiatan usahanya tergantung pada bahan mentah tersebut akan mengalami krisis bahan baku.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/123456789/2265
Date: 2013-09-02


Files in this item

Files Size Format View Description
0102155.pdf 531.6Kb PDF View/Open Full file

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record